misteri2


bersabarlah teman,,
itu yang kukatakan kepada seorang teman saat kudengar dia sedang ingin merasakan suatu perasaan, perasaan yang sangat normal sebagai seorang manusia normal yang memiliki kebutuhan afeksi…(memangnya apa yang dmaksud dengan kebutuhan afeksi??)

akhir-akhir ini memang banyak sekali pembicaraan dan pembahasan mengenai masalah tersebut, apalagi saat seminggu terakhir ini, pembicaraan seputar hal tersebut semakin sering terdengar di telinga. dalam hatipun aku pun menyadari mungkin memang sudah sampai usianya. kira-kira masalah apa yang sekarang sering bergaung di telinga saya tersebut?

bulan syawal, memang banyak sekali undangan yang datang hawar hiwir di sekitar, undangan apakah yang dimaksud? penasaran?

memurut ilmu phsycology yang pernah saya terima dari seorang guru phsycology di SMU, kebutuhan afeksi adalah kebutuhan seorang manusia untuk mencintai dan dicintai. ya Maha Suci Allah yang telah menganugerahkan perasaan suci tersebut kepada manusia.

mula-mula saat KP. di sana aktifitas KP saya habiskan bersama (kebanyakan) para ikhwan (hanya 1org wanita dan itu pun non-i), sekitar 75% (mungkin) adalah bapak-bapak.. dan sisanya hanya 2 tempat yang bisa kutemui ada orang lajangnya. pertama lab Quality, yang berisi makhluk2 analis2 wong jowo dan wong Palembang.dan kedua di area engineering. di sela-sela waktu luang, kadang mereka (yang bapak2) sering memberi wejangan tentang kehidupan berkeluarga, pelajaran yang berharga yang terkadang sering sekali membuat saya tersenyum dan menjadi berpikir betapa pernikahan itu tidak hanya berisi romantisme belaka. romantisme yang mungkin untuk beberapa orang manusia menjadi alasan yang menggebu untuk sekedar ingin merasakannya.

saat ramadhan juga entah bagaimana ceritanya, pembicaraan2 tersebut sering sampai di telinga saya, tak urung terkadang saya pun banyak berpikir mengenai perasaan tersebut.. karena saya pun manusia normal

setelah ramadhan, saat liburan saya reuni dengan teman2 SMU. beberapa memang sudah berkeluarga, tapi mayoritas masih single. yang membuat terkejut adalah 3 orang akhawat teman dekat selama sekolah yang masih dengan setia memiliki mahabbah terhadap sesorang dengan tenggang waktu yang cukup lama.. sebut aja A, B, DAN c. A dan B sejak kelas 1 suka lkepada seorang ikhwan bernama M. dan C sejak kelas 1 juga suka pada J. DAN alangkah terkejutnya saya saat tahu perasaan mereka terhadap M dan J sampai sekarang tidak berubah, dikatakan oleh mereka bahwa mereka tak kuasa menghilangkan perasaan tersebut, mereka setia menunggu sampai Allah mengirimkan jodoh mereka yang sebenarnya.. jujur, aku cm bs geleng2

belum lagi d milis, beberapa orang teman juga nampak ngebet. seorang ikhwan nulis di bgian bawah postingannya dgn “kapan yee” saat beliau memposting sebuah  undangan nikahan
puncaknya adalah minggu ini saat ada dua undangan datang sekaligus. pernikahan 2 orang teteh

kembar yang cukup menjadi bahasan dan obrolan ringan. dan hari ini, seorang teman membawa kabar pernikahan teman SMa nya dulu, dia merasa bahwa  teman2nya sudah banyak yang menggenapkan setengah dien mereka… dari sana kita berbincang sampai pada pemikiran2 baru yang saya dapatkan berikut ini.
jodoh adalah sebuah misteri kehidupan. sama dengan kematian , Allah berwenang sepenuhnya memberi kita siapa dan kapan sesuai dengan kehendakNya, dan kita tidak tahu sama sekali siapa dan kapankah orang itu datang menggenapkan setengah dien kita.. orang yang mungkin kita anggap terbaik bisa jadi bukan yang terbaik dan orang yang mungkin kita anggap ga mungkin jadi setengah dien bisa jadi justru orang tersebut adalah orang yang Allah pilihkan.. makanya, bersabarlah…
bersabar karena memang jika waktunya telah datang ya maka akan datang bukankah jika Allah menghendaki sesuatu maka tak ada satupun makhluk d mula bumi sanggup menghalangi?
bersabarlah, mau sebelum lulus, mau pas TA, setelah lulus, setelah kerja, jika memang waktu yang telah ditentukan datang maka tak ada siapapun yang berani bilang jangan.. karena Allah yang berkehendak dsana.
bersabarlah, dan bersyukurlah tiada henti
karena bisa jadi jika waktu itu memang belum datang, kita masih diberi waktu untuk bersiap. sama halnya dengan kematian. jika hidup masih diberikan artinya kesempatan untuk berbekal masih akan diberikan sampai waktu itu datang….

just keep istiqamah, persiapkan yang terbaik untuk Allah saja, maka seperti itu pun cukup, toh smuanya hanya media dan fasilitas untuk mempersiapkan cara terbaik kita menghadap Allah.. tinggal pilih, menghadap Allah dengan segubuk dosa, atau segunuk pahala.. yang jelas akhirat cepat atau lambat akan datang

hanya tinggal tunggu antriann
benar?
mari berikhtiar….

wallahu a’lam

(memanfaatkan suasana hati yang sedang mellow)

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on October 11, 2008, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: