Monthly Archives: October 2011

I believe, I believe….[MaherZain feat Irfan Makki]

When you’re searching for the light
And you see no hope in sight
Be sure and have no doubt
He’s always close to you

He’s the one who knows you best
He knows what’s in your heart
You’ll find your peace at last
If you just have faith in Him

You’re always in our hearts and minds
Your name is mentioned every day
I’ll follow you no matter what
My biggest wish is to see you one day

Chorus:
I believe
I believe
Do you believe, oh do you believe?

Coz I believe
In a man who used to be
So full of love and harmony
He fought for peace and liberty
And never would he hurt anything
He was a mercy for mankind
A teacher till the end of time
No creature could be compared to him
So full of light and blessings

You’re always in our hearts and minds
Your name is mentioned every day
I’ll follow you no matter what
If God wills we’ll meet one day

Chorus

If you lose your way
Believe in a better day
Trials will come
But surely they will fade away
If you just believe
What is plain to see
Just open your heart
And let His love flow through

I believe I believe, I believe I believe
And now I feel my heart is at peace

Chorus

I believe I believe, I believe I believe

Advertisements

sekali lagi tentang syukur__inspired by Tere Liye dalam _Moga Bunda Disayang Allah_

Banyak hal yang dimiliki namun tak disadari keagungan nilainya, banyak hal yang dimiliki yang hanya dijadikan sesuatu yang tak bernilai begitu saja. Seluruh panca indera dan kecerdasan otak yang diberikan Allah Rabb Semesta Alam bukanlah sesuatu yang hanya menjadi pelengkap kehidupan tanpa signifikansi yang jelas terkandung dalam arti penciptaannya. Ada pesan sangat agung yang jauh lebih tak terkatakan nilainya. Dan kadang kita manusia terlalu biasa menganggap hal-hal indah tersebut. Lain halnya jika Allah memberikan kekurangan itu,, meskipun tidak juga menjadi jaminan bahwa kita pun akan bersyukur.

Inilah perasaan membuncah yang mengisi dada dan kepalaku ketika Allah memberikan sedikit waktu liburku untuk sekedar menjelajah petualangan di kepalaku tentang tulisan bermakna yang digubah tere liye dalam bukunya “Moga Bunda Disayang Allah”. Mungkin banyak yang sudah baca buku tersebut, tapi bagiku, ini yang pertama, dan sangat mujarab beliau dalam bukunya berhasil membuatku sembab air mata…

Astagfirullah, aku mohon ampun atas kekufuran diriku terhadap nikmat yang Allah berikan, atas kedua bola mataku yang diberikan kemampuan melihat, atas kedua telingaku yang bisa kugunakan untuk mendengar bahkan menjadi andlanku untuk belajar, atas otaku yang bisa berfungsi sangat baik, yang bisa mengantarku hingga ke level kehidupanku sekarang ini, atas kedua tanganku yang bisa kugunakan untuk melakukan banyak hal termasuk menuliskan kisah ini, atas kedua kakiku yang memungkinkanku melakukan mobilitas untuk mengejar impianku, atas jantung, hati, paru-paru, limfa, pembuluh darah, usus, ovarium, atas kelengkapan organ yang Allah berikan berikut sempurnanya fungsi organ-organ tersebut…

Read the rest of this entry

Gula Aren Cair

  1. Pendahuluan

Berbagai variasi Gula dibedakan berdasarkan karakteristik fungsinya yang berbeda-beda, gula digunakan dalam berbagai persiapan makanan, namun secara umum dapat dikelompokkan menjadi 3 golongan gula yaitu:

Gula putih, yaitu gula yang pada umumnya berbentuk granula dengan berbagai ukuran dan berwarna bening sampai putih  yang terdiri dari gula putih biasa, gula buah, gula baker khusus, gula superfine/ultrafine atau gula bar, gula bubuk, gula kasar, dan gula pasir.  Jenis guia ini merupakan yang terbanyak digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Golongan kedua adalah gula cokelat pada umumnya memiliki warna kecokelatan, yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah gula turbinado, gula cokelat dari molasse, dan gula demerara. Jenis yang ketiga adalah gula cair yang memiliki fasa cair dengan kekentalan yang berbeda.

Terdapat klasifikasi lain berdasarkan sumber gula itu diproduksi yaitu jenis gula yang berbasis dari sukrosa yaitu jenis gula yang diproduksi dari bahan yang memiliki kandungan sukrosa di dalamnya, contohnya adalah gula bit, gula tebu, gula aren, gula invert, dan gula buah atau fruktosa, dan gula berbasis pati yaitu gula yang diproduksi dari pati dan pada umunya secara enzimatik, contohnya adalah sirup Glukosa, High Fructose Corn Syrup (HFCS) , dekstrosa, dan isoglukosa. Di antara jenis gula ini yang terkenal di masyarakat adalah Read the rest of this entry

Peran Ilmu Teknik Kimia dalam Penerapan Produksi Bersih

Read the rest of this entry

Dzikrul Maut…

Kau tidak akan pernah tahu kapan maut akan menjemputmu, sampai dia datang, kau hanya akan melihat kematian itu menimpa orang lain, dan bukan dirimu, sampai waktu itu datang, kau hanya bisa melihat bentuknya pada orang lain bukan pada dirimu, ntah itu berupa kecelakaan, penyakit atau apapun itu. Kau tidak pernah sadar sepenuhnya bahwa kematian senantiasa dekat denganmu, karena jika kau sadar, maka sebenarnya tidak akan ada lagi bentuk-bentuk penyia-nyiaan waktu yang terjadi, karena jika kau percaya sepenuhnya tentang kematian, maka tidak akan ada lagi bentuk keterabaian dari kegiatan berbekal. Astagfirullah… betapa dangkal ternyata keimananmu…

Karena jika kita tahu waktu kematian kita, secara otomatis sebuah sistem kesadaran kita akan berhimpun membentuk sebuah rasa takut dan was-was hingga akhirnya waktu yang tersisa akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Atau jika kita pun tahu waktu kematian orang-orang dekat kita, maka bisa jadi kesadaran kita  akan membuat kita berkeinginan untuk melakukan yang terbaik untuknya.

Hati ini tergetar dan bahkan sekujur tubuh merinding ketika mendengar kabar seorang karyawati kantor yang sangat baik hati, lembut, dan baik perangainya wafat pada hari di mana hari sebelumnya aku masih bersua dengannya, masih melihat keteduhan wajahnya. Tidak terlintas sama sekali bahwa besok beliau akan pergi, dijemput maut menghadap Allah sang pencipta. Padahal pemikiran kematian harusnya senantiasa berada dalam pikiran kita karena bisa jadi hal seperti itu akan menimpa kita. Agak merinding, karena seanjang hari aku terbayang wajahnya, setengah tidak percaya, bahwa Read the rest of this entry