Blog Archives

My Lovely spacsa 02

Jika kau bertanya, masa apakah yang merupakan masa-masa yang paling indah bagiku?? Jawabannya banyak hehe,, banyak event yang menjadi masa-masa yang sangat indah, tentu yang paling mengesankan adalah masa-masa pertambahan keimanan. Namun ada masa-masa yang indah yang kurasakan menuju kedewasaan yang juga memiliki kesan yang cukup mendalam, dan secara umum masa yang kulalui ketika SLTP adalah masa yang sangat berkesan di mana setelah kupikirkan sekarang, bahwa masa itu adalah masaku menapaki masa kedewasaan yang Allah jaga keberadaannya, meskipun aku tahu bahkan saat itu jilbab juga belum kukenakan..

Satu hal yang menggali kenangan-kenangan ini adalah acara buka bareng spacsa02 kemarin pada tanggal 28 Agustus 2011. Jika standar penyebutan angkatan adalah tahun masuk, sebenarnya ga tepat sih disebut angkatan 2002 karena tahun 2002 adalah tahun keluar kami dari SLTPN 1 Pacet, karena kami bareng bareng masuk pada tahun 1999 makanya NIS (Nomor Induk Siswa) kami berawal dari angka 99, seperti diriku yang punya NIS 99001022 haha masih inget banget karena kelas 1 aku bernomor absen 22 dan berada di kelas 1A, kelas paling awal di angkatan kami.

Mengapa masa-masa yang kulalui sangat berkesan bahkan jauh lebih berkesan dari masa SMU yang kulalui.. bukan apa2, tapi merasa produktifitas dan pemanfaatan masa muda yang begitu terasa, plus kedekatan bersama teman2 yang kurasakan juga menjadi pengikat hati kami,, bahkan setelah 9 tahun lamanya kami berpisah..aku ingat di SLTPN 1 Pacet ini aktifitas yang sangat bermanfaat seperti menjabat sebagai sekretaris umum OSIS Spacsa periode 2000-2001, pramuka, dan lomba gerak jalan. Banyak kegiatan ikutan yang menjadi bagian Read the rest of this entry

rindu yang teramat sangat rindu

Dalam berbalut rindu, pikiranku melayang jauh.. terbang ringan menyelami memori-memori masa lalu yang kusadari teah banyak membentuk diriku,, diriku yang sekarang.. diriku yang sedang menapaki satu fase dalam hidup, diriku yang sedang menikmati sebuah perjuangan yang bentuknya sama sekali lain dari yang kulakukan bersama sahabat-sahabat seperjuanganku di kampus…

Terhenyak, iya, termangu juga iya,, kepalaku menerawang menerobos kegelapan malam, mencoba menggapai kekuatan yang ingin kugali dan kudapatkan lagi, kekuatan yang pernah membuatku menjadi seorang jundi, kekuatan yang pernah membakarku hingga di suatu malam aku berani berangkat jihad sendiri….

Oh ya Rabb, alangkah indah memori-memori itu, alangkah irinya diriku yang sekarang dengan diriku yang dahulu. Entah kekuatan apa yang dulu begitu menginternalisasi dalam jiwa dan kepalaku, dalam hati dan nafasku, namun kini,,, kurasakan kepayahan yang begitu mendalam, ketika kadang kaki ini tak lagi mampu berdiri lama di keheningan malam yang seharusnya kugunakan untuk bermunajat kepadaMu. Jika dahulu, semangat membara itu yang mengalir dalam nadiku sampai aku mampu bersusah payah menghafalkan satu per satu ayat Allah.. maka lihat aku sekarang yang terjerembab dalam aktifitas yang belum bisa membawau pada semangatku yang dahulu.

Ya.. aku tahu,, ini hanyalah sebuah bentuk penyesuaian diriku, dengan kondisi kekinian dan kedisinian,, inilah ladang amalku, ladang dan arena di mana aku keluar dari medan kata-kata menuju medan juang yang nyata.. inilah arena laga-ku, dimana seharusnya aku bisa mempertontonkan keindahan Islam sehingga tak ada satupun orang di sekitarku yang berani meninggalkan kewajibannya kepada Dzat yang sudah menciptakannya..

Ya.. aku tahu, aku hanya belum sepenuhnya bisa menyelami dan memahami peranku yang baru. Peran sebagai seorang abdi negara, seperti halnya Sahabat2 Rasulullah memperjuangkan kekhalifahan Islam dahulu. Aku hanya sedang mencari posisi di mana aku dapat berdiri kokoh, lalu mulai menapak dan melangkah,, tak hanya membawa diriku, namun juga orang2 di sekitarku, orang-orang yang kucintai..

Dengan berbekal memori-memori indah yang kudapatkan atas kehendak Allah Yang Maha Pemurah yang telah berbaik hati membiarkanku mengecap masa-masa indah itu dengan orang2 luar biasa yang dkirimkanNya untuk mendampingiku..aku berani melangkah.. ketika halangan datang, kuingat dahulu ada teman-teman seangkatanku di Mata yang menjalani dauroh bersamaku,, ketika godaan datang, kuingat adik-adikku yang penuh antusias melemparkan pertanyaan pertanyaan, dan ketika malas merayapi jiwaku, kuingat teteh2 dan kakang kakang yang menunjukan militansi dan ruhul istijabah mereka terhadap Allah kepadaku…… aaarggghhhh… aku rindu masa-masa itu,, sangat merindukannya

Teruntuk segenap sosok-sosok luar biasa yang menemani perjalanan dan perjuanganku, yang menorehkan berbagai kenangan indah di hati, jiwa, batinku,, aku ucapkan, terima kasih, jazakumullah khayr,  betapa aku merasakan keimanan yang mengalir dalam jiwaku ketika berukhuwah bersama kalian, maka yang kuyakini hingga saat ini adalah keimanan memang benar2 diturunkan sepaket bersama keimanan.. uhibbukumfillah

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,052 other followers