17 Agustus 2011


Hari ini tanggal 17 Agustus 2011, 66 tahun silam hari ini merupakan hari ketika perjuangan para pahlawan bangsa menuai titik cerah dari apa yang diharapkannya.. kemerdekaan yang merupakan pintu gerbang bagi pertumbuhan bangsa yang Allah berikan sejuta ahh lebih.. intinya mah anugerah yang luar biasa tiada tara bagi negeri yang diberi julukan Zamrud Katulistiwa ini. Kemerdekaan yang menjadi titik awal bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan kemerdekaan yang merupakan awal pembangunan di berbagai sektor,, kemerdekaan yang menjadi awal bagi bangsa ini untuk bisa secara penuh menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk kepentingan bangsa, tidak lagi hidup di bawah penderitaan akibat penjajahan yang dilakukan Negara mana pun lagi…

Hari ini, ketika tanggal 17 Agustus 2011 bertepatan dengan 17 Ramadhan 1432 H.. di mana katanya dulu proklamasi 17 Agustus 1945 pun berada dalam suasana Ramadhan.. tentu bukan suatu kebetulan semata, ada hikmah yang ingin diberikan Allah,, dan tugas kita adalah mencari hikmah tersebut. Apalagi fakta bahwa sebagian besar pahlawan bangsa Indonesia adalah para Muslim dan Muslimah yang taat kepada Allah Swt.. subhanallah..

Aku berharap dengan segenap asa yang kupunya bahwa, bangsa ini akan menemukan bentuk idealnya, yang jauh dari segala ketersimpangan yang menyebabkan banyaknya permasalahan yang ada kini. Aku berharap semoga semua orang bermimpi yang sama bisa melihat bangsa yang mayoritasnya adalah penganut agama Islam ini bisa merdeka dengan definisi sebenar-benarnya merdeka, merdeka dari penjajahan fisik, penjajahan moriil, segala macam thogut yang menyelinap ke dalam diri insan insan bangsa Indonesia.. dan aku berharap dengan segala yang Allah berikan kepadaku, aku bisa menjadi salah seorang yang bisa menyumbangkan kontribusi signifikan dalam mencapai hal tersebut.. bukan apa-apa,, hanya ingin membuka jalan kebaikan bagi diriku untuk bisa meraih jannah-Nya…

Hari ini, dengan segala kekhususannya Allah memberikan pengalaman baru bagiku. Setelah sekian lama tidak melaksanakan upacara bendera di hari kemerdekaan, akhirnya hari ini aku bisa bahkan menjadi salah satu petugas upacara yang dipimpin langsung oleh Bapak Menteri Riset dan Teknologi. Bersama para pegawai negeri sipil BPPT dan Kemenristek lainnya dengan khidmat kami melaksanakan upacara.. bukan sekedar formalitas, bagiku ini adalah salah satu wujud pengingat bagi kami semua akan arti sebenarnya dari kemerdekaan..

peserta upacara bendera 17 Agustus 2011

Peserta upacara bendera 17 Agustus 2011 dari BPPT dan Kemenristek

Para Pejabat Eselon 1 BPPT dan Kemenristek yang hadir pada Upacara Bendera

Para Pejabat Eselon 1 BPPT dan Kemenristek yang hadir pada Upacara Bendera

Jika dilihat dari susunan acara, sebenarnya biasa aja, standar! Namun yang membuatku sedikit terenyuh adalah Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang maju ke tengah lapangan untuk menerima penghargaan. Mungkin lencana atau piagam yang diberikan kepada mereka hanyalah sebuah wujud fisik dari apa yang sudah mereka lakukan, namun di balik itu aku berpikir, prestasi yang mereka ukir untuk bangsa ini adalah sebuah bukti dari sekian bukti bahwa Indonesia masih memiliki harapan untuk bangkit kembali di sela sela keterpurukan yang membuat orang sakit kepala memikirkannya. Allah Maha Tahu isi hati mereka, mereka bekerja buat apa, dan biarlah Allah saja yang menganugerahi pahala sebenarnya atas apa yang mereka ikhtiyarkan, namun yang bergaung di kepalaku adalah bahwa Indonesia masih memiliki orang-orang luar biasa yang bisa berprestasi.. bagaimanapun apa yang mereka lakukan paling tidak telah membawa perubahan, dari satu teknologi yang tidak ada menjadi ada, atau suatu improvisasi teknologi… meskipun memang bisa jadi masyarakat kecil di luar sana ada yang sudah atau juga ada yang belum mendapat efek dari apa yang orang-orang ini hasilkan.

Salah satu doa yang dibacakan yang paling kuingat adalah “ya Allah, berikanlah Bangsa Indonesia ini kecerdasan berpolitik…” hal ini membuatku berpikir bahwa Indonesia memang mungkin pada umumnya tidak cerdas berpolitik… argh pikiran-pikiran ikutan akibat kalimat itu pun muncul satu per satu.. ide sekilas yang sebagian kecil saja yang bisa kutangkap dan kudokumentasikan… ide ide kecil yang membuatku semakin mantap melangkah sambil teriring doa agar Allah memberkahi dan meridhai setiap hal yang kuikhtiyarkan tersebut..

Sebagian besar peserta upacara khusyu berdoa

Sebagian besar peserta upacara khusyu berdoa

Dirgahayu Indonesia…

para penerima penghargaan

para penerima penghargaan

Para Petugas Upacara berfoto dengan Menristek dan ka-BPPT

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on August 18, 2011, in cahaya pelangi and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: