Etika Bekerja/Berbisnis dalam Islam


Dalam rangka berburu pahala, saya coba publikasikan materi tatsqif yang pernah saya dapat, berharap semoga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh tidak hanya saya sendiri melainkan oleh lebih banyak orang. Materi yang dibahas kali ini adalah tentang “etika bisnis dalam Islam” yang disampaikan oleh Ustadz (afwan lupa namanya heuuu) pada tanggal 14 Januari 2012. Materi I ni bisa menjadi bara semangat untuk para bisnismen, bisniswomen dan juga para WORKER including me, karena pada dasarnya pembahasan di dalamnya lebih banyak ditekankan kepada “bekerja” daripada “berbisnis”nya, hehehe. Bukan berarti saya menyalahkan Ustadz, karena justru pembahasan bekerja yang lebih banyak membuat saya lebih semangat bekerja.. tapi da yaaa berbisnis teh kan bekerja juga. (meskipun pada kamus saya mah arti berbisnis teh beda sama bekerja, hehehe). Intinya mah Ustadz teh menjelaskan prinsip dasar bekerja dulu baru bahas bisnisnya ^__^. Silakan menyimak, punten kalo ada yang salah. Bagi yang juga mendapat materi yang sama (ikhwahfillah segenggong DPC Cempaka Putih-heuheu pengkhianat DPC Tanahabang nih saya hehehe, bukan apa2, dapat liqanya di DPC CP bukan di DPC TA, hehehe jadi buka rahasia yeuh) mangga koreksinya. (punten terlalu banyak pendahuluannya heuheu)

(oiya sebelumnya punten, berhubung wordpress saya teh gabisa detek tulisan Arab, maka saya hanya akan menuliskan terjemahan terjemahannya saja yaaa… mohon maklum)

  1. KEUTAMAAN BEKERJA DALAM ISLAM
  • Bekerja adalah Perintah & Konsekuensi

“Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.(QS Al Mulk ayat 15)

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS At Taubah ayat 105) à yang ini merupakan ayat yang saya searching sendiri dan merupakan ayat favorit saya ^__^, hehehe.

Gimana? Makin semangat kerja ga? Hehe

  • Bekerja adalah kemuliaan

Demi Allah, sekiranya seorang diantara kamu mengambil talinya, kemudian (dengannya mencari) dan memanggul kayu bakar di punggungnya, itu lebih baik dari pada ia mendatangi seseorang meminta-minta.(HR Bukhari )

  • Bekerja : Menggugurkan Dosa

Barang siapa yang sore hari duduk kelelahan lantaran pekerjaan yang telah dilakukannya, maka ia dapatkan sore hari tersebut dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. (HR. Thabrani)

  • Nasihat Luqman al Hakim

Diriwayatkan bahwa Luqman al Hakim menasehati anaknya : “ wahai anakku, hendaknya engkau tetap bekerja mencari rizki yg halal, sesungguhnya tidak ada seorangpun yg tidak berpenghasilan kecuali ia akan mendapatkan tiga hal : Lemah dalam agamanya,  lemah akalnya, dan hilangnya kewibawaan atau  orang-orang meremehkannya

  1. KESUNGGUHAN DALAM BEKERJA
  • Anjuran Kesungguhan-IHSAN dalam Setiap Amal

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya (QS. Al-Mulk ayat 2)

Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan berlaku ihsan atas segala sesuatunya (HR Muslim)

  • Akan menuai Kecintaan Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda :” Sesungguhnya Allah SWT mencintai jika seorang dari kalian bekerja, maka ia itqon (profesional) dalam pekerjaannya” (HR Baihaqi)

  •  Jika tidak sungguh-sungguh akan menuai kehancuran seperti yang dituturkan dalam ancaman Serius dari Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda : “Jika sebuah urusan diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya” (HR Bukhari)

  1. NILAI-NILAI  PROFESIONALISME KERJA

ü  PERTAMA : BEKERJA DENGAN ILMU & PEMAHAMAN

Umar bin Abdul Aziz mengatakan : Barang siapa yang beramal tanpa ilmu, maka akan merusak lebih banyak dari pada memperbaiki “ (HR Baihaqi)

  • KEDUA: BEKERJA DENGAN DISIPLIN, seperti yang menjadi hikmah dalam 2 kisah berikut:

Kisah tiga sahabat yang tidak ikut berperang dalam medan Tabuk dan menerima sanksi (QS At-Taubah 118)

Kisah Nabi Sulaiman dan Burung Hud-Hud ( QS An-Naml)

  • KETIGA: BEKERJA DENGAN PERENCANAAN, seperti yang Rasulullah SAW contohkan dalam menghadapi peristiwa berikut:

Pemilihan sahabat sesuai dengan potensinya

Musyawarah dan Konsultasi Rasulullah SAW sebelum menjalankan keputusan besar

Filsafat Anjuran Sahur dalam Berpuasa

  • KEEMPAT: BEKERJA DENGAN TARGET JELAS, seperti yang dicontohkan Rasullullah SAW dalam peristiwa berikut:

Perintah untuk Sholat Ashar di Bani Quroidhoh

Larangan untuk menyelesaikan Al-Quran kurang dari tiga hari

  • KELIMA: BEKERJA DI AWAL PAGI, seperti sabda Rasulullah:

Rasulullah SAW berdoa dalam sabdanya : “ Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi harinya “. Beliau juga senantiasa mengirim pasukan di awal pagi sebagai langkah awal kesuksesan.

  • KEENAM: BEKERJA DENGAN TELITI, seperti yang Rasulullah SAW contohkan dalam menghadapi peristiwa berikut:

Larangan penulisan Hadits di awal masa Rasulullah SAW

Anjuran Islam untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan (QS Al Baqoroh 268)

  • KETUJUH :  BEKERJA DENGAN METODOLOGI DAN TEKNOLOGI, seperti hikmah yang dapat diambil dari Filsafat Persiapan Jihad dalam Surat Al-Anfal 60 :

“ Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah”(QS Al Anfal ayat 60)

  1. ETIKA BISNIS
  • Tidak Boleh Menjual yang Haram !

Para ulama sepakat tidak boleh seorang muslim menjual apa yang diharamkan dalam Islam.

  • Baik dalam Bisnis

“Allah suka kepada seseorang yang baik dalam menjual, baik dalam membeli, baik dalam menagih hutang dan baik dalam meminjam”. (Hadits)

  • Jangan Curang !

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah. Maka beliaupun bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?” Dia menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian atas agar manusia dapat melihatnya?! Barangsiapa yang menipu maka dia bukan dari golonganku.” (HR. Muslim no. 102)

  • Jujur dalam Bisnis

Dari Hakim bin Hizam radhiallahu anhu dari Nabi Shallallu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:“Kedua orang yang bertransaksi jual beli berhak melakukan khiyar selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli. Tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan dihapus.” (HR. Al-Bukhari no. 1937 dan Muslim no. 1532)

ü  Jujur banyak Bersumpah

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sumpah itu (memang biasanya) melariskan dagangan jual beli namun bisa menghilangkan berkahnya”. (HR. Al-Bukhari no. 1945 dan Muslim no. 1606)
Demikian yang bisa saya sampaikan!! Semoga makin semangat bekerja yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, insyaallah kita niatkan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat ^_^.  Wallahu a’lam bis showab

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on April 16, 2012, in my soul and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. nice share mbak. sangat bermanfaat. nggak nyangka dalam Islam masalah pekerjaan pun ada tuntunannya. Subhanallah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: