sekali lagi tentang syukur__inspired by Tere Liye dalam _Moga Bunda Disayang Allah_


Banyak hal yang dimiliki namun tak disadari keagungan nilainya, banyak hal yang dimiliki yang hanya dijadikan sesuatu yang tak bernilai begitu saja. Seluruh panca indera dan kecerdasan otak yang diberikan Allah Rabb Semesta Alam bukanlah sesuatu yang hanya menjadi pelengkap kehidupan tanpa signifikansi yang jelas terkandung dalam arti penciptaannya. Ada pesan sangat agung yang jauh lebih tak terkatakan nilainya. Dan kadang kita manusia terlalu biasa menganggap hal-hal indah tersebut. Lain halnya jika Allah memberikan kekurangan itu,, meskipun tidak juga menjadi jaminan bahwa kita pun akan bersyukur.

Inilah perasaan membuncah yang mengisi dada dan kepalaku ketika Allah memberikan sedikit waktu liburku untuk sekedar menjelajah petualangan di kepalaku tentang tulisan bermakna yang digubah tere liye dalam bukunya “Moga Bunda Disayang Allah”. Mungkin banyak yang sudah baca buku tersebut, tapi bagiku, ini yang pertama, dan sangat mujarab beliau dalam bukunya berhasil membuatku sembab air mata…

Astagfirullah, aku mohon ampun atas kekufuran diriku terhadap nikmat yang Allah berikan, atas kedua bola mataku yang diberikan kemampuan melihat, atas kedua telingaku yang bisa kugunakan untuk mendengar bahkan menjadi andlanku untuk belajar, atas otaku yang bisa berfungsi sangat baik, yang bisa mengantarku hingga ke level kehidupanku sekarang ini, atas kedua tanganku yang bisa kugunakan untuk melakukan banyak hal termasuk menuliskan kisah ini, atas kedua kakiku yang memungkinkanku melakukan mobilitas untuk mengejar impianku, atas jantung, hati, paru-paru, limfa, pembuluh darah, usus, ovarium, atas kelengkapan organ yang Allah berikan berikut sempurnanya fungsi organ-organ tersebut…

Hal yang biasa.. terkadang memang menjadi salah satu yang luput dari point yang bisa menjadikannya bersyukur. Karena dianggap biasa jadinya tidak istimewa,  jadinya tak bisa dipikirkan secara mendalam apa artinya. Coba kalau buta, pasti sangat merindukan bisa melihat. Dan ketika diberikan kemampuan melihat, kemungkinan bersyukur akan sangat tinggi.

Kita yang dilahirkan sempurna sejak lahir menganggap hal biasa atas kesempurnaan tersebut.. toh sebagian besar manusia begitu (kelihatannya), yang ada malah pembandingan-pembandingan yang terkadang tidak perlu. Dia lebih cantik, dia lebih tampan.. bahkan banyak orang terjebak pada penampilan fisik semata yang membuat orang tega mengubah apa yang Allah tetapkan..misalnya dengan oplas. Padahal hakekat di balik penampilan fisik tersebutlah yang bisa menjadi poin penting dalam kehidupan. Karena ketika rasa syukur itu menyelinap dalam hal2 biasa tersebut, maka signifikansi kehidupan menjadi lebih termaknai.. misalnya rasa syukur terhadap penglihatan kita.. jika iya syukur, ga Cuma ngucap alhamdulillah dong, tapi juga dengan menggunakan penglihatan kita untuk hal semestinya.. kita akan terjaga dari melihat hal-hal yang tidak layak untuk dilihat. Demikian pula untuk pendengaran, penciuman, pemikiran, dan lainnya… Jika semua manusia di bumi ini menyadari betapa hal biasa tersebut mempunyai signifikansi yang tinggi dalam makna kehidupan, tentunya di muka bumi ini tak akan terjadi kejahatan..damai, tentram,, namun apa yan g terjadi.. tidak semua manusia atau bahkan mungkin termasuk diriku melakukan penanaman nilai2 syukur terhadap hal biasa tersebut. Tapi itulah manusia, kebanyakan tidak bersukur.

Melihat fakta yang disebutkan bahwa kebanyakan manusia tidak pandai bersyukur, tentu bukan menjadi alasan pembenaran “aah,, kebanyakan manusia kan tidak pandai bersyukur, jadi ya udah.. gapapa dong ga bersyukur”. Salah. Justru melihat fakta tersbut, mari jadikan diri kita hamba Allah yang pandai bersyukur.. meskipun itu adalah minoritas yang ada di dunia ini… lagipula bukankah kita yang terutama percaya akan apa yang Allah janjikan merasa tergiur dengan imbalan syukur.. meskipun juga disadari,, syukur memang tidak mudah dilakukan. Dan tentu saja, di antara semua nikmat, satu kenikmatan yang paling wajib disyuuri yang juga menjadi faktor penyebab rasa syukur itu adalah keimanan.. dan di sini, untuk men-charge diri sendiri… saya tuliskan kalimat2 Allah yang menjadi pompa semangat kita dalam bersyukur terhadap nikmat-nikmatNya….

7.  Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang Telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: “Kami dengar dan kami taati”. dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah mengetahui isi hati(mu). QS Al Ma’idah

11.  Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), Maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. dan bertakwalah kepada Allah, dan Hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakkal. QS Al Ma’idah

20.  Dan (Ingatlah) ketika Musa Berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika dia mengangkat nabi nabi diantaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lain”. QS Al Ma’idah

69.  Apakah kamu (Tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan Telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. QS Al A’raf

74.  Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum ‘Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. QS Al A’raf

26.  Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, Maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu Kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur. QS Al Anfal

9.  Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang Telah dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. dan adalah Allah Maha melihat akan apa yang kamu kerjakan.QS Al Ahzab

3.  Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah Pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi ? tidak ada Tuhan selain Dia; Maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan. QS Fathir

13.  Supaya kamu duduk di atas punggungnya Kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu Telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang Telah menundukkan semua Ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, QS. Az Zhukhruf

11.  Dan terhadap nikmat Tuhanmu, Maka hendaklah kamu nyatakan (dengan bersyukur). QS Ad Dhuha

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on October 24, 2011, in riak-riak jiwa and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: