nyari gondorukem ke Cicalengka


bismillahirrahmanirrahim
perasaan bersama Allah adalah perasaan yang sangat indah. saat itu kita akan merasa betapa Dia menyayangi kita.betapa dekat dengan kita dan begitu mendengarkan semua permintaan dan keluh kesah kita. betapa Dia tak pernah jemu menemani kita, menyertai kita, walaupun kita seringnya tidak merasakan kehadirannya, tapi Dia tak pernah berhenti mengawasi kita….
Hari ini, 4 November 2008, Allah kembali membukakan pintu ma’rifatNya untukku, menunjukan eksistensiNya kepadaku. Hari ini, dalam rangka menyegerakan run penelitian, aku harus pergi ke Cicalengka untuk mendapatkan Gondorukem, sejenis getah pinus yang diperlukan dalam proses pirolisis minyak kastor menjadi heptanal dan asam 10-hendekenoat….
pagi2 berlari diselimuti perasaan kesal yang sangat mendalam kepada seseorang,nyampe stasiun dengan tergopoh-gopoh.. its the first time i go drive with train alone menuju sebuah tempat yang juga asing. untunglah ketemu ibu-ibu yang baik yang mengajaku pergi bersamanya.
naik KRD ke Cicalengka memakan waktu 2 jam.. lama banget berhentinya. dari sana kuniatkan kalo pulangnya naik yang patas aja.08.25 nyampe d stasiun cicalengka, segera ku berlari karena kereta pulang akan brangkat jam 10..ternyata PGT nya jauuuh. jam 9 baru nyampe, banyak ini itu, tapi untung dipermudah. salahnya adalah aku ga bawa surat pengantar. ya pa tatang kan gatau gondorukemnya sejauh ini, kalo masih area bandung kota kan bisa bulak-balik…jam9.25 masih d PGT. deg2an, karena aku pengen banget ngejar presentasi seminar TKSR (Teknik Kimia Soehadi Reksowardodjo). sepanjang perjalanan. banyak sekali hambatan, emang supirnya berhenti trus buat nungguin penumpang. kulihat terus jam HP, sepanjang perjalanan berharap bahwa keretanya akan berangkat setelah aku tiba d sana, piuhh..Allahu Akbar, saat aku sudah pasrah dengan apa yang Allah pilihkan untukku, karena kereta berikutnya brangkat jam 12.35. jam 10.05 aku nyampe d stasiun dan segera menyerbu loket. pertanyaan pertama yang kuajukan adalah”kRD Patasnya udah brangkat?”. sang bapak penjaga loket menggeleng, dan akhirnya kubeli kertas kecil berharga 5000 tersebut.
jam 10.25 KRD datang, dan akupun pulang ke Bandung, d perjalanan pulang, aku mngucap syukur, walaupun tidak akan sempat liat presentsi seminar utama, aku beruntung karena masih bisa menyaksikan satu koma lima presentasi utama.

tuhh kan, ga ada lagi alasan buat aku untuk dapat menghinggapkan perasaan su’udzon ke dalam hatiku terhadap Allah. Allah selalu bersamaku, dan tak pernah meninggalkan aku.
aku yakin.

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on November 5, 2008, in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. 🙂 fa aina Allah?

    izin nge-link ya..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: