FASCAL Part 1


Jumat, 17 Desember 2010

FAS adalah salah satu kegiatan besar asrama Etos seluruh wilayah. FAS adalah singkatan dari Festival Anak Sholeh, dan merupakan kegiatan untuk anak-anak sekolah dasar dalam berbagai arena lomba dan kegiatan, misalnya cerdas cermat, menggambar, mewarnai, dan lain-lainnya. Untuk Bandung, berhubung, ada beberapa masalah yang cukup pelik untuk diselesaikan sehingga terjadi beberapa penundaan, dan juga menyebabkan penundaanb-penundaan yang lain yang sempat membuat Tim manajemen Etos pusat geleng-geleng kepala karena pusing. Bandung sendiri membuat acara FAS ini bertemakan lingkungan sehingga namanya diubah menjadi FASCAL yang merupakan kepanjangan dari Festival Anak Sholeh Cinta Lingkungan. Ya.. tema yang cukup menarik mengingat akhir-akhir ini tema lingkungan mencuat cukup kuat di negeri kita akibat betapa banyaknya bencana yang kita alami.

Rencana Fascal yang semula akan dilaksanakan bulan Juli 2010 (haha saat itu aku belum masuk etos) namun yang terjadi adalah rencana Fascal yang dipindah ke tanggal 19 Desember 2010. (hahaha telatnya bukan main).

Pada awalnya aku tidak terlalu banyak terlibat dalam kepanitiaan Fascal ini, apalagi konsep kan sebenarnya bahkan sudah ada ketika aku belum masuk Etos. Karena tuntutan dari berbagai pihak, maka akhirnya Fascal memang ga bisa diundur lagi, dan di sana dimulai-lah keterlibatanku lebih jauh. Meskipun juga pada awalnya, selalu gabisa hadir rapat, karena biasanya hari ahad sore adalah waktuku untuk melingkar bersama salah satu kelompok adik2ku yang kusayang.

Namun setelah lepas dari salah satu lembaga yang kuikuti sebelumnya aku benar2 bisa fokus mengurusi adik2 Etos, termasuk juga ikut terlibat dalam Fascal-ya meskipun kualitas kerja masih tetap belum maksimal. Hal ini diawali ketika adanya memo internal dari manajemen etos pusat, plus informasi2 berharga dari patner kerjaku. Diskusi-diskusi alot tentang berbagai permaslahan yang ada termasuk ke dalam permaslahan2 inti yang menjadi sumber permaslahan kami semua.

Permasalahan yang muncul sangat beragam, mulai dari permaslahan mencari tanggal, perizinan tempat, publikasi, kepesertaan dll yang semuanya kurasakan bersumber dari permaslahan utama yaitu di bidang manajemen sumber daya kepanitiaan yang bisa dikatakan belum terlalu baik. Permaslahan2 tersebut membuat sebagian besar dari kami bergerak serentak, berpikir keras untuk memikirkan solusi2 dari permasalahan yang ada.

Tidak lama berselang setelah memo internal, diadakan Monev yang merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi manajemen Etos Pusat terhadap Manajemen Etos daerah yakni evaluasi pembinaan, evaluasi personal, sekaligus juga evaluasi manajemen yang kami lakukan. Monev ini berlangsung selama 2 hari, dan seru, baik itu diskusi manajemen pusat, etoser, manajemen, diskusi pusat-manajemen, dan diskusi pusat,manajemen bersama pihak rektorat. Seneng karena ngerasa Allah memebukakan jalan untuk memperluas jaringan dan mendapat informasi2 yang membuatku tercengang yang bisa membuatku bersyukur lebih banyak lagi kepada Allah.

Monev selesai, rapat demi rapat dilakukan untuk mencari solusi dari masalah2 yang ada. Mulai dari rapat via dunia maya dengan pihak2 yang berkaitan, juga rapat grebegan asrama ikhwan di pagi hari yang cerah yang dilanjutkan dengan brifing technical meeting yang diadakan di asrama akhawat. Setelah brifing technical meeting dan shalat jumat, technical meeting diadakan di SD Al Falah. Dari sini-lah cerita-cerita lucu itu muncul, cerita-cerita yang membuat rasa perasaan kekeluargaan terasa lebih besar dari sebelumnya, Perasaan yang sedikit mirip dari perasaan sayang yang pernah menyelinap juga kepada adik2 asrama putera dan asrama puteri Salman. Adapun kalo dibandingkan, yang ini pada lebih cerewet, lebih jail. Lebih tengil, lebih rame.. untungnya sebelumnya pernah punya pengalaman membantai anak2 astra, jadinya menghadapi yang ini tidak kaget lagi. Ketika aku mengeluarkan beberapa istilah seperti “gantung”, “cekik”, “gorok”, “kuliti” dll, mereka menggunakannya sebagai bahan gurauan yang bisa membuat semua tergelak. Aku sendiri mengikik, karena sudah pasti hal2 yang kuucapkan tersebut hanyalah gurauan semata, ga ada-lah niat benar2 menggorok dan menggantung mereka. Dasar jail memang. Tapi jujur, merasa begitu sangat terhibur, huff mereka semua gila-gila tapi lucu-lucu. Ada satu orang yang pernah ga dateng dan bikin kesel beberapa di antara mereka, setelah aku bilang “gorok aja si X” mereka menggunakan gurauan terhadap si X tersebut di mana2. “awas kang X kalo ga datang nanti digorok ma teh iin” begitulah, dan biasanya setelah itu aku cuman bisa mesem.

Cerita demi cerita bergulir, jadi tahu kebiasaan2 mereka di asramanya,, haha termasuk cerita menggelitik tentang salah seorang dari mereka yang hanya mengingat bagian dari episode “membangunkan untuk shalat shubuh dan halaqah shubuh”.. setelah diklartifikasi kepada pihak yang bersangkutan ternyata yang diceritain hanya bagian akhirnya.

Juga persitegangan antara kedua adik yang “rajin halaqah” dengan yang “jarang halaqah” haha serulah, apalagi sang sosok yang rajin halaqah ini kadang suka aga “telat ngerespon kondisi sekelilingnya” dan jadi sasaran empuk teman2 yang lainnya untuk dijadikan bahan bercanda.

Siangnya, sekolah yang ikut berpartisipasi dalam technical meeting ternyata sedikit, jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan. Meskipun kawatir, tapi mereka membingkainya dengan gelak tawa juga, otomatis yang ada adalah suasana riuh ramai yang sama sekali tidak mencerminkan technical meeting yang sedikit pesertanya. Parah lah,, cerita Zaky tentang bagaimana pak satpam salah satu sekolah menganggapnya sebagai peminta sumbangan, ada juga yang langsung nebak kalo mereka adalah anak ITB karena sendal yang mereka gunakan. Ahh mereka benar benar sukses membuatku tergelak seharian. Termasuk juga salah satu dari mereka yang beberapa SMS2nya juga suka banget bikin ketawa, jauh banget sama penampakan aslinya yang terkenal dengan sosok yang stei cool.(ups serasa menyebut nama salah satu fakultas di ITB).

Persiapan Fascal selesai (hmm kurang tepat kalo dibilang selesai sebenarnya sih, tapi berhubung udah H-1 ya dianggap persiapan slesai) pada hari sabtu 18 Desember 2010, yang pada hari itu kita melaksanakan kerja bakti ngebersihin SMU Al Falah sebagai tempat yang akan kita gunakan pada hari-H Fascal esok harinya. Sepanjang proses pembersihan sekolah banyak peristiwa yang terjadi, dan memberikan kesan yang menyenangkan di hatiku. Keceriaan dan senyuman2 itu begitu terasa hangat, bagai keluarga sendiri-ntah lagi melow mode on atau gmana, tapi sungguh, aku merasa begitu menikmati kebersamaan ini. Terucap dari mulutku saat itu adalah alhamdulillah, betapa aku diberikan Allah skenario yang membuatku dengan adek2 kecil ini, adek2 yang sangat berwarna, adek2 yang selalu menyisipkan kegembiraan meskipun terkadang ada kesedihan dan kekawatiran yang menyelimuti mereka (kasus beberapa anak yang belum dapat solusi untuk spp-nya).

Yang paling bikin keki adalah ketika aku meminta data jumlah yang akan dipesankan konsumsi untuk esok hari. Mereka menyebut-nyebut nama BR sebagai tempat yang sangat cocok untuk dijadikan tempat memesan makanan. Aku kaget “lho bukannya BR mahal ya?? sejak kapan BR bisa menyediakan harga makanan yang murah, 4000 bisa dapat nasi plus lauk pauknya??” itulah pertanyaan yang kulemparkan pada mereka. Trus aku menimpali “daripada ke BR mending ke Kantin Mini?”. Salah satu dari mereka menimpali “ih, teteh, BR itu bisa murah banget lho!!” aku mengangguk percaya, “ya udah atuh kalo mau ke BR karena lebih murah g usah saya yang mesen kalo gitu.” trus mereka nanya “lo mau teteh yang mesen ke BR?mending ikhwan yang mesen atuh kan lebih deket ke asrama ikhwan..” aku melongo lagi “he?? sejak kapan BR pindah ke deket asrama ikhwan?? itu kan di Salman? Giliran mereke yang melongo “ih BR itu black Romantic kan??” tanyaku.. kontan gelak tawa membahana ke seluruh penjuru sekolah. Puas banget deh ketawanya, “ah teteh, smua orang di sini itu ngeh BR itu apa kecuali teteh..!!” yang lain menimpali “sejak kapan di BR ada ikan teri?? yang ada juga ayam taliwang.dkk. “ yang lain menimpali lagi “teh iin ga fokus ga fokus!!!” semuanya tergelak lagi.. ah.. puas banget mereka ngejadiin aku sebagai objek buli2 mereka.

Acara dekorasi dilaksanakan mpe bada isya rencananya, tapi agak molor dikit. Beberapa ruangan belum selesai, tapi mudah2an bisa kita bereskan besok pagi sebelum acara dimulai..

dan begitulah, malamnya aku tertidur dengan lelap di ruang tengah asrama dengan nyenyak

(Fascal part 1 selesai, dilanjutkan dengan Part 2-nya)

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on December 20, 2010, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. tulisan yg lucu, hanya bisa senyum2 sendiri 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: