yang kucari….


Apa yang kucari di sini??

Pertanyaan ini kerap kali ditanyakan kepadaku ketika awal kumenginjakan kaki dan mulai beradaptasi di tempatku menuai pahala kontribusi…orang-orang itu bilang “gaji pegawai negeri itu kecil, ga enak, mending anak Teknik Kimia ITB nyari-nya ke Chevron, Schlumberger, Pertamina,, ngapain jadi pegawai negeri??”

Karena aku sudah memiliki jawaban yang tertanam dengan sangat baik di kepalaku, aku tak ragu lagi menjawab pertanyaan itu. Terkadang dengan berani kulontarkan jawabanku ke hadapan orang-orang itu, namun terkadang pula aku cukup menyimpannya di dalam kepala karena merasa tidak ada gunanya mendebat orang yang lebih tua..

Impian besar-ku lah yang jadi jawaban atas pertanyaan pertanyaan itu, setumpuk idealisme yang masih terpaku di kepala, meskipun kadang hanya langkah kecil yang bisa kulakukan untuk mewujudkannya. Kadang larut juga aku dalam realisme, tapi impian besar yang mengakar itu sedemikian kuat bahkan hingga sekarang, hingga aku pun tak berani melupakannya..hanya saja aku pun lemah, kubutuhkan energi ekstra yang bisa kusuntikan ke dalam urat nadi kehidupanku agar aku tetap bisa konsisten menegakannya… sungguh,, aku tak tahu sampai kapan impian ini akan bersemayam dalam jiwaku, aku takut dia justru menguap dihempas teriknya nestapa kehidupan…

Argh,, perahuku masih bisa kukendalikan, tapi satu atau dua tahun lagi?? Aku tak tahu, aku masih akan terus mengharapkan kekuatan illahiyah, meskipun aku tahu bahwa aku tak sekuat waktu dulu. Dengan tertatih-tatih, dengan sisa idealisme yang masih mengakar, kucoba bertahan dari hempasan gelombang penyimpangan.. duhai Allah… jangan biarkan kulepaskan tali ikatanku terhadapMu… aku tahu jika tali itu lepas, maka bukan Kau yang melepaskanku, tapi akulah yang melepaskannya.. jangan sampai itu terjadi,, semoga aku istiqamah di jalanMu hingga akhir perjalanan hidupku.. dan.. izinkanlah kutemukan bahtera yang perkasa keimanannya, untuk kujadikan tempat berlabuh..

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on April 27, 2011, in riak-riak jiwa and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: