Teknologi Lingkungan yang Paling Dibutuhkan Indonesia Saat Ini


Berawal dari diskusi antara E-Kansai (konsorsium environmental technology provider di Kansai) dengan PTL BPPT pagi ini di Geostech, berikut adalah beberapa teknologi lingkungan yang menjadi kebutuhan di Indonesia, misalnya:

  1. Kebutuhan teknologi pengelolaan limbah domestik rumah tangga yang menyumbang sekitar 80% dari limbah cair yang ada di Jakarta. Sedangkan industri pada umumnya banyak yang sudah aware dengan baku mutu yang harus mereka capai dalam pembuangan air limbah mereka sehingga tak sedikit dari pelaku industri yang bahkan memiliki IPAL sendiri. Masalah di Jakarta sendiri adalah belum adanya sistem terpusat yang mengakomodasi proses pengolahan limbah cair rumah tangga karena adanya kesulitan mengumpulkan dan mengalirkannya ke satu atau beberapa tempat secara terpusat untuk diolah. Meski saat ini Jakarta memiliki rencana dan sedang on going untuk proses pemetaan di beberapa lokasi, namun rencana ini dinilai mungkin akan membutuhkan waktu lama terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur. Sehingga tanggapan dari pihak Jepang adalah apakah ada teknologi yang bersifat dan berskala rumahan untuk pengolahan limbah cair dari rumah tangga. Misalnya: advanced septic tank atau sejenisnya.. namun ditanggapi balik oleh PTL adalah terdapat banyak kesulitan terkait perekonomian, lahan, cara pikir, biaya operasi yang menjadi faktor yang selama ini menyulitkan proses implementasi teknologi. Terkait concern saja, masyarakat Indonesia banyak yang tidak terlalu memikirkan kebersihan (mungkin karena kebutuhan ekonomi yang jauh lebih prioritas dari memikirkan kebersihan lingkungan). Sludge dari septik tank sendiri di Jakarta sudah ada upaya pengolahan di beberapa lokasi, namanya instalasi pengolahan air tinja Selain itu, pemerintah juga mengupayakan sistem sedot tinja untuk septik tank RT yang overflow. Kapasitas instalasi pengolah air tinja ini selama ini mencukupi karena tidak semua overflow septik tank RT dibawa ke sana, sebagian masih dibuang ke sungai.
  2. Terkait dengan PERMEN LH yang baru tentang adanya parameter baru dalam air bersih yaitu kandungan Ecoli yang tidak boleh melebihi 3000 mg/l. Yang dibutuhkan adalah teknologi untuk mengurangi Ecoli hingga memenuhi standar dan juga proses pengukurannya yang cepat dan bisa diterapkan secara praktis mudah dan luas. Selama ini ada proses Klorinasi, namun tknologi ini masih membutuhkan dana yang besar terkaid penyediaan bahan kimia klorin juga instalasi pengolahan limbah yang belum mengakomodasi penambahan klorin.
  3. Penyediaan air bersih dengan teknologi daur ulang. Pembangunan di Jakarta yang semakin pesat tidak diiringi dengan pemenuhan kebutuhan air bersih yang memadai. Air PAM dengan harga 13000/m3 dan air sumur yang berharga 2 kali air PAM tidak mampu memenuhi kebutuhan yang ada. Sementara itu, sebenarnya ada potensi air daur ulang yang bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan yang tidak krusial yang membutuhkan standar yang sangat tinggi (air minum), misalnya air untuk penyiraman taman, flushing toilet, dll. Nantinya sistem perpipaan air PAM dengan air daur ulang bisa dibedakan.. Tanggapan dari Jepang adalah bahwa penentuan standar adalah hal yang penting yang akan menentukan jenis teknologi yang akan diterapkan untuk mengolah air hingga mencapai batas ambang.
  4. Selain industri makanan dan minuman yang lebih bersifat organik (yang merupakan concern E-Kansai dengan GAPMI), yang menjadi permasalahan perairan Indonesia adalah air limbah tekstil yang bersifat bandel karena membutuhkan pengolahan yang lebih kompleks.
Advertisements

About iinparlina

Seorang Insan manusia yang diciptakan Allah dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang mencoba menjadi seorang yang dicintaiNya, dan salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menulis, membagi sedikit sekali ilmu yang dimilikinya. Meskipun sedikit, dia berharap dari yang sedikit itu, ilmu itu bisa bermanfaat untuk orang lain sebagaimana dia pun membutuhkan Ilmu untuk membuatnya bisa menjejakan kakinya di surga.

Posted on February 2, 2018, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: