Dua pekan tanpa whatsApp


Sekitar 2 pekan yang lalu, si saya memutuskan untuk meng-uninstal WhatsApp dari hape. Judul alasannya memang udah jarang banget muncul di grup karena sebagian besar penggunaan wa ini memang didominasi oleh grup. Komunikasi pm antara temen sudah jarang menggunakan aplikasi ini, jadi mayoritas adalah percakapan grup. Dan somehow, karena saya cuma buka was ap setelah pulang dr kampus jadi kadang juga agak susah catch up dengan percakapan yang sedang berlangsung.

Jadi akhirnya di uninstall deh ^_^. Efeknya agak mirip dengan ketika memang tidak akses fb cuma tidak sesignifikan jauh2an dr fb hehehe..Jauh2an dari FB lebih bikin adem hati. Bukan berarti wa atau fb memberikan efek negatif dalam hidup iin, tapi ada saat2 di mana ga akses malah bikin adem hati. Tadinya akan uninstall seterusnya, but sekitar sepekan setelahnya si saya install lagi. Hanya berselang 20 menit diuninstall lagi hihihi..

Jadi inget tausiyah ustad salim a fillah bahwa ada hal2 yang jika dilakukan terlalu sering maka akan menimbulkan efek yang kurang baik.  Beliau sih sebenarnya menyampaikan contoh makan di tempat mertua, hehehe.. katanya kalo keseringan nanti malah ga bagus wkwkkw.. (video tausiyah ini akan iin upload later ^_^ dengan kisah yang mau iin share hehehe).

Akhirnya, hari ini memutuskan install lagi, karena memang nampaknya harus melakukan kontak lagi d beberapa grup hehehe.. termasuk mencari info tentang siapa direktur PTL yang baru untuk melaporkan update research di sini. Bisa liat email sih, tapi was ap grup PTL adalah yg plg update.

Tapi mungkin akan uninstall lagi hihi.. let see..

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on February 3, 2016, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: