Monthly Archives: January 2011

akhirnya hari itu tiba

Akhirnya hari itu tiba.. hari di mana aku harus pergi meninggalkan bumi Parahyangan yang kutinggali selama hampir 6 tahun lamanya.. bumi di mana aku mengenal kata tarbiyah, murabbiyah, dauroh, halaqah, usrah, dakwah, dan ukhuwwah. Bumi di mana aku temukan saudara-saudara seiman yang tidak terikat darah namun terikat akidah atas nama persaudaraan di jalan Allah..

Akhirnya hari itu tiba.. hari di mana harus kutinggalkan zona nyamanku untuk selalu ceria bersama kegilaan adik-adik kecil yang selalu mewarnai hari-hariku. Adik-adik yang penuh warna, satu wujud nyata sebuah impianku… impian yang tidak akan kusebut di sini, cukuplah Allah saja dulu yang tahu sampai tiba saatnya impian itu terwujud..

Akhirnya hari itu tiba.. hari di mana terbuka sebuah kehidupan yang sama sekali baru untukku, yang terkadang tersembul sedikit ketakutan dan kecemasan dalam diriku untuk melaluinya karena berbagai fakta menyebutkan ketersimpangan dari idealisme justru ada di fase ini..dengan keimananku saat ini aku takut, aku takut akan terlempar ke dalam golongan orang-orang yang tertelan keganasan realita sehingga tenggelamlah idealita..

Akhirnya hari itu tiba.. hari di mana aku dibukakan sebuah kesempatan untuk melangkah lebih jauh ke dalam dunia profesional keilmuan teknik kimia yang kupunya. Di mana aku bisa menjadi solusi nyata untuk bangsa.. jika selama ini hanya kata yang bisa kuutarakan, maka saatnya tindakan nyata yang menjadi jawab atas azamku selama ini.. wahai Indonesia tunggulah aku..

Dan akhirnya aku pun hijrah, ingin sama halnya dengan hijrah Rasulullah di mana hijrah ini jadi momentum yang sangat besar bagi peradaban Islam…meskipun terdengar muluk-muluk, tapi keyakinan tertancap dalam dada untuk bisa berupaya sekuat tenaga mewujudkannya..

Cerita yang lucu mengenai kepindahanku.. meskipun salah seorang adik kepercayaanku harus menjadi korban dari kelucuan tersebut. Adik yang begitu sangat kuandalkan, adik yang sangat bersahaja dalam mengemban setiap amanah yang diembankan kepadanya, sampai ketika aku pergi, kutitipkan 22 orang adik kecilku kepadanya.

Dan inilah aku sekarang, dalam kesndirian menggapai gapai cahaya ukhuwah yang pernah kunyalakan. Sepi, sendiri, terasa sunyi..ah ke mana mereka semua..itulah yang kutanyakan. Apalagi dalam kondisi yang belum pulih dari retaknya hubungan dengan adik yang paling kecil yang teramat kecewa dengan kakaknya yang mengungkit masa lalunya.. ahh adek..seandainya kau tahu bahwa betapa kakakmu ini sangat menyesali apa yang telah diperbuatnya, dan menerima hukuman yang mungkin belum setimpal tapi sudah sangat membuatnya terluka..

Dan inilah aku, yang terdampar dalam dunia baru, yang berharap ada uluran kehangatan persaudaraan. Namun aku terhenyak dengan pikiranku yang digerogoti setan seperti itu. Aku tahu dengan kondisi melow seperti ini, betapa mudah setan menguasai pikiranku hingga akhirnya sebuah tausiyah yang dengan izin Allah melesat melewti ribuan gelombang elektromagnet di alam raya dan mampir dengan cantik di layar Hpku:

hidup akan terasa begitu indah jika segalanya dilakukan karena Allah. Dalam cinta teruji kesetiaan, dalam amal teruji keikhlasan, dalam sakit dan musibah teruji kesabaran, dan dalam ukhuwah teruji ketulusan, serta dalam taqwa teruji keyakinan. Ukhuwah bukan hanya terletak pada banyaknya pertemuan, lebih dari itu, ia sertakan saudaranya dalam bait do’a yang tiada terputus, meski ia jauh darinya. Semoga kita ada dalam lingkaran ukhuwah yang penuh keikhlasan untuk saling mendoakan dalam kebaikan…

bagaikan oase di padang pasir yang segera mengenyahkan serbuan setan di kepalaku yang menghasutku mempertanyakan keberadaan saudara-saudaraku, akhirnya aku pun tersadar, terkendali, dan bisa kembali berpikir jernih. Belum lagi ternyata Allah juga menjawab keresahanku dengan sms dari kedua orang adik yang cukup dekat denganku.. ah.. seketika buyar perasaan kawatirku, lagipula isi sms tausiyah itu benar, bahwa ketulusan dan keikhlasan-lah yang menjadi pilar utama dari persaudaraan itu, selain keimanan-lah yang menjadi dasar atas segalanya..hingga mala rindu ini menggerogoti hatiku, aku tahu bahwa biarlah keimanan yang menjadi obatnya dan biarlah rindu ini sampai dengan perantara Allah Dzat yang Maha Penuh Welas Asih.. jika memang persaudaraan ini timbul di atas kecintaan terhadap Allah, maka dia akan bermuara dan bertepi dengan landasan kecintaan terhadap Allah Swt..tiada satu pun hal yang patut kuragukan..

Lagipula setelah diperhatikan di sini cukup menyenangkan, suasana pedesaan yang sangat asri disertai dengan pembelajaran setiap hari dari tingkah Paman dan Bibiku.. pembelajaran tentang bagaimana mengarungi biduk rumah tangga.. ah aku jadi tersenyum sendiri memikirkannya..^_^

 

Advertisements

Bapak tua….

Ternganga wajah itu. Menengadah ke langit biru seolah meminta kebesaran Sang Pencipta untuk membuatnya bisa memenuhi apa yang tersembul di asanya. Kerut wajahnya nampak sangat jelas, seolah menjadi ketegaran yang menjadi saksi atas bertahun-tahun perjuangan yang dilakukannya. Matanya menatap kosong, pilu karena merasa tak mampu, tak mampu menanggung beban lebih dari ini, dan ingin rasanya dia pergi dari sejuta masalah yang menimpa dia dan keluarganya… argh..lelah, sejuta lelah dia rasa..lelah yang terasa sedemikian menghimpit nalurinya yang ingin merasakan bahagia. Ingin merasakan kegembiraan yang biasa menghampiri manusia, kebahagiaan yang terasa direnggut sejumput kesombongan penguasa, kebahagiaan yang dirasakannya tak pernah menjadi bagian dari hidupnya.. iri dia, letih dia dalam menanggung beban hidupnya..

dengan wajah kuyu dan energi yang terasa terserap kekawatiran-kekawatiran yang muncul dan tak bisa dikendalikannya, dia mengayuh, memutar roda kehidupan yang dijalaninya. Bukan satu atau dua tahun melainkan berpuluh-puluh tahun dijalaninya kehidupan yang rasanya sulit ini. Tiada daya, tiada upaya.. hanya mengandalkan hasrat yang ada dalam jiwa untuk menjemput secercah kehidupan yang bisa dia berikan untuk anak dan istrinya. Meski peluh basah membuat kulitnya berkilat, meskipun dahaga menyerang jiwa dan raganya, dan meskipun getir perjuangan yang dilakukannya, namun dengan sangat sadar dia harus melakukannya, harus menjalaninya.. tapi,, apakah tiada kebaikan Tuhan menyapa dirinya,, begitu pikirnya. Betapa dia harus menjalani peran ini sementara orang lain menjalani peran yang lebih baik dari dirinya. Kepalanya dipenuhi tanda tanya kenapa dan ohh mengapa kemiskinan yang harus memilihnya menjadi bagian hidupnya? Kenapa bukan orang lain saja..

kehidupan sedemikian kejamnya, ketika setiap orang mencari celah untuk bisa mendapatkan kesempatan berharta dengan jalan apa saja, sementara di sisi lain banyak orang seperti dirinya yang merasakan akibat roda kehidupan yang ntah baginya tak pernah berubah posisinya.. selalu di bawah dan selalu di bawah..

tapii,, jauh di lubuk hatinya, ia sadar, betapa peluh dan lelah ini akan menjadi nilai yang bahkan orang berdasi pun bisa jadi tidak akan memilikinya. Meskipun kadang rasa iri menyapa, rasa letih yang kadang mengusik keikhlasan yang dia miliki selama ini. Hanya kadang rasa sebal menggeluti benaknya ketika dilihatnya para pemimpin bangsa yang kaya ini bersenang-senang dengan gelimang harta yang menjadi hak rakyatnya…

argh,, bangsa ini kapankah bisa gemilang seperti yang seharusnya?? batin si Bapak tukang becak itu..

wahai Bapak, sungguh ada dalam benak kami,, untuk menjadi bagian dari solusi permaslahan bangsa ini.. sehingga tiada rasa sakit menghimpit batin kalian lagi. Maka doakanlah kami agar istiqamah dengan prinsip kebenaran sejati dan benar2 membuat Indonessia gemilang seperti yang seharusnya.

sejenak meresapi kepingan episode yg telah dilewati

Menghitung hari…detik demi detik..(haha ga sedang menyanyikan lagu krisdayanti kok, hehe)

Ada banyak hal di kepala tapi akhir2 ini nampak sangat sibuk ga jelas, menikmati masa-masa terakhir keindahan anugerah yang Allah berikan di sini..ahh.. jadinya ga sempet nulis mulu.. padahal pengen banget.. ya udah mulai lagi,, heuheu,, bisa nulis, tapi pekerjaan lain terkorbankan..

 

Dalam keremangan malam yang menghanyutkan manusia di peraduan alam mimpi, aku terhenyak, termenung, dan tersadarkan akan banyak hal.. hal-hal yang telah kulewati, sedang kualami, dan yang akan terjadi. Di antara semua fragmen kehidupan yang kujalani, ada suka, ada duka, ada tangis, ada tawa, ada cinta, ada benci, ada keteguhan, ada kelalaian.. ada banyak hal yang seharusnya membuatku semakin dewasa. Semakin bertakwa, karena pada dasarnya waktu kehidupan Allah titipkan kepada manusia adalah untuk membuatnya semakin bertakwa, semakin meninggikan Allah di atas segalanya..

Kusadari bahwa kepingan-kepingan episode yang kujalani adalah babak-babak yang penuh hikmah terutama bagi diriku sendiri, dan mungkin juga ada yang bermanfaat bagi yang lain..

Hari ini, beberapa episode yang terjadi padaku memberikan hikmah yang luar biasa.. mulai dari kebimbangan pagi ketika aku ragu harus berangkat aksi atau tidak.. dan akhirnya aku memutuskan untuk berangkat. Di perjalanan, aku dipertemukan seorang adik kecil yang lucu-heuheu mirip adik kecilku yang di sipil 2008,,sepanjang perjalanan dia tidak lepas dari Al Quran yang dipegangnya,, adik kecil itu bertanya tentang alamat di bandung, dan aku jawab. Dalam kesempatan berikutnya aku bertanya “adek halaqah tahfidz dimana??” dia jawab “dari jakarta, mulai usia 3 tahun”, aku bertanya lagi “sudah berapa juz??” dijawab “28 kak”.. huhu betapa malunya aku ketika itu, adik kecil ini baru kelas 6 SD sudah menghafal 28 juz alQuran, semntara aku dengan usia mepet-mepet 2 puluh tiiiit, belum mampu mencapai bahkan angka 5 sekalipun. Jadi tersemangati, aku menyungging senyum menyadari betapa indah Allah mentarbiyah aku mengingatkanku pada salah satu impianku sebelum mencapai usia 25 aku harus bisa menghafal tiiit juz Al Quran.semoga aku benar2 bisa mewujudkannya..amiin

berikutnya aku dipertemukan dengan seorang Ibu yang wow bicaranya kenceng abis. Kayanya satu bis kota bisa tahu kalo beliau adalah dosen UPI, keluarga polisi, dan punya penokohan yang luar biasa. Di sini aku pun menyungging senyum, merangkai hikmah yang Allah ajarkan ketika nasib mempertemukan aku dengan Ibu tersebut.

Selanjutnya, kepingan-kepingan kebersamaan yang terjalin dengan adek2 kecilku di asrama..wara-wiri dan putar puter mencari komputer untuk bisa mereka gunakan untuk mempermudah kegiatan2 mereka ketika aku tinggalkan (heuheu mulai deh melownya keluar). Tutur kata tutur cerita mengalir mengisi kegiatan tersebut..sempet nyinggung nyinggung tentang kepergianku, gayaku mendampingi mereka..dan cerita2 lainnya yang kadang membuatku menyungging senyum lagi.. hmm lucu.

Kegiatan mengajar hari ini juga sangat menyenangkan, namun di ujung ketika aku menyampaikan niat kepindahanku, ntah kenapa suasana sempat haru, segala memori yang ada di kepalaku keluar lagi.. ahh..rasanya berat untuk pergi..belum lagi tiba-tiba mendapat sms dari adik asrama yang paling kecil.

Allah-lah pengatur skenario terbaik dalam kehidupan setiap manusia, Allah-lah Yang Maha Berkehndak mengatur jutaan skenario terbaik yang diberikannya kepada semua makhlukNya. Tiada satu pun luput dari pengamatan dan penglihatanNya, maka sudah seharusnya kita pun juga senantiasa bermuraqabah,, menjalankan sikap ihsan seperti seharusnya, serta memberikan prasangka Terbaik kita kepada Allah, Dzat yang telah sedemikian baiknya memberikan banyak anugerah pada kita sementara hanya keluhan atau bahkan maksiat yang kita lakukan.. ah..sungguh kami benar2 makhluk yang mendzalimi diri kami sendiri..

jadilah kita benar-benar menjadi manusia yang mampu memetik cinta di langit dan menebarkannya di muka bumi, menebarkan cinta kasih yang Allah titipkan atas apa yang sudah diberikanNya dengan baik kepada kita..untuk kita sempaikan kepada hamba Allah yang lainnya, saling berkasih sayang di atas persaudaraan dalam Islam, dipersatukan dalam niat perjuangan yang tinggi untuk menegakkan Islam. dan untuk menjadi manusia seperti itu jawaban pasti sudah ada di hadapan kita, taatilah perintahNya dan jauhilah laranganNya..tidak menjadi manusia yang sekedar manusia tapi menjadi lebih dari sekedar ada..

ketika hari demi hari kuhitung..kuresapi, kadang ada setetes rasa yang menjelma menjadi butiran air mata..menyadari bahwa apa yang kulakukan sama sekali tidak sebanding dengan yang aku terima. Menyadari bahwa apa yang kuberikan sama sekali tidak setimpal dengan apa yang seharusnya.. sesak yang ada namun kusadari, yang bisa kulakukan kini adalah mengoptimalkan sisa waktu yang ada.

Ah jiwa aku kini sedang tidak berbicara hijrahku, melainkan kondisi umum yang seharusnya kusadari sedari awal, bahwa waktuku di muka bumi ini tidak kuketahui dengan pasti.. yang ada adalah optimalisasi diri..(relevan juga sebenarnya dengan topik minggu ini heuheu)

kutahu bahwa skenario indah Allah ada seiring dengan prasangka baik yang aku pikirkan. Ketika perasaan berat merajai hati ketika ku meninggalkan wahana yang membinaku selama 4 tahun, beringsut ke wahana di mana aku bisa meng-aktualisasikan diriku dengan tantangan yang lebih nyata. Dan kini ketika perasaan berat merajai hati, aku yakin di tempat itu, ada keindahan yang ingin Allah tampakkan untukku, seperti halnya keindahan2 tarbiyah Allah yang kurasakan selama ini..dan meski terpisah, ketika kita berjalan menuju arah yang sama, maka suatu ketika dengan keindahan yang Allah janjikan kita akan bersua, bersua dengan kondisi yang melebihi perkiraan kita.. hanya satu yang perlu dilakukan adalah istiqamah.. doakan aku supaya tetap istiqamah di jalan ini saudaraku, dan aku doakan hal yang sama untuk kalian.. mskipun kehidupan kita msing2 akan diisi oleh orang lain, orang baru.. maka sungguh hal itu pun adalah bagian dari skenario Allah yang sudah pasti tidak akan bisa diragukan kebaikannya..dan janji Allah itu pasti, tak ada keraguan di dalamnya.

Selamat merangkai hidup ini..detik baru, hidup baru…

 

 

 

the most inspiring status today!!!!!

Abdullah bin Abbas r.a. beliau berkata, “Ssungguhnya (amal) kebaikan (ibadah) itu mmiliki (pengaruh baik berupa) cahaya di hati, kecerahan pada wajah, kkuatan pd tubuh, tambahan pd rezki dan kecintaan di hati manusia, dan (sebaliknya) sungguh (perbuatan) buruk (maksiat) itu memiliki (pengaruh buruk berupa) kegelapan di hati, kesuraman pd wajah, kelemahan pd tubuh, kekurangan pd rezki dan kebencian di hati manusia”

gagal jadi saudara

Lemas, itulah yang kurasakan
ketika sejumput kenyataan Allah tampilkan di hadapan
sebuah bukti dari kegagalan yang kurasakan
yang terasa begitu mengimpit.. sakit
tak ada yang kusalahkan selain diriku sendiri
akulah yang telah gagal menjadi bagian itu
bagian yang kukira aku bisa memberikan kebermanfaatan terhadap mereka
di mana teori-teori ukhuwah yang aku miliki
saksi hidup telah menjadi sebuah prasasti yang tiada bisa diingkari
kau gagal iin parlina
kau gagal
di mana ukhuwah itu??
kau tulis berbagai kisah tentang bagaimana kau merasa menjadi seorang saudara
tapi….
hari ini kutahu..
apa yang kuikhtiarkan
belum apa2 dibandingkan keagungan dari definisi persaudaraan itu sendiri
ahh..
kau belum bisa menjadi yang seharusnya
dan kini kesempatan itu telah tiada
dan ujung ikhtiarmu ini berakhir dengan sangat menyakitkan
astagfirullah
astagfirullah

ampuni aku ya Allah…
ampuni aku

chatingan anak tekim sama IF,,(promosi ubuntu mode on)

(03:07:43 PM) iin_par: ngutek2 ubuntu asyik ya??
(03:08:11 PM) sidiksoleman_IF08: ya gituh
(03:08:16 PM) sidiksoleman_IF08: lebih kalau yang dibuka cuma terminal
(03:08:19 PM) sidiksoleman_IF08: itu keren parah
(03:08:31 PM) iin_par: yang satu itu belum bisa
(03:08:43 PM) iin_par: tau tau
(03:08:46 PM) iin_par: tapi
(03:08:59 PM) iin_par: itu kaya compromt di windows kan??
(03:09:08 PM) sidiksoleman_IF08: iya
(03:09:15 PM) iin_par: hahahah anak tekim ngobrol beginian ma anak if
(03:09:24 PM) sidiksoleman_IF08: tapi kan kalau ubuntu emang paling powerfull lewat terminal
(03:09:36 PM) sidiksoleman_IF08: kalau lewat klik2an ubuntu emang terbatas
(03:09:42 PM) sidiksoleman_IF08: biasanya terbatas dengan privilage
(03:09:52 PM) sidiksoleman_IF08: kalau lewat terminal kita bisa jadi super user
(03:09:58 PM) sidiksoleman_IF08: kalau di windows kan terbatasi
(03:10:54 PM) iin_par: :-/
(03:11:03 PM) sidiksoleman_IF08: hehe..
(03:11:11 PM) sidiksoleman_IF08: oiya
(03:11:12 PM) sidiksoleman_IF08: teh
(03:11:15 PM) sidiksoleman_IF08: boleh tanya?
(03:11:15 PM) iin_par: opo??
(03:11:22 PM) sidiksoleman_IF08: kenapa pake ubuntu?
(03:11:31 PM) sidiksoleman_IF08: saya kira kan jarang selain anak if yang pake
(03:12:06 PM) iin_par: pertama karena saya ogah virus2 gajelas itu
(03:12:22 PM) iin_par: yang paling utama sih karena itu gratisan
(03:12:25 PM) iin_par: bukan bajakan
(03:12:34 PM) iin_par: takut ga berkah ah kalo bajakan mulu
(03:12:42 PM) iin_par: meskipun beda
(03:12:56 PM) iin_par: dari windows justru ini yang bikin asyik
(03:13:06 PM) iin_par: ngotak-ngatik yang baru
(03:13:11 PM) iin_par: yang beda dari biasanya
(03:13:16 PM) iin_par: bikin jadi kreatif
(03:13:23 PM) iin_par: selain itu juga jadi sering gugling
(03:13:28 PM) iin_par: ngeliat gmana pakenya
(03:13:39 PM) iin_par: software apa aja yang bisa disetarain
(03:13:44 PM) iin_par: dan yang ajaib adalah
(03:14:10 PM) iin_par: kesimpulan kalo anak2 yang bikin software2 tandingan yang di windows keren abis
(03:14:28 PM) sidiksoleman_IF08: wah setuju tuh…
(03:14:30 PM) sidiksoleman_IF08: heheh
(03:14:38 PM) iin_par: saya kan gabisa bikin,
(03:14:42 PM) iin_par: cuma bisa pake
(03:15:02 PM) iin_par: tapi kebanggaan pake ubuntu lebih berlipat sekian kali daripada pake windows
(03:15:11 PM) iin_par: selain utamanya karena sekali lagi
(03:15:14 PM) iin_par: bukan bajakan
(03:15:34 PM) iin_par: software2nya juga bukan bajakan yang perlu cracks kalo mau nginstal kan??
(03:15:37 PM) iin_par: iya kan??
(03:15:39 PM) iin_par: terus
(03:15:42 PM) iin_par: yang seru
(03:15:59 PM) iin_par: cara nginstal dan remove program-nya asyik pisan
(03:16:36 PM) iin_par: ga ribeeet!!! dan denger2 space nginstal program ini dbandingkan d windows jauh lebih kecil
(03:16:47 PM) sidiksoleman_IF08: wah.. luar biasa sampai tertarik seperti itu
(03:16:55 PM) sidiksoleman_IF08: ya itulah yang disebut dengan open source
(03:17:08 PM) sidiksoleman_IF08: *windows saya asli teh..
(03:17:15 PM) sidiksoleman_IF08: *ubuntu saya asli..
(03:17:25 PM) sidiksoleman_IF08: satu yang saya nggak bisa lepas dari bajakan…
(03:17:32 PM) sidiksoleman_IF08: film dan lagu
(03:17:36 PM) sidiksoleman_IF08: software
(03:17:37 PM) iin_par: emang ada ubuntu yang palsu
(03:17:45 PM) sidiksoleman_IF08: enggak ada
(03:18:10 PM) iin_par: film sama lagu mah hmmm
(03:18:16 PM) sidiksoleman_IF08: hayoo..
(03:18:28 PM) sidiksoleman_IF08: pasti teteh juga masih bajakan ya?
(03:18:33 PM) iin_par: hmmm
(03:18:46 PM) iin_par: film-nya biasanya transferan dari yang punya akses
(03:18:47 PM) iin_par: hehe
(03:18:55 PM) iin_par: tapi jarang nonton
(03:19:07 PM) iin_par: dan ga terlalu suka nonton
(03:19:15 PM) iin_par: kecuali yang bgus banget
(03:19:35 PM) iin_par: itu teh bajakan ya??? (retoris mode on)
(03:19:44 PM) iin_par: ya minimal ga smua ngebajak lah yaa
(03:19:54 PM) sidiksoleman_IF08: bajakan atuh teh..
(03:20:04 PM) sidiksoleman_IF08: kalau asli kan beli DVD-nya
(03:20:06 PM) iin_par: 🙂
(03:20:09 PM) sidiksoleman_IF08: setuju paling tidak jangan semua
(03:20:15 PM) sidiksoleman_IF08: dan jangan bajak software..
(03:20:18 PM) iin_par: iya
(03:20:23 PM) sidiksoleman_IF08: *udah merasakan capeknya membuatnya
(03:20:27 PM) iin_par: software
(03:20:34 PM) iin_par: ma jangan

(04:07:59 PM) sidiksoleman_IF08: teh tahu kalau bisa minta cd gratis ubuntu nggak?
(04:08:11 PM) iin_par: ngga
(04:08:19 PM) sidiksoleman_IF08: saya kasih tahu deh
(04:08:28 PM) sidiksoleman_IF08: sebenarnya kita bisa minta cd gratis ke ubuntu langsung
(04:08:34 PM) sidiksoleman_IF08: pokoknya yang distro linux
(04:08:37 PM) iin_par: oiya??
(04:08:46 PM) sidiksoleman_IF08: langsung dikirim dari belanda
(04:08:52 PM) sidiksoleman_IF08: ini saya udah dua kali minta
(04:08:56 PM) sidiksoleman_IF08: langsung dikirim dari belanda
(04:08:56 PM) sidiksoleman_IF08: hehheh
(04:08:58 PM) sidiksoleman_IF08: ini saya udah dua kali minta
(04:08:59 PM) iin_par: wow
(04:09:00 PM) sidiksoleman_IF08: hehheh
(04:09:01 PM) sidiksoleman_IF08: dan terakhir saya minta yang 10.10
(04:09:45 PM) sidiksoleman_IF08: nih kalau mau minta ada disini
(04:09:47 PM) sidiksoleman_IF08: https://shipit.ubuntu.com/
(04:10:07 PM) sidiksoleman_IF08: registerasi dulu dan nanti kalau alasan minta cd-nya relevan bakalan di kasih lho…
(04:10:20 PM) sidiksoleman_IF08: jadi lebih keren dari windows
(04:10:25 PM) sidiksoleman_IF08: kalau windows kan harus bayar
(04:10:31 PM) sidiksoleman_IF08: nah ini udah dikirim dari belanda
(04:10:32 PM) iin_par: hooo
(04:10:34 PM) sidiksoleman_IF08: gratis pula
(04:10:38 PM) iin_par: asyik banget
(04:10:45 PM) sidiksoleman_IF08: tentu…
(04:11:00 PM) sidiksoleman_IF08: oya
(04:11:07 PM) sidiksoleman_IF08: kalau di indonesia ada ubuntu
(04:11:18 PM) sidiksoleman_IF08: yang udah di customisasi jadi tampilanya islami lho
(04:11:59 PM) sidiksoleman_IF08: namanya sabily
(04:12:16 PM) sidiksoleman_IF08: bisa di cek disini
(04:12:17 PM) sidiksoleman_IF08: www.sabily.org/
(04:12:32 PM) iin_par: eh yang ini boleh dshare juga??
(04:12:39 PM) sidiksoleman_IF08: boleh
(04:12:41 PM) iin_par: asyik ih
(04:12:51 PM) iin_par: oiya ada satu lagi
(04:12:57 PM) iin_par: kalo buka youtube
(04:13:12 PM) iin_par: otomatis filenya ter-save di tmp ya??
(04:13:27 PM) iin_par: jadi ga repot kalo donlot vidio dari ubuntu
(04:13:39 PM) sidiksoleman_IF08: oh.. iya
(04:13:47 PM) iin_par: ga usah pake keepvid atau savevid
(04:14:08 PM) iin_par: penting nih,, bisa donlot vidio2 pendidikan
(04:14:35 PM) sidiksoleman_IF08: bisa, tapi tetep saja
(04:14:40 PM) iin_par: penting buat anak2
(04:14:46 PM) iin_par: tetep apa??
(04:14:47 PM) sidiksoleman_IF08: karena di temp harus segera di amanin
(04:14:52 PM) sidiksoleman_IF08: kalau nggak bakalan ke hapus
(04:14:58 PM) sidiksoleman_IF08: sama file temp yang lain
(04:15:01 PM) sidiksoleman_IF08: begitu
(04:15:03 PM) iin_par: oiya harus segera dcopas ke folder yang lain
(04:15:08 PM) sidiksoleman_IF08: hoooh
(04:15:36 PM) sidiksoleman_IF08: enak lagi di ubuntu itu
(04:15:45 PM) sidiksoleman_IF08: ada yang namanya synaptic package
(04:15:55 PM) sidiksoleman_IF08: butuh apa langsung dari situ aja terpenuhi
(04:16:51 PM) iin_par: he??
(04:17:07 PM) sidiksoleman_IF08: jangan 2 nggak tahu?
(04:17:08 PM) sidiksoleman_IF08: -___-

(04:19:44 PM) sidiksoleman_IF08: teh..
(04:19:48 PM) sidiksoleman_IF08: info lagi nieh
(04:19:57 PM) sidiksoleman_IF08: kalau mau dapat video menarik dan tentang inovasi
(04:20:02 PM) sidiksoleman_IF08: bisa dilihat di
(04:20:03 PM) sidiksoleman_IF08: www.ted.com
(04:20:07 PM) sidiksoleman_IF08: nah itu gundangnya
(04:20:13 PM) iin_par: gundang??
(04:20:14 PM) sidiksoleman_IF08: boleh dikatakan begitu

dalam dekapan ukhuwah (part-1)

Dalam dekapan ukhuwah part1

ketika beranjak dari buku isyhadu bi ana muslimun-Salim A Fillah (heu sampai kebawa mimpi laah), maka berikutnya adalah menjelajah dunia yang dibuat Salim A fillah dalam bukunya Dalam Dekapan Ukhuwah.. kata orang2 buku ini bagus, bahkan salah seorang ikhwah menulis cuplikannya di note facebook yang langsung aku klik like disana..

ukhuwah… kata ajaib yang membuatku selalu merasa tentram mendengarnya.. ukhuwah, kata ajaib yang selalu aku rasakan terutama dari saudara se-lingkaran (lingkaranku sndiri dan lingkaran adik2ku), saudara2 di asrama baik itu asrama Etos maupun asrama Salman..ukhuwah adalah kata yang bisa dengan sangat bisa aku definisikan bahwa kata inilah yang membuatku masih di sini,, masih di jalan ini, masih bertahan dengan apa yang kupercayai. Ukhuwah, inilah yang Allah turunkan bersama hidayah dari Nya untuk menjagaku, membuatku istiqamah..

ukhuwah kalo kata Cici, ketika daurah pembinaan kader dasar majelis ta’lim salman 4 tahun yang lalu.. selalu Allah berikan sepaket dengan keimanan. Ketika keimanan turun maka paket ukhuwah adalah satu kepastian yang hadir mengiringinya..

ukhuwah, adalah rangkaian perasaan, perlakuan, keimanan yang berkait satu sama lain yang menyusun kekuatan tersendiri bagi seorang sepertiku. Kekuatan untuk memberi, kekuatan untuk menyayangi, mengayomi, memberikan perhatian, memikirkan, menyelipkan nama mereka di do’a, serta kekuatan untuk berkorban. Aku sadari aku pun bisa jadi belum bisa ber-ukhuwah dengan sempurna, namun yang kusadari adalah ketika berada dala dekapan ukhuwah, maka semua kan terasa indah.. ahh..Allah.

Ketika aku datang pertama kali ke bumi Parahyangan ini, pertama kali itu pula aku disambut dengan ukhuwah yang luar biasa dari salah seorang teteh (untuk akhawat yang lebih tua aku panggil teteh semua, kecuali satu orang yang paling spesial, dan untuk ikhwan yang lebih tua aku panggil kakak). Penyambutan itu membuatku berpikir betapa si teteh ini sedemikian baik mau membantu urusan-urusanku. Sang teteh memberikan banyak informasi yang kubutuhkan untuk kugunakan di sini,, termasuk informasi untuk beraktifitas di Salman, dan masuk asrama Salman. Si teteh sebenarnya juga mengajak aku masuk bioter, tapi aku ternyata malah nyangkut di mata’. Dan di mata’ inilah juga aku merasakan besar gelombang ukhuwah yang mampu menarik aku sepenuhnya ke dalam dunia itu. Dunia yang mengantarkan aku ke dalam sebuah jama’ah yang sangat besar, yang ukhuwahnya pun juga tak diragukan. Di mata’ inilah aku menjadi adek yang paling kecil (hehe bahkan di kalangan teman seangkatan, karena sifatku yang kadang-kadang childish). Dua orang teteh yang salah satunya aku panggil kakak dan kemudian menjadi murabbiku yang paling pertama, benar-benar memperlakukan aku sebagai adiknya..aku sangat senang, bagai badai kebahagiaan yang datang meloncat-loncat dalam hidupku. Aku yang dibesarkan tanpa kakak kandung, tapi Allah memberikanku kakak sepupu yang sudah kuanggap sendiri. Dan di sini, di Mata’ aku benar2 punya kakak, benar2 punya kakak. Kakakku yang cantik yang keshalihannya luar biasa sampai bisa membuatku begitu nyaman berada di dekatnya, nyaman bersamanya, selalu kurasakan pertambahan keimanan ketika hanya sekedar melihatnya.kakakku yang militan, yang memiliki ruhul istijabah yang sangat tinggi.. makanya dua kata itu yang selalu menjadi kata kesayanganku.. kakakku yang menggenggam tanganku ketika pertama kalinya aku satu-satunya anak TPB yang bahkan belum liqa ketika itu berdemonstrasi di depan Gedung Sate tahun 2005, untuk aksi persaudaraan Palestina. Kakakku yang menggenggamkan slayer-nya untuk kugunakan melindungi wajahku. Kakakku yang mengajakku berlari meneriakan takbir, menggemakan ayat2 Allah dan kutukan terhadap yahudi di sepanjang jalan bersama para pejuang yang lain.. aku yang anak kecil saat itu, meskipun belum kuketahui dengan sempurna pengetahuan2 itu, tapi aku senang. Ada gejolak keimanan yang sedemikian besar dalam dadaku.

Kak, kau tahu,, aku merindukan sosokmu (nangis mode on nih). Kak, aku menyayangimu, aku mencintaimu karena Allah, aku ingin kau tahu betapa kau memiliki posisi tertinggi dalam tingkatan persaudaraan yang kurasakan..

Teteh2 dan kakak2 (ikhwan) yang lain pun juga kurasakan pengaruhnya dalam hidupku. Semua murabbiku, teteh mentorku di prodi, teteh naqib-ku dari gamais, teteh tahsin aku, teteh 2 asrama Salman yang begitu kusayang..ahh.. kalian pun membrikan corak yang luar biasa dalam hidupku. Top ten kakak ikhwan yang jadi panutan, termasuk salah seorang kakak yang punya kekuatan yang Allah titipkan untuk membuat bi’ah mata’ kenapa begitu sedemikian kuat-nya..

buat teman-teman seangkatanku, especially ukhti2 selingkaran yang tak kan pernah kulupakan, terutama lagi buat one person yang dari awal liqo pertama mpe sekarang ga pernah dipisah.. hehe.. all of you are excellent people, my sist and Bro. Keren2 laah. Meskipun di antara kita mungkin pernah ada masalah, banyak malah.. hehe, tapi beneran aku suka jadi angkatan 2005, sangat suka..dan salah satunya adalah karena aku diberikan teman2 seangkatan seperti kalian. Orang2 keren!!!! sungguh!! maap belum bisa terlalu berperan secara signifikan, yang ada malah sedikit dinamika dalam hubungan persaudaraan kita,, ntah itu masalah bersihin otak (hehe, buat yang merasa tersinggung, sungguh maaf!!), masalah ini masalah itu,, ahh banyak. Sampai juga ada crash yang bisa membyauat air mata juga harus tumpah. Tapi kenangan bersama kalian membuatku mearasa bersyukur memiliki saudara seangkatan seperti kalian. Ingat banget-laah, DPAA Mata, DPKD Mata, DPAL Mata, YISC-Gamais, LMD 159 sd LMD 161, NLYC, PMS II-12, daurah tiiti, daurah teeet, dauroh tuuut.. dan masih banyak lagi event yang kita lewati bersama ntah itu sebagai peserta maupun sebagai panitia. Special buat saudari lingkaranku,, uhibbukumfillah.. love you so much ukhty..

dalam dekapan ukhuwah, itulah yang kurasaan bersama mereka. Waktu berlalu, pelan-pelan aku punya satu kompi adik angkatan yaitu 2006, lalu nambah lagi 2008, 2009, dan akhirnya 2010 bahkan 2011. posisi-ku yang semula jadi adek kecil, perlahan menjadi kakak besar. Di asrama salman pun dulu, meskipun di awal2 masih belum dewasa tapi perlahan kedewasaan itu datang, terutama ketika adek2 2007 dan 2008 datang. Bener2 jadi kakak. Ketika merasa dibesarkan dengan perlakuan seorang kakak kepada adeknya, maka ntah mungkin otomatis, akhirnya perlakuanku kepada mereka pun seperti kakak kepada adeknya. Makanya sampai sekarang pun, label “kakak” yang pernah dideklarasikan secara langsung oleh adik2ku di asrama masih nempel hingga sekarang, baik ikhwan maupun akhawat. Meskipun sekarang aku tidak tinggal bersama mereka tapi komunikasi masih tetap berjalan dengan baik. Beberapa sms 3 minggu yang lalu, adikku yang 2007 bercerita kalau dia menang lomba blog kompasiana dan memenagkan hadian BB.. waah seneng, sekaligus juga termotivasi untuk terus menulis. Beberapa hari setelah itu, aku mengapresiasi seorang adek 2008 yang mengalami upgrading kapasitasnya sebagai imam. Kemudian dia membalas dengan doa yang sangat baik untuk tetehnya.. juga seorang adek 2008 yang lain yang sedang berikhtiar berwirausaha, namun agak tersendat di awal usahanya. Sms-nya lucu,, katanya pengen kurus, hehehe.. dan kemarin malam, adik ini sms minta petuah karena ada nilai-nya yang tidak memuaskan..

adik2 yang sekarang berada dekat denganku, adik2 etoser Bandung, yang juga terasa sedemikian dekatnya hubungan persaudaraan ini. Sulit diungkapkan karena saking banyaknya, mulai dari minta diantar kesana kemari, memasak tiap hari (kecuali beberapa hari terakhir karena gas abis), konsultasi keseriusan belajar, konsultasi keuangan, konsultasi dosen wali, konsultasi laporan Fascal, dan lain sbagainyah..

aku mungkin belum tunras membaca buku itu, tapi kurasakan aku hingga kini masih berada dalam dekapan ukhuwah dan akan selalu berada dalam dekapan ukhuwah.

Cara Baru pengumuman pembinaan Etos!!!!

cerita 1 Januari 2011

ini komik idup kedua yang kubuat.. iseng-iseng ga jelas sih, tapi lumayan lah menyalurkan hobi desain 🙂

kisah penutupan pembinaan Etos Bandung semester ganjil 2010

Penutupan Pembinaan Etos Bandung Semester Ganjil 2010

Pembinaan Etos Semester Ganjil direncanakan ketika dulu perancangan pembinaan semester ganjil akan diakhiri dan ditutup pada tanggal 25 Desember 2010. dan tak terasa waktu berlalu sedemikian cepatnya sehingga tanggal 25 Desember itu menjadi sesuatu yang di depan mata. Kami manajemen daerah segera merencanakan bentuk yang akan diselenggarakan pada acara penutupan ini. Terpikirlah beberapa bentuk acara misalnya direncanakan penutupan akan diadakan di Pangelengan dengan konsep acara yang fun, lalu muncul lagi ide akan menjalankan bentuk semacam acara amazing race di mana Etoser nantinya akan berputar berkeliling Bandung mengunjungi beberapa tempat di Bandung dan mengerjakan tugas yang diberikan. Namun karena beberapa kendala, akhirnya konsep yang ini pun tidak jadi dilakukan. Dan akhirnya rapat H-2 memutuskan bahwa konsep acara hanya akan bersifat fun. Lalu kami dibingungkan dengan pemilihan tempat,, ahh Maribaya kayanya udah pernah deh. Untungnya saat itu ingatanku berputar seketika mengingat satu tempat amazing yang pernah aku kunjungi awal Agustus lalu. Tempat yang memberikan kenangan yang cukup dalam tentang akhir amanahku sebagai pembina asrama Salman. Yang terpikir dalam benakku adalah keinginanku memberikan tempat terbaik yang kutahu untuk adik-adikku di Etos. Makanya dengan sekuat tenaga kuperjuangkan agar kami bisa menggunakan tempat tersebut untuk acara penutupan pembinaan semester ganjil tersebut. Akhirnya kuhubungi 2 orang yang dulu terlibat dalam peminjaman tempat Outbond Nurul Fikri Boarding School. Satu adalah patner kerjaku ketika di asrama Salman, dialah yang pertama kali memunculkan nama tempat ini, dan yang kedua adalah saudariku tersayang yang sekarang mengajar di sekolah tersebut. Keduanya memberikan informasi yang sangat berguna termasuk memberikan nomor kontak yang harus kuhubungi.

Akhirnya jadilah hari itu, dengan beberapa perencanaan acara yang kami buat, kami menginformasikan supaya semuanya bisa hadir sebelum pukul 7.00 di tempat janjian sebelum berangkat, namun musibah tak dapat diterka tak bisa dikira, asrama Ikhwan kemalingan tepat pada hari tersebut. Ketika mengetahui hal tersebut, kekawatiran muncul,, takut kalau-kalau ada yang terluka, kehilangan benda berharga atau hal2 buruk yang lainnya. Yang terpikir lagi saat itu adalah gmana acara bisa fun kalo sebagian dari kami dilanda kesedihan .. ahh.. smoga semuanya baik-baik saja.

Pukul 07.00 semua akhawat sudah siap di tempat, tapi cuma satu ikhwan saja yang muncul yang selidik punya selidik anak ini tidak menginap di asrama, so ga tahu menau tentang kejadian kemalingan yang terjadi di asramanya. Beberapa menit berlalu, satu per satu anak2 itu muncul, yang ada adalah interogasi tentang kejadian kemalingan. Dari informasi yang diperoleh, diketahui bahwa Etoser 2010, 2009, dan alumni Etoser yang jadi korban. Adapun barang yang jadi korban adalah hardisk, beberapa pasang sepatu bserta kaos kakinya, dan dompet beserta isinya.

Sekitar pukul 8 kami baru bisa berangkat. Target tempat kami adalah Nurul Fikri Boarding School, yang tidak ada satupun dari kami tahu letak persisnya kecuali aku. Perjalanan dengan angkot dihentikan di area wisata Maribaya, dilanjutkan dengan prosesi jalan kaki yang banyak menuai protes. Hehehe.. biar terjadi kebersamaan maksudnya mah, hehe, kan lumayan tuh perjalanan kaki selama satu jam bersama pasti ada hal-hal baru yang bisa diketahui dari saudara perjalanan kita. Aku sendiri, berhasil mendengarkan cerita 4 orang adek selama berjalan kaki tersebut. Dan yahh.. dasar bakat narsis semua memang,, perjalanan kami juga diwarnai acara foto-foto. Tapi emang view-nya memang bagus banget, jadi sayang buat dilewatkan.

Satu jam perjalanan dilalui dan sampailah kami di tempat yang kami tuju.. hehe benar saja mereka senang melihat kerennya tempat outbond tersebut. Dalam hati kuberkata, sayang ya.. kalo outbond ini tempat yang paling OK tapi di sini kami hanya numpang singgah sebenarnya ga pake fasilitas apa-apa..

Setelah sebelumnya berdiskusi dengan Pak Atep, yang menginformasikan bahwa sebenarnya tempat itu saat itu sedang digunakan rombongan dari Bekasi. Hmm,, hampir putus harapan-lah, karena beberapa tempat favorit yang view-nya benar-benar mantap juga sedang digunakan. Untunglah Sang Bapak berbaik hati, setelah mengontak Bapak yang lain akhirnya kami diperbolehkan menggunakan salah satu spot di belakang barak.. aku ingat betul, di sana adalah tempat pentas seni asrama salman dulu..kamilah yang dulu menjadi orang pertama yang menggunakan tempat itu. Dan kini, Etos menjadi orang kedua yang menggunakan tempat itu..sebuah panggung bambu yang dikelilingi dinding tebing yang kayanya biasa dipake panjat tebing.. sebenarnya agak kecewa sih, karena di balik tebing ini-lah tempat favoritku, cuman sayang ga punya kesempatan ke sana.. ahh,, mungkin di lain kesempatan..bagaimana pun Pak, terima kasih sudah mengizinkan kami di sini..

acara berikutnya adalah bercengkerama lalu bertukar kado. Ada yang menarik ketika acara tukar kado ini,, ada orang paling beruntung dan ada orang paling tidak beruntung.. haha siapakah mereka?? orang paling beruntung adalah Wawan, karena dengan modal paling kecil, Wawan mendapatkan hadiah paling bagus (versi anak2, karena bungkusnya yang sangat cantik dan niat yang bener2 sungguh2 dari orang yang mempunyai kado tersebut). Sementara orang yang paling tidak beruntung adalah sidik yang mendapat hadiah dari Wawan.. hihihi,,, kasihan kau dek,, (hehe tenang aja, beruntung ga beruntung kan di mata manusia, yang penting, di mata Allah-nya Ok!!!)

selanjutnya acara cerdas cermat,, buat tahu sejauh mana penguasaan materi halaqah, tahsin, dan tahfidz mereka. Lombanya aga sedikit kacau sebenarnya hehehe, tapi lumayan menghibur,,dan satu yang pasti tahsin, tahfidz, shirah, tafsir kami semua harus di-upgrade lagi…PR besar buat pembinaan semester besok..

hasilnya adalah juara satu timnya Mas Udhi.. hahahah wajar banget-laah kalo Mas Udhi yang menang,, hehe,, beliau kan paling senior, bahkan lebih senior dari aku,,

pukul 12.30 acara selesai, selanjutnya kami naik ke atas untuk menunaikan shalat Dhuhur dan menunaikan amanah dari cacing2 perut kami untuk segera diisi..setelah rehat sejenak karena kelelahan naik, dengan muka yang sedikit terbakar, kami menghadapkan jiwa raga kami mengharap ridha Sang Rabb..menjadikan shalat kami sebagai istirahat..tersungkur kami di peraduan akan kekerdilan jiwa kami yang penuh dengan dosa… ahh.. indaah..

dan tibalah saat yang dinanti-nanti,, haha apakah itu??? apalagi kalo bukan makan siang. Untungnya Sang Ibu pemilik warung baik banget menyediakan rumahnya sebagai tempat kami makan. Enak beut lah kayak makan ngeriung asyik. Suasana riuh ramai dengan bunyi adu sendok dengan piring plus candaan anak2 tentang apa aja yang bisa dijadikan sasaran bercanda..

setelah makan usai, kami belum beranjak, acara berikutnya adalah pengumuman Etoser Award 2010.. kategori2nya memang sengaja dibikin lucu, hadiahnya pigura plus piagam yang ada tanda tangan kami bertiga (aku, tgan, nur). Adapun para peraih penghargaan itu adalah:

Etoser terkocak: Kiki

Etoser terjail: Zaki

Etoser ter-online: Sidik

Etoser terdiam: Linda

Etoser ternarsis: Halim

Etoser tertidur: Ulfi

Etoser terakus: harusnya Ulfi, tapi karena Ulfi udah dapet di nominasi tertidur, jadinya yang ini diisi Wawan

Etoser tercerewet: Susi

Etoser ter-etos: Opik

Etoser terdandan: Njuz

nah, barulah setelah pengumuman Etoser Award, aku mengumumkan secara resmi rencana kepindahanku. Agak terisak sedikit di awal, namun kupaksakan untuk kulanjutkan. Beberapa sorot mata nampak terkejut. Agak banyak aku bicara menyampaikan bagaimana berkesannya kebersamaan mereka dalam hidupku. Dan juga permohonan maaf karena kekurangoptimalan aku sebagai supervisor mereka.. ahh.. sediih..(tapi dasar mereka emang wataknya suka bercanda, forumnya juga berubah ngakak ngakak lagi). Beberapa orang memberikan testi untukku, ada yang bilang aku di luar perkiraan, suka nyuruh-nyuruh, ga banyak pertimbangan kalo beli barang, dst.. ahaha lucu lah. Sempet terharu juga terhadap beberapa ungkapan yang membuatku terhenyak, termasuk juga ada sosok yang (katanya) jarang bicara justru saat itu ngasih testi untukku.. yang spechless adek yang aku dampingi ketika Tens dan selama ini yang paling suka berantem dan ngajak perang, he said that he won’t say anything. Its speechless… ahaha.. tenang Dek, masih bisa ikut d MSDA Toenas kok..

tausiyah dari Mas Udhi saat itu begitu menyejukan hati, di mana pun kita, apapun pilihan kita selama konteks dari apa yang kita pilih itu adalah Ibadah kepada Allah maka lakukanlah..yup benar, aku pindah pun, itu adalah rangkaian impian yang akan kulukis di kanvas kehidupanku, sebagai saranaku untuk menjadikan ilmu yang kumiliki menjadi ilmu yang bermanfaat..

acara penutupan pembinaan secara resmi ditutup Bu Korwil,, dan kami pun melaju menuju kehidupan kami yang berikutnya,, apapun itu, tapi selama itu konteks dan niatnya adalah Ibadah maka tak ayal lagi kita harus mengejar dan melaksanakannya secara sungguh-sungguh..

tangisan dari salah satu adik membuatku terisak lagi, adik kecilku yang namanya pun sama dengan adik kandungku. Kami pun berpelukan,,(kaya teletubbies), dalam hati aku berkata ini bukan akhir dari segalanya,, di depan aku pun membuat rencana untuk tetap dapat berinteraksi dengan mereka, menjadi bagian mereka meskipun gelar supervisor tak melekat lagi..


adek..uhibbukumfillah