aku jatuh cinta


bismillahirrahmanirrahim

semoga kata-kata ini meluncur menjadi sebuah aliran yang menyejukan hati dan membuat dirisemakin tawadhu’ serta terbebas dari riya

manusia seperti aku.. yang sudh diciptakan begitu unik dengan karakteristik dan kondisi yangAllah atur sedemikian rupa sehingga jadilah aku sekarang. dengan kejadian-kejadian yang Allah berikan untuk kugali hikmahnya, dengan saudara-saudara yang luar biasa yang bisakugali kelebihannya untuk kuteladani dan kupahami kekurangannya untuk kumaklumi, Allah sudah memberikan kehidupan yang lebih dari yang kuinginkan.. lalu apa selanjutnya hanya akan berujung seperti ini?? menerima tanpa berbuat apa-apa?? ah tidak, aku tahu mungkin beberapa even yang Allah berikan kpadaku adalah sebuah manifestasi dari (mungkin) ikhtiarku..

pada dasarnya, Allah yang membimbngku kenapa aku bisa berada di jalan ini, berada bersama dan beraktifitas bersama para pejuang cinta di jalan cinta.. pejuang cinta?? ah, sebenarnya ini kata yang kuprdebatkan setelah aku membaca buku “jalan cinta para pejuang”, karena kupikir sebutan jalan para pejuang cinta dengan jalan cinta para pejuang memiliki perbedaan yang signifikan, namun setelah dipikir kembali, keduanya sama, asalkan konteksnya tetap Sang Maha Pemberi Cinta.

melow dahsyat mode on.. tapi beginilah sekarang aku. berada dalam lautan hangatnya perasaan mencinta Sesuatu yang Haq yang kuharapkan tak kan pernah terganti oleh apapun posisiNya di

dalam hatiku. Lets me say “beginilah cinta kekuatannya tiada akhir”.. i like this statements so much,, so much.. it contains so many expression which can describe anything..kuungkapkan ini bukan karena aku ingin jika orang lain tau diriku, tapi aku ingin apa yang kurasakan sekarang ini menjadi senjataku untuk bertahan kala nanti dengan kondisi hatiku yang mudah terbalik, aku akan ingat bahwa aku pernah  menulis ini, dan berharap jika kondisi itu datang, aku akan bisa bertahan,. tidak untuk menjadi perwira dakwah yang berguguran di jalan cinta.. dan berharap seandainya perasaan ini hadir dan mengalir memenuhi orang yang Allah berikan kesempatan kepadanya untuk membaca sekerat tulisan tak beraturan ini.

aku ingin bertahan Ya Allah, bertahan dari segala sesuatu yang membuat kebergantunganku terhadapMu menjadi terkikis, aku ingin bertahan dari segala sesuatu yang menggoyahkan keteguhanku untuk hanya mengisi rongga dadaku hanya untuk-Mu,, jikalau nanti (dan mungkin sekarang) hati ini berkecimpung dengan saudara-saudara pencinta-Mu, maka kuharapkan bahwa perasaan ini murni hadir dari perasaan cintaku kepadaMu, bukan bersumber dari perasaan semu yang berlandaskan nafsu atau keinginan yang hanya sekedar bersaudara.

jika seorang Anniya Keichi (dari Rookies) bisa sama sekali bertahan dari kesakitannya karena kecintaannya yang begitu mendalam terhadap baseball, maka apa lagi yang bisa membuat para pencinta tidak bertahan terhadap segala kesakitan yang kesakitannya itu berlandaskan kecintaan illahiah yang ujungnya tidak pndek dan tidak sementara. lalu jika melihat diri, sudah sejauh mana kecintaan itu mengakar dalam diri dan membuat diri ini mampu bertahan dari segala kesakitan yang mungkin terjadi, dari segala duri, kelelahan yang mungkin kuhadapi sebagai konsekuensi menempuh jalan cinta ini. sebuah jalan cinta yang ditempuh pula oleh Rasulullah SAW, dan para sahabatnya. jalan cinta yang membuat mereka dari keluar dari jalan gelap kejahiliyahan menuju jalan terang “Islam”. tak sedikit penderitaan mereka rasakan, tak sedikit kesakitan mereka alami, tak sedikit kesulitan harus mereka hadapi dalam mengejawantahkan perasaan cinta mereka terhadap Allah. tak sedikit kekuatan yang mereka perlukan untuk menahan diri mereka dari segala sesuatu yang membuat cinta Allah akan berkurang meski sedikit. menahan keinginan mereka dari melakukan kebiasaan yang selalu mereka lakukan, menutup aurat bahkan dengan taplak dan seprei tempat tidur kala perintah dari YANG MEREKA Cintai datang.. betapa cinta itu menjadi sebuah kekuatan yang mengakar menjadi sesuatu yang membuat mereka bersegera dalam memenuhi setiap panggilan YANG Mereka Cintai.. tidak sedetik pun, tidak sekejap pun. meski perut lapar sekian lama dan ketika makanan itu tampil di depan mata, dia segera membuangnya ketika panggilan cinta dari Rabbnya seketika datang. dia tak mau menunda sedikitpun waktu untuk mengikhtiarkan cinta dariNya.

duhai para pejuang cinta.. yang setiap desah nafasnya selalu mengikhtiarkan cinta dan keridhaan Sang Pemberi Cinta.. jalan cinta di depan terbentang sedemikian rupa.. jalan yang sama yang dilalui oleh yang paling Mencintai Sang Pemberi Cinta, beserta para sahabatnya, beliau menyusuri jalan itu.. dengan segenap asa dengan segenap jiwa. maka jadikanlah diri kita menjadi bagian dari orang2 yang menyusuri jalan itu. jalan yang kesudahannya adalah pertemuan tanpa hijab dengan Sang Pencipta, jalan yang kesudahannya adalah kebahagiaan yang kekal dan tidak bersifat sementara tidak seperti cinta yang ditimbulkan oleh nafsu sesaat dan setan jenaka.. mari kita jaga kesucian cinta ini sesuai dengan fitrahnya, selayaknya ia diciptakan dan mari bersihkan diri dari segala cinta yang sebenarnya bukanlah cinta, karena cinta sesungguhnya bersumber dan bermuara pada Allah semata..

and lets ask.. apakah cinta kita untukNya?? masihkah tergoda untuk memberikan rongga dada yang cuma satu itu kepada yang tidak berhak menerimanya.. ya Muqallibal Quluub, tsabbit Quluubanaa ‘alaa taa’atika, tsabbit quluubana ‘alaa diinika. teguhkan kami wahai pemegang dan pembulak balik hati agar kami senantiasa kokoh memegang diri kami di jalan cinta kepadaMu, jadikan kami pejuang cinta kepadaMu yang bertahan dalam pertarungan di jalan cinta yang sudah dicontohkan Rasulullah yang paling mencintaiMU..

Wallahu a’lam bis showab

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on July 22, 2009, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Saya malah sedang patah hati mbak, sedih rasanya.

    • knapa patah hati atuh mba,, coba dipikirkan lagi dalam2.. jangan sampai patah hati kita untuk sesuatu yang tidak seharusnya dan dengan cara yang tidak seharusnya juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: