wahai ulat kecil


Wahai ulat kecil….
Ketika kau dititis dari sejumput kebahagiaan yang menyertai rasa kasih dari indukmu
Ketika itu sejumput harapan mewarnai perjalanan hidupmu
Sebuah tanggung jawab akan eksistensi peristiwa bernama penciptaan
Tada kata selain kata bernama perjuangan
Karena kau diciptakan bukan atas dasar sembarang alasan
Ada beban besar kau pikul yang harus kau tunaikan
 
Wahai ulat kecil..
Bertarunglah dengan segala dayamu
Berperanglah dengan nista hiruk pikuk kehidupan yang mengarah pada muramnya masa depan
Masa depan sejati, kehidupan setelah kematian
 
Wahai ulat kecil,
Berkembanglah dan bertumbuhlah
Jadilah bijak dalam menanggapi segala peristiwa
Janganlah terjebak dalam semu nafsu dunia
Yang bisa membutakanmu dari sejati kebenaran hakiki
Yang diketahui nuranimu dengan pasti
Tinggalkanlah semua rasa yang bisa dicemburui Sang Penciptamu
Sirnakanlah semua thagut yang bersemayam dalam otak dan jiwamu
 
Wahai ulat kecil,,
Berjalanlah dengan gagah d permukaan maya pada nusantara
Sebuah tanggungjawab telah dengan pertimbangan disimpan di bahumu
Tak ada waktu untuk mengurusi hal kecil
Karena pekerjaan pekerjaanmu adalah pekerjaan orang besar
Sementara waktu yang kau miliki terbatas sedemikian rupa
 
Wahai ulat kecil…
Janganlah terkukung dalam indahnya nyaman posisimu
Beranikanlah dirimu untuk berubah
Menjadi kepompong lalu kupu-kupu
Tugas besarmu adalah mewarnai dunia
Dengan keindahan sayap-sayap iman dan takwamu
Dengan keteguhan kepak-kepak akhlak dan jihadmu
Dengan keluasan berpikir dan imajinasimu
Yang suatu saat akan bisa membawamu menembus batas jagat raya
 
Wahai ulat kecil…
Serahkan dirimu sepenuhnya kepada yang berhak
Pasrahkan segala kehendak pada yang berkuasa
Biarkanlah Dia yang menntutmu dengan caranya
Cara yang biasa membuat kau takjub
Cara yang terbaik yang bisa membuatmu jauh lebih baik dari sebelumnya
 
Wahai ulat kecil,,,,,
Tarikanlah untukNya sebuah tarian yang indah
Tarian perjuangan yang tiada gentar akan kepalsuan nestapa alam raya
Tarian kesungguhan yang menggetarkan zamrud katulistiwa
Tarian yang hanya bisa kau persembahkan ketika kau bersedia menjalani perubahan
Perubahan menjadi seekor kupu kupu tangguh yang tiada rapuh
Bahkan oleh fitrah dirinya sebagai seekor kupu-kupu
 
Wahai ulat kecil…
Aku percaya padamu kau bisa meakukannya.
Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on May 1, 2011, in riak-riak jiwa. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. wahai ulat..semoga saya serangan kawan-kawanmu cepat berakhir…amiinn..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: