Majelis Ta’lim Salman


Mata’ itulah singkatannya. mudah diingat dan benar-benar memiliki filosofi singkatan yang sangat luhur. Mata adalah jendela hati, Mata adalah jendela jiwa, Mata’ adalah pintu pertama dari kebaikan juga dari keburukan.

Mata yang kukenal adalah lembaga yang memiliki kadar militansi dan ruhul istijabah yang sangat kental. betapa banyak cerita kudengar dari kakak kakakku bahwa ketika kita futur dan masuk ke dalam sekre Mata maka seketika keimananmu akan kembali. Mata yang kukenal adalah pintu pertama bagiku yang mempertemukanku dengan indahnya memiliki keimanan dan indahnya memiliki persaudaraan. Mata yang kukenal adalah lembaga yang memiliki dauroh yang benar2 bisa membuatku menangis meraung raung dan juga tersenyum manis karena bahagia. Mata yang kukenal adalah lembaga yang mempertemukanku dengan Murabbiku yang pertama, yang mempertemukanku dengan lingkaran cahaya yang membuatku selalu bisa merasakan segarnya bermandikan keimanan. Mata yang kukenal adalah suatu perwujudan keinginan para founding fathernya terhadap kualitas para penyeru kebaikan yang melegenda sepanjang sejarah. betapa iri aku diceritakan tentang seorang kakak ikhwan yang bisa menyelenggarakan kuliah dhuha yang sampai bisa mendatangkan ribuan jamaah, memenuhi haus mereka terhadap ilmu keimanan terhadap Allah. betapa irinya aku diceritakan seorang kakak yang wafatnya dalam semerbak wangi, yang menebarkan keharuan seantero kampus, betapa irinya aku diceritakan bahwa ada sekelompok ikhwan akhawat yang berkoran melayani ratusan jamah dalam ibadah itikaf sementara mereka harus berjuang dengan akademik mereka… ah,, Mata, selamanya kau akan tetap bersemi indah di hatiku.

Mata, adalah satu2nya lembaga di kampus yang saat itu yang sangat kental dengan Al Quran. Mata adalah lembaga yang mengantarkan para pejuang penggembala unta merah untuk bergerak berlandaskan Petunjuk yang shahih dari Sang Maha Pemberi Petunjuk, dan menyebarkan fikrah yang shahih kepada para muslimin ITB yang haus akan kebenaran dan ketaatan kepada Allah. Mata adalah lembaga yang kukenal yang dipercayai mengemban fungsi asholah ad da’wah artinya penjaga orisinalitas da’wah, yang kudengar telah berhasil menciptakan para pejuang tangguh yang di kilatan matanya hanya Allah yang berada di atas segalanya.

Mata kini Mata dulu?? adakah bedanya? kalopun waktu membuat segalanya berubah, selama nilai2 luhur itu tetap diwariskan, tetaplah Mata namanya..yang bisa menjawab Mata kini adalah generasi kini, termasuk diriku yang juga Allah titipkan hidayahnya melalui tangan2 kakak2 dan teteh2 d sana.. dan aku berharap, smoga Mata tetaplah menjadi Mata yang kukenal..

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on December 16, 2010, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. merinding baca closing statementnya..
    semoga mata tetap menjadi mata yang kukenal..
    syukron teh.. ditunggu lanjutannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: