Perjalanan dan Pemandangan Kehidupan


Keluar di subuh pagi bukanlah kebiasaan baru. Masa Orientasi Siswa dan LDKS ketika SMP, maupun bershubuh ria keluar dari rumah menuju Stasiun Parungpanjang, sampai harus melaksanakan shalat shubuh di mushola stasiun adalah hal yang kualami sampai kurang lebih 2 bulan. So, pemandangan aktifitas shubuh bukanlah hal yang asing bagiku.

Tapi hari ini, aktifitas keluar shubuh memberikan kesan lain yang berbeda pada diriku. Aku keluar dari kos sekitar pukul 05.13 dan berjalan menyusuri jalan, naik busway seharga 2000 dan menunggu kereta Purwojaya dengan manis di Stasiun Gambir. Kesan perjalanan pagi ini terasa berbeda, terasa sedikit lebih dalam. Bukan hanya mengingatkan suasana jalan Essen pada pukul 07.00 pada November 2011 lalu, tapi juga membuatku terasa sedikit lebih bersemangat dari biasanya. Aktifitas pagi hari ketika sebagian orang mungkin masih terlelap tapi sebagian lainnya sudah melakukan aktifitas yang sedemikian padatnya. Hal ini memberikanku tambahan pelajaran tentang kehidupan… bahwa kehidupan yang singkat ini terlalu sayang jika dilewatkan begitu saja dengan keengganan keengganan dalam hal peningkatan kualitas diri.

Berkereta api juga bukanlah hal yang aneh lagi, tapi tetep, pengalaman berkereta api selalu berkesan meskipun itu adalah perjalanan malam yang bahkan melihat ke dalam kegelapan di luar saja aku tak bisa. Nah yang satu ini, ini pertama kalinya ke Purwokerto di pagi hari ketika sinar mentari bisa dengan jelas memantulkan pemandangan perjalanan dengan begitu jelas. Dan bagi serorang Iin Parlina yang selalu mengagumi pemandangan perjalanan sepanjang kereta api, tentulah ini hal yang istimewa, karena biasanya hanya pemandangan Bandung- Jakarta saja yang bisa kuliat dengan indah.. lagipula selain pemandangan alam yang selalu tampak memukau, pemandangan sosial yang selalu memberi efek pada pelembutan hati, karena seperti yang diketahui pada umumnya bahwa di sepanjang rel, selain bisa kita dapatkan permadani-permadani hijau yang menyejukan mata, juga terdapat slum area yang memperlihatkan betapa kumuhnya negeri kita.. miris, jika melihat kehidupan seperti itu, mengingatkanku pada lingkaran tak berujung dari siklus antara ekonomi, peningkatan kualitas SDM, kesehatan, dan sektor-sektor perikehidupan yang lainnya. Menjalani kehidupan 2 bulan berkereta setiap hari mengajarkan kerasnya kehidupan bagi sebagain besar orang. Kalo sekarang yang kunaiki adalah kereta eksekutif, tapi kalo dulu selama 2 bulan aku ikut kereta ekonomi parungpanjang-tanahabang-parungpanjang yang selalu memberikan cerita berbeda setiap hari. Wajah-wajah penuh kerja keras dan perjuangan yang menghiasi sebagian besar wajah para pengguna kereta api. Sungguh jika boleh dikatakan berkereta bergaul bersama rakyat kecil adalah fasilitas alamiah yang bisa digunakan untuk mempelajari kehidupan.

Dan di sinilah aku kini, di dalam kereta menjalani sebuah perjalanan menuju pengalaman baru yang mungkin akan mendebarkan, menuju petualangan yang baru yang mungkin akan mengesankan. Tapi apapun itu, semoga bisa menambah nilai yang ada dalam diriku, maka semoga niat ini lurus dari awal, di tengah, di akhir, dan di sepanjang perjalanan dan petualangan ini, menambah pemahaman baru terhadap pelajaran kehidupan yang sedemikian luas untuk digali, diambil hikmah, sehingga suatu ketika kala pembelajaran berakhir, aku bisa lulus dengan nilai memuaskan alias husnul khatimah,, aamiin.

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on June 21, 2012, in riak-riak jiwa and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: