My Fulbright Selection Process (Part 2) edisi resume

Tulisan ini adalah kelanjutan dari cerita mengenai proses seleksi Fulbright yang saya jalani. Bisa dibaca di sini: My Fulbright Selection Process (Part 1)  hehehe

Jadi setelah resmi dinyatakan sebagai kandidat Fulbrighter tak kemudian kegalauan berakhir, karena setelah pernyataan itu kita pegang, ada serangkaian kegalauan-kegalauan yang menanti. Hal ini disebabkan antara lain pernyataan menjadi kandidat tidak menjamin anda akan benar2 berangkat ke Amerika. Ada beberapa proses mendebarkan lagi yang harus dijalankan. Di antaranya adalah sbb:

  1. Pengumpulan semua berkas lengkap :
    • Kopi Ijasah S1 versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang dilegalisir asli oleh universitas (pastikan mengirimkan dalam amplop ber kop universitas). Total file size: maksimal 1 MB. Catatan: Kirimkan pula ijazah program Diploma jika anda adalah lulusan D3 yang transfer ke program S1, dan Ijazah program Profesi anda bagi yang memilikinya.
    • Kopi transkrip akademik S1 versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang dilegalisir asli oleh universitas (pastikan mengirimkan dalam amplop ber kop universitas). Total file size: maksimal 1 MB. Catatan: Kirimkan pula transkrip akademik program Diploma, jika anda adalah lulusan D3 yang transfer ke program S1, dan transkrip akademik program Profesi anda bagi yang memilikinya.
    • Resume (CV). Sebaiknya jangan sertakan foto atau image apa pun yang akan menyebabkan ukuran file terlalu besar. (Besar file maksimal 500 KB)
    • Writing or Work Sample dengan ketentuan sebagai berikut:  Berbahasa Inggris, dengan jumlah 5-10 halaman A4, diketik 2 spasi. Writing sample yang kami perlukan harus merupakan hasil karya anda sendiri (bukan hasil kerja tim), dan relevan dengan bidang studi yang anda lamar. Bagian dari skripsi anda boleh digunakan asal relevan dan memenuhi syarat tersebut. (Besar file maksimal 500 KB)
    • Signature Form, merupakan halaman yang otomatis keluar jika anda menyelesaikan aplikasi online Fulbright. Silakan halaman tersebut dibubuhi tanda tangan dan tanggal pada space yang disediakan. (Besar file maksimal 200 KB) . On-line Application Submission ini susah2 gampang ngisinya hehehhe…
    • Test Scores. Bila ada, anda bisa mengirimkan fotokopi hasil test IELTS atau iBT TOEFL (bukan ITP) dan GRE/GMAT yang masih berlaku. (Besar file maksimal 200 KB)
    • Fotokopi KTP dan Paspor /SIM  (Besar file maksimal 100 KB)
    • 3 Reference Letter yang diketik dalam form standar Fulbright.
  1. Membuat essay:
    1. Essay Study Objective (SO):maksimal 1 halaman A4 (kurang lebih 500 kata), 500 kata, diketik satu spasi.
    2. Essay Personal Statement (PS):maksimal 1 halaman A4 (kurang lebih 500 kata), diketik satu spasi.

SEMUA DOKUMEN2 INI HARUS SIAP DALAM WAKTU 8 HARI hehhehehe…..

Si saya cukup kalang kabut nyiapin ini semua. Alhamdulillah dibalik kesulitan2 yang ada, ada banyak dukungan yang saya dapat dari senior dan juga dosen yang mempermudah proses pengumpulan berkas.

  1. Tes TOEFL IBT dan GRE. Ini nih tahap yang bikin ngosngosan dan deg-degan, karena pas di batch saya, sekitar 4 orang yang saya tahu batal kandidasinya karena setelah 3 kalo tes memiliki nilai yang cenderung turun. As for me, 2 kali tes TOEFL and 2 kali GRE. Kedua skor masing2 ga beda jauh, tapi Alhamdulillah untuk TOEFL masih d atas batas ambang meskipun ga nyampe 100.

“AMINEF membayar semua cost buat tes-tes ini, jadi Alhamdulillah menghemat kocek pisan, karena setahu iin satu tes nya bisa sekitar 2 jutaan kalo bayar sendiri.”

  1. Revisi SO dan PS. Ada tim dari aminef/IIE yang mengevaluasi esay kita. Dan mereka akan mengembalikan kedua esay kalo emang belum bagus. Si saya akhirnya juga merevisi keduanya… Alhamdulillah lagi habis selesai revisi, iin minta bantuan 2 orang guru Bahasa inggris (satu di BPPT satunya dari IALF Bali) untuk proofread dan nunjukin di mana iin harus merevisi lagi. Akhirnya setelah 2 kali bulak-balik revisi, SO dan PS iin kirim balik ke AMINEF.
  2. Konfirmasi apakah sedang menerima atau melamar beasiswa lain. Karena di aplikasi onlen iin bilang kalo saya lagi lamar ADS, di sini saya buat statement kalo andaikata ADS keterima saya harus milih yang mana. Ini level galau akut si saya karena pada tanggal 28 Sept 2013 itu saya baru masukin saja, belum tahu keterima atau tidak. Tapi karena dibutuhkan statement ini akhirnya saya mutuskan kalo ADS lulus sampai tahap administrasi, saya akan resign dari ADS dan memutuskan Fulbright instead. Dan tralalallalala…. Si saya ADS nya lulus… alhamdulillah… temen2 ada yang di kemudian hari melepas Fulbright utk ADS karena factor shortfall.
  3. Submission Plan. Oleh karena semua persyaratan apply universitas udah lengkap. Maka tahap paling GALAU semasa Fulbright selection process adalah tahap ini. Yang melamar adalah IIE atas nama kita, Mereka hanya suggest si saya untuk milih universitas mana yang mau dimasuki. Pilihan rekomendasi mereka: Texas A&M University, Virginia Polytechnic Institute and State University, Washington State University, and Oklahoma State University. Si saya diminta mengurutkan prioritas dari keempat univ tersebut.

Ini kata2 yang bikin galau:

Please note that once you have confirmed the plan, it will be considered FINAL and difficult for us to change or to modify it. Therefore, it is important for us to let you understand that your applications will be submitted to the universities listed in your plan based on your approval today.

  1. NO CONVERSATION WITH THE UNIV selama proses menunggu hasil submission plan. Alhasil banyak yang menderita dalam penantian ahahha… si saya juga.. itu masa2 paling galaaau sepanjang sejarah 2014.. karena saat itu sempet mikir buat melakukan “direct application” ke MSU… tapi akhirnya gajadi karena keburu dapet pengumuman dari WSU dan OKSTATE.
  2. ACCEPTANCE from the universities. Akhirnya setelah galau 5 bulanan, dapet kabar baik dari OKSTATE yang disusul dengan acceptance dari WSU Pullman. Sementara VA Tech dan TAMU sampai iin berangkat ke US, ga tau kabarnya sama sekali. THIS IS IT… yang nentuin anda berangkat dan kandidasi nya jadi hehehe.. karena ada kasus 2 tahun sebelumnya kalo ga salah, seorang Fulbright kandidat yang batal kandidasinya karena ga nerima acceptance satupun dari 6 univ yang dia lamar… dan Alhamdulillah… iin punya tiket penting ini…
  3. PDO (Pre-Departure Orientation), event di mana semua fulbrighter yang udah nerima acceptance dating dan nerima pengarahan. Tahun 2014 dapat di Bali, bagus banget hotelnya… kenalan sama banyak anak muda berprestasi se Indonesia yang udah 90% berangkat ke US.
  4. DECISION… mutusin OKSTATE atau WSU… ^_^, dengan banyak pertimbangan, akhirnya memutuskan WSU ^_^. Si saya dapat waiver dari kampus yang sebelumnya kena shortfall $15K. Alhamdulillah…
  5. Pengurusan Paspor : YANG INI bikin keki, karena sebagai PNS, I have to deal with something troublesome yang terlalu memalukan kalo diceritakan di sini (bukan si saya yang memalukan, tapi sistemnya). Akhirnya menyerah dengan paspor biru dan menggunakan paspor ijo instead. Tapi Alhamdulillah nya udah mengantongi surat SETNEG, jadi kalo pulang penyetaraan ijazah, harusnya ga masalah.. (aamiiin)
  6. Medical Check Up buat Medical Form. Ini tahap yang penting bangeeeet… :
  • Please take a  medical checkup at a public or private hospital in your area, and not in a private lab or a general practitioner (dokter praktek umum) because they generally cannot accommodate the vaccinations required. In addition, it is suggested to perform only the tests and vaccinations required to avoid unnecessary cost.
  • Please ensure that your TB skin tests, MMR (Measles, Mumps and Rubella) are valid within the last six months prior to your departure.If you take the MMR vaccination (not individual Measles, Mumps and Rubella vaccines), please write down the date of your MMR vaccination in the above column (and not in the separate boxes of each Measles, Mumps and Rubella vaccines).
  • The last three doses of DPT shots should be taken within the last 10 years. We understand that DPT shots are automatically given to you after birth, however, you still need to take another shot as required, if the latest one you got was more than 10 years ago. As it is required by the medical form, you should inform your doctor/physician  about it.
  • TB Skin test: Your doctor should write down the induration of TB skin test in millimeter (page 6). If there is no induration, he/she may write down “0 mm”.
  • If your TB skin test shows that you have more than 10 mm, it means a chest X-Ray will be required.
  • Polio Vaccinations is usually given to you soon after birth. If you don’t remember when the exact date was, you can simply write the year you took it.
  • Have the physician/doctor signs the last page of the form and stamp it officially.
  • AMINEFwill then review your medical form and return it back to you for revision, if necessary.

Berkat kerjasama sharing info sesame kandidat, Alhamdulillah tahapan ini berhasil dilewati dengan baik ^_^.

  1. TOA buat PRE-Academic Training (PAT) Program. Ini yang menentukan jadwal keberangkatan iin ke Amerika. Since my PAT was on 1 July 2014 akhirnya kalang kabut nyiapin keberangkatan yang Cuma sekitar 20 harian heheheh karena saat itu iin nerima emailnya tanggal 6 Juni pas seminar EBTKE Connex…. Seneng tapi juga nervous karena the most obvious fact was I would have the whole Ramadhan in the US. Dan juga fakta bahwa si saya harus nyiapin semuanya dalam waktu yang super duper singkat… dan PAT di KANSAS UNIVERSITY ternyata menjadi kenangan yang super duper memorable unforgettable, dan Precious.. until now, I even cannot forgot my experience there.
  2. VISA APPLICATION. Well,, ini dia langkah terakhir. Kunci masuk US hehehhe… harus ngisi DS160, trus nandatangan DS2019, nyiapin foto dan tadaaaa dating mengantri di kedubes paling menakutkan se Indonesia.. ehheheh lebay. Senin 23 Juni 2014, si saya bersama 14 orang fulbrighter yang lainnya mendapatkan kartu putih.. dan Alhamdulillah, kayanya batch tahun 2014 ga ada yang dapet kartu kuning. Wawancara visa nya seru hehehhe… pake kata sakti Fulbright dan semuanya akan lancar (begitu katanya ehhehe… udah bukti sih, tapi tetep we pada dasarnya semua dari Allah saja).
  3. Flight Itinerary to US+ Pre-Departure Briefing: here it is.. I got my ticket ^_^:
GA  838 N  29JUN Jakarta – Singapore 20.40-23.30
DL  166 K  30JUN Singapore –  Narita 06.00-14.00
DL  642 K  30JUN Narita – Salt Lake City 15.40-13.00
DL 5728 K  30JUN Salt Lake City – Kansas City Intl (MCI) 21.10-00.38
 DL 1461 L  13AUG Kansas City Intl (MCI) – Minneapolis    15.11-16.33
DL 2253 L  13AUG Minneapolis – Seattle 17.10-18.44
AS 2214 V  13AUG Seattle – Pullman   2215-2315

Berangkat tanggal 29 Juni 2014 dengan kondisi akan mengalami hari pertama Ramadhan di jalan dan juga mengalami pergantian waktu yang mundur 12 jam juga di jalan.. ini menjadi perjalanan terpanjang sejarah yang saya lakukan… ceritanya ada di sini: Perjalanan Panjang Pertama Saya Sepanjang Sejarah (41 jam, 4 Negara, 4 States)

Begitulah resume yang bisa iin share,.. ada banyak cerita menarik di setiap tahapnya. Tapi kalo diceritakan semua bisa2 jadi buku nantinya hehehhe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: