Daily Archives: November 9, 2010

pendahuluan KP dulu..

Laporan ini merupakan hasil dari kegiatan kerja praktek selama dua bulan dimulai
dari tanggal 30 Juni 2008 dan diakhiri pada tanggal 30 Agustus 2008 di PT Unilever
Indonesia Tbk, pabrik Non Soap Detergent (NSD) yang bertempat di Cikarang.
Kerja praktek ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses
dan peralatan-peralatan yang terdapat di dalam pabrik dan mempelajari proses pembuatan
Linear Alkylbenzene Sulphonat Acid (LAS) sebagai bahan baku utama deterjen dan
mempelajari proses pembuatan deterjen itu sendiri.
Laporan ini terdiri dari 9 bab, sesuai dengan instruksi penulisan yang diberikan oleh
koordinator kerja praktek. Bab I berisi pengenalan secara umum terhadap kegiatan kerja
praktek, sejarah singkat tempat kerja praktek, dan penjelasan singkat mengenai proses
produksi deterjen. Bab II merupakan tinjauan pustaka yang dilakukan penulis sebelum
melakukan kegiatan kerja praktek. Bab III berisikan informasi tentang bahan-bahan (bahan
baku utama dan bahan pendukung) yang digunakan oleh PT. Unilever Indonesia Tbk pabrik
NSD, Cikarang. Bab IV menjelaskan deskripsi proses di pabrik NSD PT. Unilever Indonesia.
Bab V berisikan penjelasan tentang peralatan proses dan sistem pengendalian proses. Bab
VI berisi tentang produk-produk dan limbah yang dihasilkan, sedangkan Bab VII menjelaskan
sistem utilitas yang digunakan untuk mendukung kelangsungan pabrik. Bab VIII berisikan
tentang lokasi dan tata-letak pabrik, sedangkan Bab IX menjelaskan organisasi perusahaan,
sistem ketenagakerjaan, dan manajemen perusahaan. Terdapat lampiran yang merupakan
penjelasan tentang satu alat proses yang digunakan. Alat proses yang dipilih untuk dibahas
secara terpisah adalah Multitube Falling Film Reactor (MTFFR).
Pelaksana kerja praktek memperoleh bimbingan dari Dr. Dwiwahju Sasongko dan
pembimbing lapangan Furqoon Asy-Syadat, S.T., M.B.A. selaku pembimbing lapangan
utama, Ariawan Herjuno Adisaputro S.T. dan Agung Riyadi, A.Md. Pelaksanaan kerja praktek
meliputi pengenalan seluruh kegiatan proses produksi di Sulphonation Plant, Powder
Making Plant, dan Boiler Plant, pengenalan sistem utilitas, dan pelaksanaan tugas khusus
mengenai peningkatan konversi Linear Alkylbenzene (LAB) menjadi Linear Alkylbenzene
Sulphonat Acid (LAS) dengan optimasi proses Sulphonation Plant, dan analisis losses/gain
surfaktan dalam pembuatan base powder deterjen.

Abstrak perancangan pabrik Gula Cair

Tebu (Saccharum officinarum) merupakan salah satu tanaman pangan
penting yang tumbuh baik di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini
mempunyai produktivitas dan efisiensi yang tinggi dalam menghasilkan energi
melalui proses fotosintesis. Produktivitas gula maupun tebu di Indonesia
tergolong cukup tinggi. Dari pengolahan tebu di pabrik dihasilkan 90% ampas
gula (bagas), 5% gula termanfaatkan dan sisanya berupa molase dan air. Gula tebu
yang dihasilkan biasanya berupa serbuk kristal padat dan dapat dijumpai di pasar-
pasar. Gula tebu, yang biasa disebut gula pasir, merupakan senyawa disakarida,
yaitu sukrosa. Kristal sukrosa berwarna putih. Selain itu, sukrosa memiliki
kelarutan yang tinggi dalam air bahkan pada suhu kamar sekalipun (203.9 g/100
ml, 20 oC).
Penggunaan gula tebu sangat luas baik oleh masyarakat maupun industri.
Bahkan gula tebu sudah menjadi salah satu bahan makanan pokok masyarakat.
Namun, sampai saat ini sekitar 20% kebutuhan domestik gula pasir di Indonesia
masih harus dicukupi dari impor. Dengan demikian, persaingan antara produk
gula domestik dan impor menjadi sangat ketat. Penurunan harga gula doemstik
merupakan dampak dari volume impor yang tinggi, serta rendemen gula yang
rendah. Penurunan volume impor merupakan langkah tepat yang harus diimbangi
peningkatan efisiensi produksi industri gula. Peningkatan efisiensi produksi gula
dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan energi pada industri gula.
Pembuatan gula cair dengan menghilangkan proses kristalisasi merupakan salah
satu alternatifnya. Keadaan tersebut membangkitkan gagasan untuk mendirikan
pabrik gula cair dari tebu dengan beberapa diversifikasi produk.
Pabrik gula cair yang dirancang berkapasitas produksi 120.000 ton per
tahun. Lokasi pabrik yang dipilih adalah di daerah Cianjur, Jawa Barat dengan
pertimbangan daerah tersebut merupakan kawasan pertanian tebu yang memiliki
banyak keunggulan. Analisis terhadap Marjin Keuntungan Kotor (MKK)
memberikan hasil MKK sebesar Rp. 4968 per kg produk. Nilai MKK 99,35%
terhadap penjualan produk. Nilai MKK setiap tahun adalah Rp.                    .
Berdasarkan analisis MKK, maka pabrik ini diperkirakan menguntungkan.

Karakteristik Bahan Bakar Ester Metil Asam Lemak Rantai Sedang

Karakteristik Bahan Bakar Ester Metil Asam Lemak Rantai Sedang

Kelompok B.78.3.40

Iin Parlina (13005105) dan Iqbal Sa Putra (13005113)

Pembimbing

Dr. Tatang Hernas Soerawidjadja

 

ABSTRAK

 

Biofuel dewasa ini tidak hanya digunakan dalam bahan bakar alat transportasi darat, tetapi juga digunakan dalam dunia penerbangan sebagai bahan bakar pesawat terbang jet. Berdasarkan informasi yang berasal dari Brazil yang mengembangkan teknologi tersebut, jet biofuel terbuat dari fraksi ester yang diperoleh dari minyak nabati pohon Babassu, yaitu sejenis pohon asli Brazil yang memiliki kekerabatan cukup dekat dengan kelapa dan kelapa sawit. Jika ditinjau dari persyaratan mutu avtur dan data fisik ester metil, ester yang terdapat pada jet biofuel tersebut diduga kuat adalah ester metil asam lemak rantai sedang. Ester metil asam lemak rantai sedang dapat diproduksi dari asam lemak yang disintesis melalui pirolisis dan ozonolisis minyak nabati berupa minyak kapok, dan minyak kastor yang merupakan minyak dari tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di Indonesia.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi informasi penggunaan ester metil asam lemak rantai sedang dalam jet biofuel dari Brazil tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian dilakukan dengan cara melakukan uji titik asap ester metil yang diperoleh dari hasil esterifikasi asam lemak yang disintesis dengan pirolisis terhadap minyak kastor dan ozonolisis terhadap minyak kapok. Jika ternyata data titik asap ester metil asam lemak rantai sedang tersebut memiliki kesesuaian dengan data titik asap avtur, maka terbukti bahwa ester metil asam lemak rantai sedang memang merupakan komponen biofuel bagi pesawat terbang yang digunakan di luar negeri.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ester metil asam lemak rantai sedang yang berasal dari minyak nabati memiliki nilai titik asap lebih dari 43 mm (yang merupakan kemampuan maksimum instrumen pengukuran yang dipakai) padahal yang disyaratkan bakuan mutu hanya minimal 25 mm, namun rute sintesis pirolisis dan ozonolisis yang digunakan pada percobaan ini perlu dikaji lebih lanjut karena masih belum dapat menghasilkan produk sesuai dengan kriterium yang diharapkan.

 

Kata kunci: ester metil asam lemak rantai sedang, jet biofuel, titik asap

 

untuk Etos Bandung, keluarga baruku…

Bismillahirrahmanirrahiim

Juni 2010, adalah bulan yang memberikan berbagai ujian untukku.. ujian yang paling besar adalah kesiapanku untuk meninggalkan keluarga dan rumah yang menjadi tempatku bernaung dan berlabuh selama 4 tahun lebih… keluarga Asrama Salman ITB.. akan ada banyak hal yang aku tinggalkan ketika aku harus pergi.. hmm sebenarnya bisa saja masih melanjutkan, tapi nampaknya sudah saatnya aku mempunyai rencana yang lain..itulah awal ceritaku dengan Etos Bandung…

 

suatu SMS mampir di hp pada bada magrib bulan Juni ketika aku sedang meminta pada Allah untuk memilihkan tempat terbaik untukku..sebuah sms yang membuatku bertanya apakah ini jawaban dari Allah.. yosh,, bismillah, sebuah pilihan di depan dan aku berniat untuk mengambilnya.

 

Awal bulan Juli 2010, diajak tah Tami ke asrama etos akhawat untuk melihat kondisi asrama, selang beberapa minggu berikutnya Manajemen ETOS pusat datang dan wawancara kelayakan. Waktu berlalu begitu cepat, pekan terakhir bulan Juli akhirnya aku resmi pindah dari asrama Salman ke Asrama Beastudi Etos Bandung.

 

Perasaan tidak menentu, gugup dan tak tahu harus mulai dari mana menghinggapiku di awal-awal kepindahanku di sana, untungnya Allah memberikan masa adaptasi yang amat dahsyat buatku, dikirimnya diriku sebagai pendamping ETOS bandung yang baru ke Parung, Bogor, untuk mengikuti acara TEMU ETOS NASIONAL (TENS) 2010. di sana aku diminta mendampingi anak-anak 2009 dari EB (Etos Bandung) yang akan menjalani perhelatan terbesar ETOS se-nasional..

 

di sanalah aku banyak diperlihatkan Hal-hal mencengangkan yang membuatku bisa sedikit memahami bagaimana Etos itu, sebuah wahana yang diberikan Allah kepada anak-anak luar biasa yang berprestasi namun berasal dari keluarga yang kondisi keuangan yang kurang baik.. ah,, aku jadi berpikir,, mengenang masa ketika aku pertama kali masuk ITB, seorang siswa daerah yang biasa namun memiliki beberapa prestasi yang cukup bisa dibanggakan, namun berasal dari keluarga yang kurang berada.. aku jadi berpikir lagi bahwa “sepertinya aku akan menghadapi manusia-manusia yang daya juangnya begitu tinggi dan memiliki keinginan berprestasi yang luar biasa meskipun keterbatasan Ekonomi menjadi kendala”… sama sepertiku dulu..

 

di Tens, aku dipertemukan dengan semua ETOSER 2009 dari 12 universitas terfavorit seluruh Indonesia, mulai dari ujung barat-Universitas Andalas sampai yang paling timur-Universitas Hasanuddin.. aku dipertemukan juga dengan warga Manajemen Etos pusat, beberapa alumni ETOS, dan pendamping2 sepertiku yang mempunyai tugas yang sama untuk mendampingi adik2 luar biasa tersebut..

 

kesan TENS ini begitu sangat mendalam di diriku.. memberikan gambaran yang cukup baik sebagai awalan untukku melangkah.

TENS pun berakhir, perjuangan yang sesungguhnya akan segera dimulai.. dan benar, mereka dengan segala kompleksitasnya yang luar biasa merupakan sesosok nyata sebuah perjuangan yang sangat luar biasa. Mereka memiliki kemampuan untuk selalu berjuang mengubah keterbatasan mereka menjadi sebuah peluang yang bisa mereka gunakan untuk menjadi nilai lebih.

 

Yang kusadari berikutnya adalah hampir 90% skill lain yang dimiliki ETOSer Bandung akhawat adalah “ngajar”.. hampir smuanya di sini memiliki adik ngajar..termasuk aku hehe..

 

Tantangan demi tantangan mulai muncul. Dengan kondisiku yang juga new-bie, tak jarang informasi aku dapatkan dari adik2 Etoser, meskipun di satu sisi nampak tidak bagus, tapi di sisi lain aku menganggap bahwa tak ada salahnya bertanya karena toh informasi bisa datang dari mana saja..

 

satu yang kusadari adalah di mana pun aku berada kuharapkan ridha Allah selalu bersamaku. Yang kuharap juga adalah aku bisa menjalankan amanahku di sini dengan sebaik mungkin, meski pasti ada halangan dan rintangan di depan yang akan menguji kekuatanku untuk mengemban amanah ini.. yang pasti,, ETOS adalah keluarga baru yang Allah pilih untuk bisa kujadikan tempat meraih sebanyak-banyaknya ridho Allah di sini…

 

yosh!!!