Oleh-oleh “Breathe Easy, Jakarta!!” dari Balai kota Jakarta ^_^


Resume Materi Launching Pengembangan Stakeholder Group untuk program “Breathe Easy, Jakarta!!”

Balai kota Jakarta, 25 Juli 2011

Program “Breathe Easy, Jakarta!!” adalah program yang diluncurkan Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan United States-Environmental Protection Agency (US-EPA) untuk mewujudkan kualitas udara yang lebih baik di DKI-Jakarta. Program ini bertujuan untuk mengetahui masalah polusi udara di Jakarta dan mengembangkan startegi efektif untuk memperbaikinya. EPA dan Pemprov DKI akan menyediakan bantuan teknis dan pelatihan untuk mengembangkan pemantauan kualitas udara dan pendataan emisi.

Secara garis besar, program ini terdiri dari dua tahap besar yakni pemahaman dasar dan pengetahuan mengenai polusi udara dan penggunaan hasil pemahaman untuk aplikasi penanggulangan polusi udara Jakarta. masing-masing tahap dibagi lagi menjadi tahapan yang lebih kecil.

Salah satu langkah pertama dalam menjalankan program Breathe Easy Jakarta yaitu membentuk kelompok kerja dari pihak-pihak yang terkait untuk menentukan prioritas utama dan mengembangkan strategi. Pihak terkait yang akan dilibatkan yaitu para pejabat pemerintah, ahli teknis, lembaga swadaya masyarakat (LSM) lokal dan masyarakat. Sebenarnya program ini juga perlu melibatkan daerah terdekat Jakarta, misalnya Tanggerang dan Depok, berhubung polusi industri dari wilayah berdekatan juga turut mempengaruhi kualitas udara Jakarta.

Stakeholder group meeting merumuskan program dan langkah yang akan ditempuh guna menurunkan polusi udara di Indonesia dan menciptakan udara bersih di Jakarta. Terdapat lima agenda, yakni partisipasi dan komitmen stakeholder, pelatihan dan evaluasi persediaan emisi, pemantauan kualitas udara dan pengembangan quality modeling, serta pelatihan penilaian manfaat kesehatan. Semua agenda tersebut direncanakan akan dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun.

Pelibatan stakeholder sangat diperlukan berkaitan dengan kenyataan bahwa kegiatan pengendalian pencemaran udara sangat dipengaruhi oleh banyak sektor, misalnya transportasi terutama transportasi darat, kualitas bahan bakar minyak yang digunakan oleh kendaraan, sector industri yang menyumbang gas buang ke udara, sampah kota, dan masih banyak yang lainnya. Oleh karena itu metode pelibatan stakeholder ini akan berbentuk kelompok diskusi yang nantinya akan merusmuskan beberapa hal termasuk di antaranya analisis penyebab pencemaran udara, sampai solusi atau bahkan rekomendasi kebijakan yang semuanya dianalisis dari berbagai sudut pandang yang diwakili oleh masing-masing stakeholder. Namun sebelumnya perlu ditetapkan stakeholder mana saja yang akan dilibatkan secara penuh.

Adapun bentuk program “Breathe Easy, Jakarta!!” ini terdiri dari:

  1. Peningkatan partisipasi stakeholder dalam peningkatan kualitas udara. Aktifitas ini diharapkan akan menjadi counterpart bagi Pemprov DKI Jakarta dan nantinya diharapkan akan memicu dukungan masyarakat luas untuk menyukseskan program.
  2. Pemantauan kualitas udara dengan data processing dan analisis serta penyajian informasi untuk public merujuk pada system real time.
  3. Emission Inventory yang bertujuan untuk menginventarisir dan mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran udara sehingga bisa ditentukan langkah-langkah tepat untuk mengatasinya.
  4. Air Quality Modeling yang bertujuan untuk membuat model yang mampu menggambarkan keadaan sebelum dan setelah kebijakan pengelolaan kualitas udara di Jakarta ditetapkan.
  5. Health Benefits Assesment, dalam rangka menarik investor dan mempengaruhi komitmen politik untuk mengendalikan pencemaran udara sebuah kota.
  6. Pengembangan strategi Pengendalian Pencemaran Udara  yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengambil kebijakan dengan memanfaatkan langkah-langkah sebelumnya (Emission Inventory, Air Quality Modeling, Health Benefits Assesment) guna menetapkan penurunan emisi melaluia beberapa skenario pengendalian pencemaran udara.

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on July 26, 2011, in teknik kimia.... and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Okay.. lets move forward

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: