aku dalam hujan


Ahad sore, 1 April 2012, Hujan kembali jatuh membasahi bumi, mengalun merdu kala angin terseok-seok menebarkan keteduhan ke dalam hati-hati manusia, menyelipkan ketenangan berirama dalam lantunan cahaya yang terpancar sedemikian rupa menyusun fragmen fragmen langit yang semula tampak kekar menjadi demikian kelabu.

Aku di sini, dalam ketenangan yang menghanyutkan jiwa, dalam kesyahduan yang membuat pikiranku melayang sedemikian jauh meniti jalan renungan untuk menemukan secercah hikmah dalam setiap hela nafas yang telah kulepas. Menata apik kata-kata yang kucoba gubah dalam alunan sendu rintik hujan..

Aku di sini, melagu dalam irama hati yang terasa sedemikian sunyi, menghela nafas di sela-sela kepasrahan yang mencoba kugali lebih dalam, dalam setiap detik yang mengugu ditelinga, kusadari telah banyak yang kulewati, dalam setiap kala yang bersarang di kepala, kusadari telah banyak yang kusesali… astagfirullah…

Kuharap hujan dan kuharap awan dalam saatnya berada dalam kondisinya yang menenangkan, memberikan tak hanya sekedar perenungan, melainkan juga pilinan doa yang terjulur sampai ke langit, melainkan juga gunungan harapan yang terangkat sampai ke buana maya pada,, memenuhi janji akan pengabulan yang telah ditetapkan, berbekal keyakinan akan sebuah takdir terbaik yang telah dijanjikan, meskipun kusadari akupun bukanlah hamba dengan status yang paling saat ini,, hanya degup jantung pengharapan yang terus melagu tanpa henti akan sebuah harapan keindahan dunia dan dunia setelah dunia..ya Allah, tiada daya dan tiada kekuatanku melainkan hanya Engkau yang memberikan………

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on April 2, 2012, in riak-riak jiwa and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: