Monthly Archives: June 2011

Buku Biru Muda berjudul My Agenda

Buku biru muda itu tergeletak begitu saja. Berbagai peristiwa masa lalu terekam di sana dengan sangat baik, terlalu baik bahkan, sampai-sampai setiap perasaan yang terlibat yang terungkap dengan untaian puisi dan kata-singkat berisi ungkapan hati begitu baik terekam di sana.

Buku biru muda berjudul my agenda itu dibuat dengan bantuan murabbi pertamaku, mulai dari layout cover sampai ke penyusunan konten yang terkandung di dalamnya. Berbagai ilmu tercatat dengan cukup baik di sana. Satu hal yang kusadari adalah kekuranganku untuk membuka ulang materi yang pernah kudapatkan.. padahal,, melihat isi materinya yang luar biasa, kusadari betapa luar biasanya aku saat itu.

Buku biru muda itu mengenangkanku pada kisahku masa lalu, kegigihan dan besarnya semangat yang demikian terpancar dari setiap goresan pena di dalamnya, kesungguhan dan tekad membaja yang terekam dalam setiap rekam jejak yang sangat tersirat jelas di dalamnya. Bahkan amalan yaumian, agenda akademik, dan rincian pengeluaran yang kutulis di sana, bisa kulihat kembali, dengan sangat jelas, dan bisa menjadi pembanding diriku dengan masa kini….

Buku biru muda itu telah menjadi saksi atas semangat seorang insan yang sedang belajar menempuh kehidupan. Yang sedang belajar mengenal Islam dan Rabbnya, yang sedang berusaha menjadikan apa2 yang diberikan Rabbnya menjadi hal-hal yang bisa memperdalam ketakwaannya..yang sedang mencoba meniti sebuah jalan panjang yang sama yang dititi oleh Rasulullah, teladannya, beserta para sahabat Rasulullah….

Buku biru muda itu, menjadi sebuah refleksi keimanan yang terpancar dari semangat belajar yang tiada pernah henti, meski lelah, malas, dan kesulitan menghadang,,

Buku biru muda itu,, adalah satu dari sekian banyak buku yang menjadi saksi atas kehidupanku. Tersenyum ku dibuatnya, terenyuh hatiku membacanya, tersengat semangat ketika kusadari aku masa kini tidak sebaik aku masa lalu.. argh, telah menjadi orang celaka jika hari ini keimananku tidak sebaik keimananku masa lalu, meski kusadari fitrah keimanan seorang manusia adalah bertambah dan berkurang,, namun aku adalah salah satu personil yang belum bisa mengatur gradien total pertambahan keimananku menjadi seperti yang kuharapkan…

Buku biru muda itu, yang dengan izin Allah kembali memperlihatkan dirinya dan membangkitkan semangatku masa kini untuk terus meningkatkan semangat belajarku, semangat berimanku, semangat meniti jalan itu dengan segala konsekuensinya.. Allah,, berikanlah keistiqamahan pada diriku…

aamiiin

Sesungguhnya setiap umat yang ingin membentuk dan membina dirinya, mewujudkan cita-cita dan membela prinsipnya sangat membutuhkan kekuatan jiwa yang terekspresikan dalam TEKAD membaja yang tidak pernah melemah, KESETIAAN TEGUH yang tidak pernah disusupi oleh kemunafikan dan pengkhianatan, PENGORBANAN besar yang tidak terhaangi oleh ketamakan dan kebakhilan, serta PENGENALAN, KEIMANAN dan PENGHARGAAN kepada prinsip yang dapat menghindarkan diri dari kesalahan, penyimpangan, sikap tawar menawar dalam masalah prinsip, serta tidak tertipu dengan prinsip lainnya #HasanAlBana (Cover Buku Biru Muda berjudul My Agenda)

Alumni Asrama Salman ITB (versi 1)

Pagi yang syahdu di Asrama tercintaku, asrama Putri Salman ITB, 19 Juni 2011

 

Pagi kemarin dan pagi ini,, adalah pagi yang biasa kurasakan selama 4 tahun di kampus gajah duduk tercinta.. pagi-pagi yang tidak biasa, dan pagi yang selalu memberikan semangat membara untuk menjalani perjuanganku sebagai mahasiswa Teknik Kimia ITB… pagi yang teramat sangat kurindukan dan sampai sekarang belum tergantikan posisinya oleh pagi apapun.. hmm paling yang cukup menyaingi adalah pagi ketika daurah Mata.. hehehe…

Tanggal 18 Juni 2011 adalah hari yang sudah kutunggu sekian lama.. hari yang sangat istimewa, yang kunantikan kedatangannya.. hari dimana 2 generasi asrama Salman akan bertemu muka, bersilaturahim, bernostalgila, bertemu merajut asa, harapan, dan mimpi yang ingin diwujudkan. Idealisme-idealisme yang lahir dari setiap peristiwa ntah ketika menjalani pembinaan, ntah ketika diskusi ringan tentang permasalahan bangsa, yang kadang diselingi permasalahan internal asrama.. ahh.. betapa kondisi seperti ini adalah kondisi yang tidak dialami setiap orang.

Mengingat perjalananku meniti karir keislaman, maka asrama salman itb adalah satu wahana yang Allah secara signifikan dipilihkan untuk menjadi lingkungan terbaik yang kumiliki. Jika membandingkan dengan Mata, heheh.. maka Mata adalah sarana terbaik yang Allah berikan untuk memperkenalkanku pada indahnya Islam. Perpaduan pembinaan antara lingkaran cahaya, Mata Salman, asrama Salman dan tadrib amal di Gamistek yang kupikir menjadi satu bentuk pembinaan terbaik yang dirancang Allah untukku..pembinaan terbaik yang mengantarkanku untuk mengenal dunia Islam secara lebih komperhensif serta mengenal orang-orang hebat yang berjuang untuk istiqamah di Jalan Allah, yang akhlak mereka selalu bisa menginspirasi dan membuatku iri…

dan kini, status kami sudah berubah menjadi alumni asrama salman, satu gelar yang teramat sangat berat karena gelar itu menunjukan seberapa kuat kami menghadapi kehidupan setelah lama dibina di asrama, gelar yang menjadi pengkondisian akan tuntutan kontribusi kami terhadap dunia luar maupun dunia Salman itu sendiri. Dan kini setelah acara reuni kemarin, aku merasa semakin serius menjalani gelarku sebagai alumni asrama salman, dan merangkai impian2 baru yang ingin kuwujudkan bersama alumni asrama salman yang lainnya…

semoga apa yang kuharapkan bisa kuwujudkan.. ^_^