Allah Maha Pemberi Petunjuk


Ada satu mimpi yang menarik yang kualami hari ini. Mimpi yang menarikku pada kesimpulan bahwa adalah Allah Maha Pemberi Petunjuk dan Allah tidak ingin hambaNya tersesat ke dalam jalan yang salah. Dalam kesempatan seperti apapun, Allah selalu memberikan petunjukNya kepada manusia, hanya masalahnya ada pada sang manusia apakah mampu menyikapi petunjuk tersebut ataukah justru malah dibiarkannya, ataukah justru dosa dan maksiat yangdilakukan benar-benar menghalangi penglihatannya terhadap petunjuk tersebut. Maka dari itulah tulisan ini dibuat. Aku benar-benar merasa disayang Allah ketika kusadari Allah memberikan pengingatanNya melalui mimpiku, dan aku tak mau menjadi orang yang mengabaikan petunjuk Allah tersebut, aku ingin memperlihatkan pada diriku sendiri terutama betapa besar kasih sayang Allah atas petunjuk yang diberikanNya kepada HambaNya baik yang memohon maupun tidak……

secara garis besar aku sebenarnya tidak begitu ingat dengan persis alur cerita mimpiku itu, maklum namanya juga bunga tidur , cuma satu yang sangat kuingat adalah tausiyah yang diberikan di mimpi itu.

Bunyinya kurang lebih begini “janji Allah adalah sebuah kepastian. Tiada keraguan yang terdapat padanya. Jika setiap manusia menyadari hal ini maka sesungguhnya dunia akan kembali pada peruntukannya dan manusia akan kembali pada tujuan penciptannya. Karena janji Allah adalah pasti maka tiada satupun perdagangan dengan Allah yang berujung pada kerugian. Berniagalah dengan Allah dan kau akan tahu bahwa Allah Sebaik-baiknya Pemegang Janji, tidak hanya di akhirat, bahkan hasilnya di dunia pun bisa kau rasakan”.

Satu perasaan yang luar biasa yang mengalir dalam pembuluh arteri, vena, pembuluh lymf, dan pembuluh kapiler dalam tubuhku.. sungguh tiada ada keraguan atas sifat Allah yang Maha Pemberi Petunjuk… dan yang harus kulalukan adalah mengingat dengan baik tausiyah tersebut dan memfollow up-nya dengan ikhtiyar terbaik. Semoga Allah mensirnakan hijab hijab yang menghalangiku dari petunjukNya.

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on July 28, 2011, in riak-riak jiwa and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: