ketika menunggu waktu wawancara


Jakarta, 24 November 2010

bismillahirrahmanirrahiiim

Allahu Akbar Allahu Akbar.. saat ini aku sedang menjalani sebuah skenario keren yang Allah sudah susun untukku,, skenario yang membuatku memilih satu di antara sekian banyak pilihan yang mungkin diambil.

Yang kurasakan saat ini adalah,, betapa aku tidak tahu dunia seperti apa yang Allah siapkan untuk kujalani,, skian banyak pilihan sekian banyak kesampatan, sekian banyak gambaran kehidupan yang bisa jadi Allah pilihkan satu untukku…

meskipun saat ini di kepalaku sudah ada gambaran kehidupan yang aku inginkan, smuanya akan bergantung pada apa yang Allah tunjukkan dan apa yang aku pilih.. berdebar kencang iya, aku hanya berharap semoga Allah memberiku kekuatan untuk memilih dengan benar dan menjalaninya dengan benar dan penuh keikhlasan…

saat ini yang kutahu adalah bahwa diriku ingin sekali merasakan pengalaman sebagai seseorang yang bisa benar2 menerapkan keilmuannya untuk masyarakat,, percuma atuh belajar teknik kimia susah susah tapi kalo jadinya tak satupun dari ilmu itu bisa kupakai,, jadi ilmu yang ga bermanfaat dong..

Hmm,, ketika rasa takut menyelinap mungkin ini sebuah kewajaran,,tapi menantikan skenario besar yang Allah pilihkan dengan keyakinan bahwa Allah akan memberikan skenario yang terbaik adalah sebuah hal yang seharusnya dilakukan, tidak ada cerita lagi keraguan itu datang, karena sesungguhnya Allah Maha TeRBAIK dalam Mengatur Urusan Hamba2Nya..Allah sudah membuktikan berkali2 bahwa Apa2 yang sudah ditetapkanNya adalah Hal terbaik yang terjadi pada objek yang ditetapkanNya..

aku berpikir dan terus berpikir, banyak hal mampir di kepalaku,, tentang masa depan, tentang cita-cita yang ingin aku wujudkan, tentang masa lalu yang juga kurasakan pengaruhnya dalam diriku saat ini..ahh,, ada kalanya aku tidak tahu apa yang harus kulakukan..saat ini yang kuharapkan hanyalah petunjuk dari Allah akan kemana kaki ini harus melangkah, aku berharap sensitifitas hati ini sedang dalam kondisi prima sehingga bisa dengan baik menangkap sinyal, isyarat, dan petunjuk yang Allah berikan.. dan ketika itu terjadi aku berharap Allah memberikanku segudang atau bahkan lebih keikhlasan yang bisa kupakai untuk menjalani skenario yang telah dipilih…

hmm, kayanya dari tadi sudut pandangnya baru dari sudut pandang “meminta Allah, dipilihkan Allah, dan sterusnya..” bukankah hidup ini juga bergantung pilihanmu juga??? maka memilihlah,, huff jika hanya sekedar memilih sih bisa aja,, tapi tetep wee smuanya Allah yang ngatur,, jadi proporsionalkan saja antara pilihan hatimu dan panjatan doa kepada Allah agar memilihkan yang terbaik….

 

pada wawancara PTL tadi, ada banyak yang keselip uy omongannya..akankah itu jadi nasibku ya Allah ,, iin gtau, Allah-lah yang menentukannya buatku.. tapi yang jelas ikhtiar iin hari ini jadi trigger buat iin lebih ikhtiar lagi buat bikin ilmu yang in yang pelajari selama ini benar2 bisa bermanfaat, benar2 bisa jadiin iin makhluk Allah yang terbaik.

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on November 25, 2010, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: