akan terjadi sesuatu yang besar di…. (program penegjawantahan mimpi)


Akan Ada sesuatu yang besar terjadi di………………..
pertama kali mendengar dan melihat pernyataan tersebut di sekre Mata’ sALMAN pada waktu saya masih TPB, masih polos seperti kertas putih yang siap diisi dan siap dikaryakan, ketika saya belum mentoring dan memiliki ghirah dan antusiasme yang cukup tinggi untuk mengetahui banyak hal dan haus akan pembinaan. Kalimat ini pula yang membuat saya banyak berpikir tentang mimpi.. saya ingat betul saat itu, saat sebelummentoring, kepala saya memang dihinggapi dan bahkan didoktrinasi kalimat ini..ya, seorang teteh yang bgitu sabar menemani saya dalam meniti langkah pembinaan, menjawab smua pertanyaan, dan memberikan kehangatan ukhuwah yang membuat saya semakin betah dalam lingkungan orang-orang yang ingin berdakwah, orang-orang yang merindukan ketinggian Islam melekat dalam diri semua orang d muka bumi pada umumnya, dan civitas akademik ITB pada khususnya.. teteh ini yang menjelaskan dan memaparkan apa artinya “akan ada sesuatu yang terjadi di….” hingga saat itu, aku punya kalimat lain “aku punya mimpi besar di….. dan akan kuwujudkan dengan tanganku”
saat itu otakku penuh dengan kata MATA MATA DAN MATA.. walaupun mungkin di luar saya, terdapat seorang atau mungkin beberapa orang yang menganggap sebelah mata terhadap MATA.. dan kalimat yang kugubah di atas tentu saja itu untuk Mata.. “aku punya mimpi besar di MATA dan akan kuwujudkan dengan tanganku. tak terpikirkan sama sekali bahwa aku ternyata tidak akan di Mata seterusnya, hingga mimpi itu, saat aku tingkat 3 benar-benar tak terpikirkan lagi.. saat itu saya sedang berusaha menyesuaikan diri dengan amanah baru dan meng-ngehkan diri dengan amanah baru yang diterima tersebut. walaupun di awal sempat protes karena saya ingin di Mata,dan masih ada kader lain di sana, tapi kemudian saya tsiqoh.. karena saya pun jua ingin berkarya di sana.
kini, saat amanah baru tersebut kulaksanakan hampir setahu kepengurusan.. saya sangat menyesal karena baru hari ini, saya benar-benar ngeh dengan apa yang kuhadapi sekarang.. tentang urgensi tatanan struktur yang memang sudah diset sedemikian sehingga dapat menunjang Dakwah secara keseluruhan… saya sangat menyesal, kenapa baru hari ini..saya intens memikirkan langkah dan strategis untuk mengoptimalkan peran saya..
hari ini 22 Desember (Hari Ibu:Red), pukul 21.00 kalimat yang dulu, 3 tahun yang lalu nampak di depan mataku kini Allah hadirkan kembali, begitu jelas, begitu nyata.. sangat menusuk dada dan membuat saya banyak berpikir banyak. dan akhirnya meningkatkan ghirah saya untuk kembali melakukan peran  yang sudah dipercayakan kepada saya di barisan Dakwah yang saya cintai ini.. rasanya seperti kembali ke masa 3 tahun yang lalu saat saya jadi Anggota Muda Mata dan kader Muda Gamais yang begitu penasaran dengan geliat dakwah Kampus.. walaupun sekarang sudah tidak jadi kertas putih polos dan kosong lagi, tapi kini terisi dengan apa yang saya yakini Allah memberikan yang terbaik untu saya.sehingga saya dapat menyusun ulang mimpi saya dulu dengan tulisan-tulisan yang melekat di kertas tersebut..dan satu hal bahwa saya mulai memahami peran saya dan apa yang bisa saya lakukan di ranah dakwah ini.. alhamdulillah..
“akan ada sesuatu yang besar terjadi di……….” adalah sebuah impian besar.. saya sendiri kini dapat mengisi titik2 itu dengan berbagai kata yang punya korelasi dengan peran yang saya miliki.. misalnya “akan ada sesuatu yang besar terjadi di teknik Kimia, akan ada sesuatu yang besar terjadi di kampus ITB, akan ada sesuatu yang besar terjadi di dunia perindustrian Indonesia, akan ada sesuatu yang besar terjadi di masyrakat Cianjur, Jawa Barat (tempat saya lahir, dibesarkan, dan memiliki impian untuk mengoptimalkan daerah sendiri untuk menunjang kemandirian pangan Indonesia), akan ada sesuatu yang besar terjadi di Indonesia, dan akan ada sesuatu yang besar terjadi didunia..atau jika kita bekerja di sebuah perusahaan atau menciptakan perusahaan sendiri kita bisa bilang akan ada sesuatu yang besar terjadi di perusahaan saya….
bisa dikatakan berlebihan bisa juga tidak..
mimpi adalah kunci ,, begitu yang dikatakan lirik laskar pelangi..
dan Subhanallah, Maha Besar Allah yang memberikan saya kesempatan untuk mendengar taujih mimpi dari seorang Al Akh. Taujih yang membuat saya berpikir kembali untuk menyusun keping-keping asa yang sebenarnya ada di hati dan alam bawah sadar saya..membuat saya berpikir kembali banyak hal.. karena saya begitu merasa tersindir saat beliau mengatakan impian-impian yang seharusnya bersarang di kepala saya tapi ternyata sama sekali tidak terbersit sedikit pun.
adapun isi taujih tersebut (sudah minta izin untuk dipublikasikan kepada yang berwenang) kurang lebih (menurut interpretasi saya) adalah Mimpi besar adalah sesuatu yang menjadikan kita memiliki arah yang benar dalam melangkah dan akan menentukan urusan-urusan yang akan datang kepada kita. Bermimpilah yang besar, maka kita tidak akan disibukkan dengan hal-hal yang remeh temeh, dengan urusan-urusan kecil (such as: telat syuro, kader sedikit, ga ada orang, double amanah, jeung saterasna). kita tidak akan dipermasalahkan dengan hal-hal kecil yang bisa menghambat kerja kita, otak kita mungkin akan terframe “hal seperti ini tidak akan membuat kita kalah, tidak akan membuat kita terhambat.. karena sungguh impianku jauh lebih besar, menggapai Kecintaan Sang MAHA Besar”.. kita sendiripun bisa jadi akan terjaga dari hal2 yang kecil dan remeh temeh. untuk menggapai impian yang kita tentukan sendiri tentunya kita akan dapat menemukan spesifikasi-spesifikasi tertentu yang harus ada. jika impian kita adalah impian besar di dunia profesi yang kita geluti, tentu saja malas, keinginan untuk berleha-leha dari belajar mata kuliah tidak akan terjadi pada kita. jika impian kita adalah misalnya membentuk sistem dakwah yang kokoh di kampus, maka otomatis kelakuan-kelakuan seperti syuro telat, malas gerak, crash sama masul tidak akan pernah kita lakukan karena kita akan tau pasti spesifikasi-spesifikasi apa yang harus kita penuhi untuk mewujudkan impian tersebut.
Beliau mencontohkan situasi saat perang Khandaq yang merupakan peperangan dengan kondisi yang teramat sangat sulit karena saat itu posisi umat Muslim sangat sulit, ditikam dari dalam dan dari luar.. kaum kafirun, musyrikun, dan munafiqun dari berbagai macam kabilah berkoalisi menyerang umat Muslim.
Saat situasi sulit tersebut, para sahabat bahu membahu membangun parit sebagai strategi perang untuk menghadapi koalisi para penentang Islam tersebut. namun, saat itu mereka dalam keadaan lapar karena makanan yang menjadi asupan energi mereka begitu terbatas. ketika ada sebuah batu yang sulit dihancurkan oleh para Sahabat..
Imam Bukhari meriwayatkan di dalam Shahihnya dari Jabir  Ra. ia berkata :ketika kami sedang sibuk menggali parit di Kahndaq kami temukan sebongkah batu besar yang sukar dipecahkan. para Sahabat melapor kepada Rasulullah SAW: “sebongkah batu menghambat kelancaran kami dalam penggalian Khandaq”. Rasulullah kemudian datang mengambil cangkul dan berkata” Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.” kemudian menghantam batu yang keras itu dengan keras sambil bersabda:”Allahu Akbar. Aku diberi kunci-kunci Syam. Demi Allah aku benar-benar dapat melihat istana-istananya yang bercat merah saat ini.” Lalu Beliau menghantam untuk kedua kalinya dan bersabda:”Allah Maha Besar. Aku diberi tanah Persi. Demi Allah, saat ini pun aku bisa melihat istana Mada’in yang bercat putih.Maka hancurlah tanah atau batu yang tersisa.kemudian beliau bersabda lagi”Allah Maha Besar. Aku diberi kunci-kunci Yaman. Demi Allah, dari tempatku ini aku bisa melihat pintu-pintu gerbang Shan’a”
Dari contoh nyata yang diberikan langsung dari Rasul kita, terlihat bahwa dalam kondisi sulit tersebut, Beliau memiliki mimpi besar yang jauh melampaui zamannya saat itu. Mimpi besar yang melahirkan energi yang dahsyat sampai batu keras di depannya menjadi segelintir masalah kecil yang tidak akan jadi hambatan berarti dalam mewujudkan mimpinya..
Rasulullah memberikan contoh nyata, bermimpi dan berbuat.. mimpi yang dikejawantahkan dalam aksi nyata dalam menghadapi rintangan2 yang ada.. mimpi yang membuatnya memiliki energi yang sangat besar, dan mimpi yang membuatnya memiliki langkah-langkah yang memiliki nilai yang luhur, mimpi yang memiliki kekuatan untuk bergerak, dan mimpi yang muncul dari hati yang terdalam atas dasar kecintaan Allah yang teramat sangat mendalam dan kerinduan mewujudkan Islam di hati seluruh umat manusia..
Duhai iKhwah, mimpi apa yang antum miliki saat ini…
Contoh lain dikisahkan Al-Akh tersebut yaitu Hasan Al Bana.. yang memiliki impian besar yang jauh  melampaui zamannya..
contoh terdekat kita mungkin para ikhwah dari Prodi Teknik Mesin, yang bagi saya telah menjadi contoh nyata betapa impian besar dapat merubah banyak hal. dan hal itu kini begitu sangat menginspirasi langkah saya yang kian saat kian merasa betapa berartinya langkah ini..
Dalam taujihnya, Al-Akh tersbut menyebutkan bisa jadi lesunya dakwah kampus, kurang signifikannya ekspansi dakwah kita bisa jadi disebabkan karena para ikhwah tak lagi punya mimpi besar.. tak punya lagi internalisasi asa yang ingin dikejawantahkan dalam langkah-langkah nyata yang akhirnya berakibat pada kesibukan pada hal yang remeh temeh.
mendengar hal itu, saya kembali merasa sesak, tak jauh-jauh memikirkan ikhwah lain. berkaca pada diri sendiri saja, saya jadi merasa malu karena merasa memang tidak mempunyai impian besar yang dimaksud, alhasil gerak langkah saya pun sering sekali terbelit hal-hal kecil yang sebenarnya tak perlu jadi hambatan besar.
Bukankah disampaikan oleh Ustad Hasan Al Bana bahwa impian hari ini adalah kenyataan hari esok. dan bukankah bermimpi itu gratis, lalu apa yang menghalangi kita.
merasakan hal ini membuat saya merasa perlu membagi apa yang saya rasakan dan saya pikirkan saat ini.. mengajak semua orang untuk bermimpi besar dan melakukan langkah nyata  untuk mewujudkannya. melakukan penetrasi mimpi kepada orang terdekat kita, adik2 mentor kita, mad’u kita, dll.
Atau justru saya yang terlambat menyadari sedangkan antum semua sudah berada di depan dan memiliki impian besar yang terwujud dalam tingkah polah antum dalam barisan dakwah ini seperti yang dicontohkan Akh Yusuf yang sudah mendahului dengan men-share mimpinya.. jika demikian saya merasa sangat malu, tapi saya berharap mimpi saya pun dapat menjelma menjadi sayap-sayap yang membuat saya pun dapat terbang menyusul kalian..tapi bagi yang belum punya mimpi, lets start it now, mari kita buktikan bahwa kita mampu mewujudkannya, dan kita lihat perbedaan diri kita saat sebelum dan sesudah memiliki mimpi besar tersebut.

mimpi adalah kunci,
untuk seorang yang bermimpi apalagi mimpi besar tegaknya Islam di seluruh penjuru bumi tentu akan melahirkan hambatan-hambatan berarti di mana kesungguhan kita dalam mewujudkannya akan diuji, karena Allah pun ingin melihat seberapa serius kita..
Saat ini saya merasa sangat bersyukur karena Allah memberikan perasaan seperti ini kpd saya. dan menurut uSTAD Abdul Azis Abdur Rauf dalam taujih pagi pada acara Mabit di Masjid Raya Habiburrahman “adalah salah satu bukti rasa syukur kita jika kita merasa iba melihat orang lain terutama orang2 terdekat kita belum merasakan apa yang kita rasakan, merasakan keindahan Islam Yang dipenetrasikan ke dalam hati-hati kita berupa hidayah, bimbingan/petunjuk, dan kecenderungan-kecenderungan kepada kebaikan.. ”

so, lets have a dream.. and do what we can do so the dream will come true
wallahu’alam Bis Showab
alhamdulillah
jika bisa mengambil sejumput hikmah tulisan sederhana ini, maka Maha Besar Allah yang telah memberikan kita semua kesempatan untuk bisa lebih baik lagi.

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on December 23, 2008, in impian jundi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: