sebuah perjalanan di tanggal 21 sd 23 Oktober 2010


Bismillahirrahmanirrahim

21 Oktober 2010

bermula dari penyadaran akan titipan Allah akan apa2 yang iin miliki kini. Lebih tepatnya nyadar bahwa ada satu benda yang in gunakan dan itu adalah amanah.. riil amanahnya karena itu adalah titipan sebuah organisasi yang Allah takdirkan telah menjadi bagian hidup dari iin sendiri…

berlanjut dengan kebergantungan iin terhadap benda itu. Kusadari betapa butuhnya saya akan benda yang satu ini,, akhirnya kuputuskan untuk membeli benda itu dengan uang jerih payah yang kukumpulkan,,,

tapi bingung,, aku sama sekali gagap kalo soal istilah2 hardware komputer, apa itu DDR apa itu RAM, apa itu memori, dan lainnya akhirnya kuputuskan untuk menculik kunden buat nemenin iin milih supaya ga salah…

Hari itu, hujan deras, dan aku telat datang ke waktu yang udah dijanjikan sama kunden karena harus melayani konsultasi adek2,, hehe.. tapi akhirnya jam 7 kurang 15 nyampe Gramedia dan kubelokkan langkah menuju mesin ATM dengan maksud mengambil sejumlah uang yang dibutuhkan. Karena kurang familiar dengan tipe mesin ATM yang dsana, akhirnya terjadilah kejadian itu, dmana kartu ATM-ku tertelan dan tak bisa diapa2kan. Panik bercampur kawatir, tak tau berbuat apa, telpon sana telpon sini akhirnya ya sudah direlakan, moga2 ga ada yang iseng ngotak-ngatik mesin dan ngambil uang sisanya,,, atuhlaah itu uang yang aku kumpulkan selama 5 tahuuunnn…

akhirnya hanya dengan berbekal 2.7500.00,00 aku berani melangkah bersama kunden ke BEC dan wara wiri ke sana kemari mencari the best Laptichan yang sesuai ma kocekku saat itu, dan jam pun menunjukan angka 8 lebih dikit,, harus segera mutusin, akhirnya kupilihlah laptichan merah marun yang tipis dan cantik ini untuk menemani aktifitasku,,, moga kita jadi patner yang baik ya leptichan…

 

bismillah ya Allah,,, moga2 barang cantik titipan Allah ini bisa bikin Iin makin cinta sama Allah,, itu aja harapan iin…

 

 

22 Oktober 2010

kembali wara-wiri buat nginstal ubuntu sama windows dan beberapa program lain yang kuperlukan,, sekaligus ngurus si kartu ATM yang tertelan,,tapi alhasil tidak maksimal kerjaannya,, malah gangguin kunden yang saat itu lagi sibuk kerja.. maaf ya kundeen.

Ngisi mentoring yang isinya sama dengan materi liqo yang dikasih pekan kemarin dan yang jadi tugas iin huhu,, subhanallah betapa skenario Allah ok banget punya adek2 unyu2 kaya mereka.. selesai mentoring dilanjut ngajar mpe jam 7 malem, dan jalan dari antapani menuju rumahku,,, asramaku,,, dan moga jadi surgakuu..

 

23 Oktober 2010

hari ini adalah hari yang sangat menegangkan karena adanya petualangan-petualangan yang baru dalam hidup.. Hari ini, iin harus verifikasi data fisik sebagai pra syarat ujian tulis CPNS LIPI di Jakarta. Dengan planning yang aga kurang matang yang dibuktikan dengan kurangnya informasi buat nyampe dsana..tapi alhamdulillah bersama Ayu akhirnya bisa duduk dengan sangat manis di kursi kereta…cerita-cerita penjang lebar dan akhirnya dipertemukan dengan peristiwa yang sangat tidak terduga.. ketika tiba2 sebuah batu kecil melayang masuk ke dalam kereta dan membuat penumpang tepat di belakang kami terluka. Kucuran darah yang cukup deras mengalir dari dahinya, adek bayi yang digendong si teteh itu, segara diamankan Ayu, sementara aku membantu si teteh nutup lukanya dengan tisu, kerudung dan bajuku kena ternyata, setelah bantuan kotak p3k datang aku mundur membiarkan si Bapak dan Ibu P3K bertugas mengobati luka si teteh yang belakangan tau kalo namanya Tia dan beliau sangat sering liat di Salman.

Beruntungnya, si dede kecil yang ternyata dinamai dengan nama sebuah masjid yang juga melekat di hatiku, “habiburrahman” tidak kenapa-napa, segera kuambil alih si dede dan kugendong dengan penuh rasa sayang.. haha,, tiba2 rasa itu keluar melihat sosok bayi kecil itu di pangkuanku. Dan timbullah rasa itu “Allah,, iin gatau Allah akan ngasih titipan yang seperti ini kapan, tapi subhanallah, jika saat itu tiba iin ingin jadi Ibu yang teramat sangat baik.”

sepanjang perjalanan aku berpikir mengapa ada orang-orang yang tidak memeikirkan keselamatan orang lain. Teganya melempar batu ke badan kereta, kalo ada yang lukanya parah gmana??keretanya rusak gimana? ah.. kembali terpikir karakteristik negeri ini,, Indonesia Indonesia..

ini pengalaman pertama mendapat kejadian seperti itu. Padahal selama ini kenangan berkereta api selalu positif. Ya,, aku ternasuk orang yang sangat keranjingan naik kereta, selain senang karena ga ada kata macet, pemandangan yang Allah suguhkan selalu membuatku berdecak kagum. Apalagi kalo lagi di atas gunung dan dalam terowongan suka heboh sendiri,, hmm jadi ingat bahwa kesenangan berkereta api ini ditularkan oleh salah seorang sahabat dekat di Teknik Kimia mula2 ketika berangkat Kerja Praktek Ke Unilever Cikarang, Bekasi. Sama halnya kesenangan ber-outbond dan bertracking yang juga ditularkan oleh salah seorang pejuang dakwah yang khas dengan “bersihin tu otak” hahaha…

Perjalanan dilanjutkan dengan bertualang di dalam busway,, wow, ini kedua kali naik busway,, seneng sih meski harus tahan bergelayutan di dalam bis. Tapi ketika transit dari Harmoni, kami mikir ga akan kburu kalo ikutan antri kayak gitu (ampuun deh antriannya panjang banget), nah akhirnya diputuskanlah akhirnya bertaksi ria.. ini kali kedua ber-taksi di Jakarta, alhamdulillah Bapak Taksinya baik banget, akhirnya nyampe di Lipi dan antri, dapet stempel 5 menit trus pulang, sepanjang jalan aku tersenyum bareng Ayu betapa perjalanan hari ini ternyata hanya untuk dapet satu stempel ini aja toh,, dasar.. gapapa namanya juga perjuangan.

Perjuangan pulang juga ga kalah seru, negburu kereta jam 4.15 biar bisa pulang ga terlalu larut, dapet siiih tapi aga heboh juga,,di jalan aku ga tidur karena berkutat dengan mushaf kecil dan sebuah buku cerita yang berisi sharing pengalaman yang insyaallah akan kubutuhkan di masa depan,, ahaha apakah itu??

perjalanan hari ini diakhiri cerita asyiknya sampai di sana,, yakin da Allah bakal ngasih kejutan lain di hari esok dan seterusnya,, hanya berharap slain ada kisah-kisah lain, pertambahan keimananku juga ga kalah progressnya,,, yoo,, moga jadi sesuatu yang berguna,,

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on October 30, 2010, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: