menatap nanar layar kelap kelip (sebuah puisi tentang bakteri)


Menatap nanar ku terpaku tak bergeming

dalam kelap kelip layar digital yang menampilkan keindahan sebuah fenomena alam

yang coba kugubah dan kuartikan menjadi suatu penjelasan-penjelasan yang sekiranya dapat membawa manfaat bagi peradaban..

menatap nanar ku tediam terhenyak merenung

mencoba memperkerjakan isi kepala untuk mencoba mengerti apa yang terjadi

mencoba memahami dan mencari apa yang ingin Allah ajarkan padaku melalui kurva-kurva ini

menatap nanar ku terdiam mencari segala kemungkinan yang ada

akan beberapa noktah yang tidak kuduga sebelumnya…

mengapa mereka begitu mengapa tidak seperti ini

hal itu yang menari-nari di sudut kepalaku

menatap nanar ku dibuat

mengenang apakah ada yang salah yang telah kuperbuat

sehingga mereka tidak mau bekerja seperti yang kuimpikan

sehingga rasa ragu ini menyergap hatiku

apakah aku akan bisa pulang tepat waktu

ada suara suara dalam kepalaku untuk mengatakan “alatnya yang salah-alatnya yang salah”

Tapi dibalik tatapan kosongku menatap pixelpixel itu kelap-kelip

aku tahu Allah selalu tahu yang terbaik

Allah selalu tahu yang terbaik..

pasti ada hikmah di balik kurva-kurva warna warni itu

yang menyatakan betapa kerasnya mereka bekerja di dalam sana

demi seonggok buku bernama tesis dan secercah pengetahuan yang akan kubawa ke tanah air

wahai bakteri-bakteri ku

telah banyak orang pintar di muka bumi ini bekerja dan mempelajari betapa kompleksnya engkau

Betapa tidak terduganya para perilakumu

Betapa luar biasa pekerjaanmu…

ada teori di kepalaku tentang bagaimana kalian bekerja tangguh…

dan aku sangat berharap teori yang kugubah syahdu untuk kalian akan meluluhkan hati kalian untuk bekerja sesuai asaku…

kumohon… jika memang kalian tidak mau… hanya Allah saja tempat kuberharap untuk memberikan petunjuk berupa penjelasan itu…

kumohon..

 

(btw geli2 sendiri bikin puisi tentang biogas consortium bacteria yang lagi si saya pekerjakan di dalam respirometer. Pagi ini agak terhenyak karena di hari ke 6, beberapa datanya masih belum sesuai dengan harapan)

 

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on February 3, 2016, in riak-riak jiwa, teknik kimia.... and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. rajin update (y) tapi sayang blognya wordpress. 😀
    datang kunjungi balik blogku ya.
    http://karlotapost.blogspot.co.id/
    sukron. wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: