Pembelajaran dan Kehamilan


Kehamilan.. adalah hal luar biasa bagi seorang pembelajar seperti saya. Apalagi dengan background  teknik kimia yang membuatnya semakin amazing walau jadi sedikit memusingkan karena ada efek overthinking yang memang sudah mengalir di darah si saya wkwkw…

Seumur-umur makan pagi siang sore atau makan snack, minum air putih atau minuman lainnya, si saya ga pernah sebegitu aware nya sama possible reactions yang mungkin terjadi dalam tubuh. Dan well di sanalah juga saya nambah keyakinan betapa Maha Agung dan Besar Allah Swt yang telah merangkai system tubuh ini dengan luar biasa sempurna.

Pas trimester awal, si saya sempet parno-an dan level overthinking nya beneran akut sampe kena tegur suami hehe. I know this is as my best effort to keep the baby inside my belly healthy. Tapi well manusia teh ada banyak banget keterbatasannya… dan di sanalah saya serahkan semua sama Allah SWT. Cuma bisa melakukan apa yang bisa dilakukan saja jadinya. Mau gimana, setiap makan di luar cek hp. Pertama kali tahu hamil kan pas dinas. Trus diajak makan sop ikan di Serang. Cek lah itu gurame, ikan cuwe dll apakah aman atau tidak untuk dikonsumsi. dan tentu tantangan trimester awal yang membuat si saya mual muntah pusing lemes, bikin ga semangat buat masak sendiri dan mau gamau beli. Nah beli ini juga mikirnya suka kebangetan,, meski tahu misalnya suatu makanan itu secara teori adalah aman, namun kadang suka kepikiran kayak apakah sayurnya dicuci bersih, apakah tahu-nya pake formalin, baso-nya pake

boraks. Dll… sampe kemudian mengkonsultasikan ini sama misua yang kemudian bilang “trus mau nanem sendiri itu sayurnya? Mau miara sendiri ayamnya? Hehehe”

Intinya si saya kemudian Cuma bisa berusaha maksimal untuk tidak mengkonsumsi makanan yang memang dilarang ma dokter, kayak makanan mentah, yang dibakar, dan beberapa jenis buah kayak nanas, nangka, duren. It makes sense to me kenapa ga boleh makan makanan tsb. Tapi di luar itu si saya masih sering ngecek juga meski ga se-agresif dan se-merasa bersalah ketika trimester awal.

Sebenarnya ga sepenuhnya jelek sih si saya overthinking ini pada batas yang mungkin masih allowable. Karena saya ngerasa bertambah “kaya” akan pengetahuan tentang makanan dan sekaligus merasa “miskin” tentang ilmu pengetahuan… yang ujung2nya berserah diri saja kumaha deui.. berserah sama yang nyiptain saya sama si kecil dalam perut. Ya yang jelek pas kemudian itu semua bikin setres sendiri..

Kaya karena si saya kemudian sampe tahu “pigmen” yang ada di buah naga. Kenapa buah naga, karena itu buah wajib yang harus ada di kulkas. Si saya juga mau gamau icip2 dong haha… sampe tahu phytate yang ada dalam soy product yang keberadaannya katanya berimplikasi pada penyerapan zat besi dan juga kalsium.. 2 zat di antara berbagai zat yang paling krusial buat kehamilan untuk pembentukan sel darah dan tulang. Tahu kalo vitamin C bantu penyerapan ion Fe,  Si saya juga jadi tahu definisi heme dan non-heme iron, jadi tahu ikan2 yang wajib dikonsumsi dan mana yang harus totally di avoid. Dan serta merta si saya beneran puasa pempek, somay dan semua produk tenggiri tuna tongkol dll.. padahal suka banget…

Tapi di satu sisi, ngerasa tak berdaya banget tentang misalnya zat-zat lain yang ada dalam sayuran yang punya posibilitas bereaksi dengan suplemen yang dimakan dll.. kayak itu tadi si phytate.. kalo baca di sini lengkap: http://www.veganhealth.org/articles/soy_wth  juga bisa dari sini: http://www.livestrong.com/article/195055-does-vitamin-c-increase-iron-absorption/ hahaha…. tapi source yang paling saya andalkan adalah babycenter ^__^

Beneran yang namanya hamil dan bagaimana bayi tumbuh dan berkembang dalam rahim teh sepenuhnya kuasa Allah.. takut bakteri takut virus menyerang yang asalnya dari makanan minuman atau udara.. dan bagaimana mekanisme tubuh sang ibu melindungi sang bayi.. Allahu Akbar Allah al Mushawir.

Mudah2an dan in yakin Allah akan menjaga sang janin dalam kandungan… Dialah Maha yang terbaik dalam memberikan Perlindungan dan penjagaan bukan..

 

Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on May 12, 2017, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: