catatan kuliah kerja Teknik Kimia kuuu, nice memory


Laporan Kuliah Kerja Teknik Kimia Angkatan 2005, 30 Januari-2 Februari 2008

  1. PT Dahana

Acara kunjungan ke PT Dahana diawali dengan acara sambutan dan pengarahan yang terdiri dari penjelasan safety Induction ring 1 dan ring 2, penjelasan proses produksi, dan dilanjutkan dengan plant tour ke pabrik, ishoma, dan sesi Tanya jawab

Adapun poin-poin yang diperoleh adalah:

v      Bahaya-bahaya yang mungkin terjadi pada industri bahan peledak ini adalah sebagai berikut: explosion, bahaya kimia,ular kobra, air blast,

v      Perusahaan ini merupakan perusahaan yang termasuk dalam BUMN, harapan terhadap perusahaan ini  adalah bahwa perusahaan ini akan menjadi perusahaan strategis di bidang produksi bahan peledak dan pelayanan jasa peledakan.

v      Perusahaan tepusat di Tasikmalaya, tetapi site project pelayanannya berjumlah 20 yang tersebar di seluruh Indonesia

v      Bahan peledak yang diproduksi terdiri dari bahan peledak untuk industri dan militer. Bahan peledak industri terdiri dari bahan peledak untuk migas dan non-migas.

v      Proses yang dilakukan dalam produksi terdiri dari persiapan yaitu mempersiapkan bahan berupa oxidizer, fuel, dan zat additive. Dari persiapan oxidizing kemudian dilanjutkan dengan mixing, lalu catridging.

v      Sistem produksi yang diterapkan adalah sistem batch. Dari system ini diproduksi 900 kg/batch

v      Pengendalian kualitas: untuk produksi (cek tubiditas larutan oksol, densitas larutan oksol, viskositas produk, densitas produk), produk jadi (cek sensitifitas dan viskositas)

v      Teknologi yang diterapkan merupakan pengembangan dari teknologi Australia

v      Salah satu produk bernama shape charge (terdiri dari solid liner, charge case, main explosive,dan primer) digunakan untuk membuat sumur minyak yang disesuaikan oleh kedalaman dan diameter lubang. Alat yang digunakan untuk mengantarkan shape charge ini adalah gun

v      Selain control produk, di sini juga dilakukan control manufaktur

v      Pertanyaan-pertanyaan:

1)      Anggit: bagaimana analisis pasar yang dilakukan PT Dahana? Berapa persen dari kebutuhan pasar local Indonesia yang dipenuhi oleh PT Dahana? Apakah teknologi yang dimiliki PT Dahana sudah memiliki lisensi?

2)      Ibang: jika kita akan memesan bahan peledak dari PT ini apakah butuh syarat?

3)      yogi: bagaimana prospek industry bahan peledak di masa depan?

v      Jawaban dari pertanyaan:

1)      Teknologi yang digunakan merupakan hasil pengembangan dari teknologi dari Australia

2)      Iya, ada syarat-syarat tertentu. Harus ada syarat keamanan dari pihak yang berwenang untuk menghindari penyalahgunaan produk.

3)      Sangat prospektif karena akan semakin banyak industry yang menggunakan bahan peledak, misalnya eksplorasi bahan tambang, pencarian batu gamping sebagai bahan semen, dll. Lagipula di pertahanan juga

  1. PT Pertamina UP IV Cilacap

Acara kunjungan ke PT Pertamina UP IV Cilacap dimulai dengan acara sambutan oleh Bapak Suwarno, dilanjutkan dengan penayangan film Pertamina, penjelasan proses produksi oleh Manajer Pengembangan yaitu Pak Ardhi (TK’83), penyerahan cinderamata, dan plant tour.

Adapun poin-poin yang diperoleh dari kunjungan ini adalah sebagai berikut:

Omset Pertamina mencapai trilyunan

Produk Pertamina memenuhi 30% kebutuhan dalam negeri, 60% kebutuhan di Pulau Jawa

60% Perekonomian Cilacap didukung oleh keberadaan Pertamina

Yang diterapkan adalah sistem kompetensi bukan senioritas

Dari awal pendiriannya melewati tahun demi tahun, Pertamina dinilai sudah cukup banyak mengalami perubahan

Pertamina menghabiskan <1,5 milyar untuk kepentingan community development daerah Cilacap, berupa program koperasi dan bina lingkungan

Masyarakat awam masih sering menyalahkan Pertamina atas tingginya harga minyak termasuk juga kelangkaannya, padahal yang bertanggung jawab atas BBM dalam negeri ada 3 yaitu, Departemen Pemberdayaan Wanita, Departemen ESDM, dan pertamina

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul:

1)      Bambang: apa yang dilakukan Pertamina untuk menyingkirkan image buruk perusahaan minyak dalam negeri sekaligus menarik putra bangsa utuk bergabung? Ada isu minyak akan habis, jika itu terjadi apa yang akan dilakukan Pertamina? Bagaimana dengan Aspal, apakah bisa dijelaskan lebih lanjut?

2)      Edo: apa saja yang dapat dilakukan sarjana Teknik Kimia di Pertamina ini? Mata kuliah utama apa saja yang menjadi penunjang kemampuan Sarjana Teknik Kimia di Pertamina?

3)      Jenny: apa yang dijadikan bahan peningkat bilangan oktan di Pertamina?

4)      Lingga: sumber crude Pertamina diperoleh dari mana? Kapan akan diadakan lagi oprec fresh graduate? Apa saja test dan syaratnya?

5)      Bagaimana sistem transportasi raw material dan produk yang dijalankan Pertamina? Sejauh apa pemanfaatan flaredi sini? Sayang kan dibuang? Apa parameter kesuksesan Pertamina?

Jawaban atas pertanyaan yang diajukan:

1)      Pembentukan Pertamina EP yang bertugas sebagai anak perusahaan untuk mengelola, pencarian, eksplorasi produksi sehingga Pertamina menjadi one of world class company. Sekarang bentuknya adalah PT dan ada juga UU Migas sehingga Pertamina akan sama kompetitifnya dengan perusahan minyak luar negeri

Yang habis itu di Indonesia, sedangkan cadangan minyak dunia masih sangat banyak dan terpusat di kawasan timur tengah. Cadangan ini bisa dipakai hingga tahun 2200. saat minyak kita habis, crude akan diimpor dengan konsekuensi bisa jadi biaya produksi jadi mahal dan Pertamina harus menyesuaikan kondisi dan unit proses sesuai dengan keadaan crude

Sekarang impor tidak impor tidak jadi masalah lagi, karena bisa jadi lebih murah, ini disebabkan kualitas crude timur tengah tidak sebaik milik negara kita. Yang penting gross margin-nya

Pertamina memasang secondary process berupa RCC (Recidu Catalitic Cracking) untuk membuat produk pertamina makin baik dengan yield semakin tinggi. Selain itu, Pertamina mengusahakan fleksibilitas kilang dalam rangka penyesuaian crude yang dating

Aspal berasal dari residu CDU (Crude Distilling Unit) yang diolah dari lube oil complex melalui proses-proses tertentu

2)      TK di sini bisa mengambil profesi sebagai processs engineer, berupa solution engineer, contact engineer, dan supporter operasi, atau dapat pula di pengembangan proses, dan dapat juga turun di lapangan kilang berupa operator, dll

Adapun mata kuliah, semuanya penting. Hanya saja yang sekarang banyak dibutuhkan adalah orang-orang memiliki kemampuan analisis yang sangat baik

3)      Pertamina menggunakan High Octan Motor Gas Component yang diimpor sebagai pengganti Tetra Ethyl Lead

Tapi Semarang, bilangan oktan bukan parameter utama

4)      Dari dalam negeri dan Timar Tengah. Oprec sepertinya akan ada lagi dalam waktu dekat, testnya biasa saja

5)      Crude diangkut dengan kapal, sedangkan produk berupa petroleum, kerosene, dan solar diangkut melalui pipa untuk disalurkan ke daerah-daerah

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on July 21, 2009, in teknik kimia..... Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: