Alula Farzana Ayunindia

Lahir 9 Juni 2016, Alula adalah seorang bayi yang sangat cantik dan relatif tenang. Ibunya bahkan ketika melahirkan tidak mengeluarkan jeritan-jeritan melahirkan seperti yang saya bayangkan atau seperti yang ibu-ibu lainnya lakukan di ruangan bersalin (yang kira-kira ada sekitar 4 orang calon Ibu yang melahirkan saat itu).

13415566_10209468524334817_6094996987762481516_o

Alula ketika berumur 15 menit-an

Mungkin sayalah keluarga pertama setelah Ibunya yang menyambut Alula ke dunia. Keluar dari ruangan yang ditutup tirai hijau, mataku serta merta mengeluarkan air mata haru bahwa adikku telah berhasil melalui masa 9 bulan mengandung Alula dengan selamat. Saya juga yang menyaksikan pembersihan Alula hingga kemudian dia dibawa ke ruang inkubator di lantai 2 untuk diobservasi.

Alula, adalah salah satu di antara sekian alasan mengapa si saya ingin pulang segera dari Amerika. Mungkin ikatan batin antara uwa-suan sudah memang terbentuk lama ketika tahu Iis hamil. and guess what, it was such an honor to be the person who can have a proper training how to handle a baby when the mother is still in recovery. Biasanya kalo malam tiba, si saya adalah petugas yang mengantarkan Alula ke tangan Ibunya untuk disusui. Dan Alula sungguh anak yang sangat shalihah dan tidak merepotkan. Alula hanya terbangun 3 kali ketika malam dan hanya untuk minta susu. jam 10, jam 12, dan jam 2 malam. Selain itu, dia ga pernah rewel nangis tanpa alasan.

Selama kurang lebih 40 hari-an (dipotong itikaf @masjidsalman dan bulak baik Serpong-Cipanas) si saya nginep selama Iis dalam masa wiladah dan nifas. Belajar gmana gantiin popok, ngelap, ganti baju, ngabedong, dll. Membuat si saya juga bisa menyaksikan bagaimana tumbuh kembang Alula.

Dan subhanallah walhamdulillah, anak cantik ini tumbuh dengan baik dan menggemaskan. Sang Ibu setiap hari mengirim foto cantiknya dengan kostum2 lucu untuk sekedar mengobati kerinduan karena tidak bs hadir bersama segenap keluarga besar.

Screenshot_2016-08-26-16-10-27

Alula usia 2 minggu.. udah bisa ngelel🙂

Screenshot_2016-08-26-16-10-00

Alula 1 bulan seminggu, udh bisa pegang pipi ma rambut

Screenshot_2016-08-26-16-14-04

Alula 2 bulan 12 hari udah makin lucu ajaaa

Just hope and pray that she will be a great woman who can make her parents and family become proud. Rabbana Hablana min Azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqiinaimama.

 

The Source of Happiness

Inget apa yang menjadi cita-cita Tamaki Shuoh dalam Ouran High School Host Club. Cita-cita Tamaki adalah menjadi sumber kebahagiaan bagi orang lain. Kenapa tiba-tiba inget itu? Simple karena pas nulis salah satu esay buat LPDP si saya nulis bahwa si saya pengen jadi sumber kebahagiaan nya keluarga terutama Ummi (Ibu) ma Aa (Bapak, aneh emang manggil bapak sendiri pake sebutan aa.. si saya sendiri ga inget gmana sejarahnya). Tapi untuk bisa bikin mereka bahagia teh butuh continuous hard work effort yang ga main-main kalo based on my standard. Soalnya kalo menurut standard mereka mah mungkin ga yang gimana gimana banget.. iin bahagia maka ummi aa bahagia.. itu yang sering disampaikan Ummi ma Aa. Well mereka ga pernah secara spesifik minta iin kuliah di ITB, atau dapet beasiswa ngambil master di US, atau kerja di BPPT. Mungkin tipical orang Sunda yang memang mudah pisan dibahagiakan. si saya makan dengan baik juga sudah nyampe level membahagiakan Ummi, begitu ummi bilang ^_^

10834893_10209698280638581_3444845417773120980_o

Kalo kebahagiaan mereka ada dalam kebahagiaan iin lalu kebahagiaan iin teh yang kayak gimana? Sebenarnya dibalik juga bisa karena kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan iin. Melihat mata mereka berbinar ketika iin bilang iin pengen bikin mereka seneng aja udah bikin iin seneng bukan main..

Tapi iin sadari bahwa meskipun kebahagiaan standard orang bisa sama, tetep we ada yang spesial kayanya mah. Kayak iin sendiri, masih punya list yang masih iin pengen capai yang iin yakin kalo iin bisa memenuhinya maka iin, mereka (atau juga orang lain) akan ikut bahagia. Dan masih long way to go buat iin bisa memenuhi list tersebut. Tapi bukan tidak mungkin.

So, seperti yang judul tulisan ini sebutkan “the source of happiness”, iin pengen jadi the source of happiness bagi orang yang menyayangi iin dan iin sayang.Seperti halnya keluarga iin jadi sumber kebahagiaan iin, iin pengen juga jadi sumber kebahagiaan  mereka. Of course tidak ada bahagia di atas bahagia me lain kan bersumber dari Allah saja. Rabbanaa aatinya fid Dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzan ban naar.

Ada satu gambar di instagram yang kurang lebih menyebutkan it feels really great to be someone who is an answer for somebody’s prayer.

Masih banyak di kepala tentang ini tapi udahan ajah geuning wkwkkw.. maaf geje siang-siang.. lagi nyari semangat dan motivasi di balik proses adjustment di kerjaan🙂

Terikat dengan Masjid

Living near to Masjid Perumahan Batan Indah Serpong (Dzarratul Muthmainnah) makes me wondering over and over again about how Allah sets my life wonderfully. It just reminds me on how Allah makes most of my residences were that close to Masjid. And how wonderful Masjid Batan indah serpong makes me thinking on how to create such a wonderful system like that. I will explain later

​
I spent my life living with my family who live very close to our precious masjid, Masjid Al Jihad, until I finished my senior high school. Afterwards, as you know how much I love Masjid Salman ITB that was the place where I found myself and what kind of person I wanna be.  Five years I have been there.. tarbiyah and such. Until I move out to Etos dormitory as a supervisor.

Working in BPPT is other wonderful thing. My home was not close to masjid, but really love Masjid Baitul Ihsan, and Masjid Iqra-BPPT where I can find those wonderful people who dedicated their lives to serving people (in science and knowledge).

2014, I moved to Pullman, Washington State, US. For the first year, my apartment was only 10 minutes walking distance to Pullman Islamic Center. Been able to participate in the Sunday science class for kids there were another precious experience that I have.

And now, 2016, takdir and rahmat Allah I am able to live so close to one of the wonderful masjid that never stops making me so dazzled every day. People are so tied to masjid to the point that you can see the parking lot in Shubuh time is sooo full of vehicles people use to go to the masjid to perform Shubuh prayer. I have never seen something like that before in my life, where almost 300ish people are coming for shubuh. I am becoming so optimist and so amazed at the same time. This masjid’s presence is something that people there treasure a lot. And in the deepest of my heart I am always thinking on how some people can do that. I mean the people who have been the real initiator to make the people in Perumahan Batan Indah Serpong are so attached to the masjid. I guess, it must be a lot of effort and struggling to create such a thing.

​ 

Ah, I only hope, my life next can also be blessed by the closeness of my body and heart to a masjid. It would be wonderful insyaallah.. wanna be an initiator if there is no such a system yet ..

 

Setelah Pulang dari Ameriki ^_^ (Part 2)

Masa adjustment si saya bersama Indonesia saya anggap alhamdulillah berjalan dengan cukup lancar. Meskipun well, penyesuaian udara Cipanas akan total berbeda dengan Serpong dan sekitarnya. Dan next step is adjustment sama dunia kerja yang mulai si saya jalankan kembali. Asalnya mau masuk secara resmi tanggal 11 Juli,tapi kata Bapak pusbindiklat mending ikutan surat setneg saja yang menyatakan saya masuk tanggal 1 Agustus.

Meskipun demikian, sudah mulai ngerjain kerjaan kantor sedikit demi sedikit sejak bulan Juni. Juga mengunjungi kantor beberapa kali sebelum lebaran. Semi resminya saya ngantor tanggal 19 Juli 2016 dan mendapat kos di Perumahan Batan Indah Serpong. Dan sudah si saya duga, kondisi udara Serpong lawan Cipanas bukan main bedanya. Tidur aja kalo di Serpong udah keringetan ^_^.

Si saya memutuskan ngekos di Serpong dengan harapan akan memudahkan mobilitas ke Puspitek dan menyesuaikan dengan kondisi Serpong (because well…. ). Tapi subhanallah takdir Allah sepekan pertama resmi bekerja,,, bulak balik ke Jakarta-Serpong dan mengikuti arus dinamika urban movement (baca: dempet2an di gerbong wanita commuter line) dan juga kemudian mengalami kembali rasanya terjebak macet di Jakarta. But well.. hidup adalah perjuangan, ne?


Tapi pas giliran ngantor di Geostech I enjoy it a lot to the point that I like it so much. Jam 7.00 am dari rumah, jalan kaki ke Jalan Raya Serpong lalu dilanjut angkot ke arah Pasar Prumpung. Turun di depan Puspitek, jalan ke Geostech. It usually takes 30 minutes, 2700 langkah dan lumayan seger buat olahraga pagi. Pulangnya juga gitu hehhehe… biar sehat. Maklum di US sana kan enjoy banget walking makanya bisa turun 5 kilo-an hihi…

Kerjaan kerjaan yang dikasih ke saya baru satu yang ada hubungannya sama dengan biogas dan biomas. Sisanya uhuk uhuk.. agak jauh to be honest. Si saya memang sepertinya harus segera mbuang jauh-jauh euphoria pulang ke indo dengan menemukan idealism kalo si si saya bisa ngelanjutin riset yang saya suka itu dengan segera. Well perhaps not very soon, tapi Pak Dir bilang ada kerjaan Pak Hadiyakso yang tentang kelapa sawit di mana iin bisa ikutan. Tapi so far kerjaan iin sementara sekarang adalah tentang AC hemat energy dan ngelanjutin tulisan paper ke 2 karena bos Liang dari Pullman sudah beberapa kali mengirimkan reminder kalo si saya harus submit the manuscript.

Tapi taka pa juga sih, selama bisa bantu mah hayuk aja iin coba lakukan dengan sebaik mungkin J. Lagipula si saya tahu ini masa adjustment dan si saya juga masih melakukan observasi terhadap orang dan lingkungan sekitar for some particular topic that I need to learn more deeply.

Intinya mulai menikmati dan menikmati. Mencoba mensyukuri setiap penggal kesempatan yang masih Allah kasih. Menikmati obrolan2 berharga dengan Bu kos (Ibu pemilik rumah yang iin tinggal..banyak banget yang iin dapatkan dari sharing yang beliau berikan tentang kehidupannya), menikmati hirukpikuk perjalanan yang ditempuh ke Jakarta juga menikmati hijaunya Puspitek serpong. Menikmati kesempatan bisa shalat berjamaah full time (shubuh-Isya J ), juga menikmati setiap bacaan yang lagi iin baca sekarang (buku2 yang iin culik dari lemari Bu Kos), dan menikmati suasana komunitas Perumahan Batan Indah Serpong yang iin rasakan begitu mendamaikan (bayangkan: shalat shubuh di masjid dengan jumlah shaf wanita yang selalu penuh 4 shaf).

Ada banyak hal juga yang pengen banget iin share. Kisah2 hikmah dan observasi yang iin dapat ketika bareng Ibu kos (buanyaaak banget soalnya…asa kayak di-halaqah setiap hari), belum lagi diajarkan teknik teknik memasak yang super duper keren (di US kan totally autodidak), cerita ketemu Pak Habibie, cerita ketika penganugerahan perekayasa utama kehormatan, dan juga cerita tentang internasional symposium di mana ketemu 4 wonderful girls dari Universitas Andalas.  Mudah2an sempet nulisnya nanti… ^__^

segini dulu resumenya.. (oiya ada beberapa hal yang ga diresumekan di sini.. tapi mudah2an bisa iin tulis juga J. ) dilanjut nanti InshaAllah.

Setelah Pulang dari Ameriki ^_^

Si saya belum selesai (tepatnya belum mulai lagi) nulis tentang perjalanan saya di US dengan segala tetek bengeknya di blog ini, tapi kemudian yang si saya tulis ini adalah ketika saya udah balik ke Indo lagi. Hehehe.. Tapi tak mengapa I would like to share some insights I got after si saya berwaswiswus di negeri Barrack Obama.

Si saya pulang ke Indonesia 4 hari setelah wisuda yang diadakan pada tanggal 7 Mei 2016. Because of that, I have to answer the same questions over and over again: “kenapa pulangnya cepet amat? Ga jalan-jalan dulu?”. Jawaban yang biasa saya kasih ke all of those people (my international friends and of course my Indonesian friends) adalah senyum manis dan sepotong kata “My Mom misses sooo much that I cannot bear having longer time here in the US”. Well it is true. I was not lying, you can ask my mom as a prove. But well.. there are sooooome other reasons that I had. Salah satunya adalah, I don’t feel like traveling around alone by myself. Kejadian Mba Herma cukup menjadi trauma tersendiri meskipun nyadar bahwa  yang namanya kematian mah sudah menjadi takdir tercatat di Lauhul Mahfud. But still you know, kalo bs ga sendiri ya alhamdulillah.. masalahnya saat itu dari Pullman kayanya susah nyari temen travelling ahahhaa.. but it’s alright. I don’t mind at all not spending money or time in the US longer. Ga nyesel sama sekali, since US is not really my fav. Ya kalo ada kesempatan sih alhamdulillah, tapi kalo g ada ya mogmana lagi. Nanti aja balik lagi kalo udah ada temen. Wkkwkwkw….

Dan di sini si saya g akan ngebahas perkiraan apa yang temen2 saya punya karena si saya masuk kategori “buru-buru banget pulang”. Read the rest of this entry

Khadijah binti Khuwailid, the true love story of Muhammad

Siapa tidak kenal Khadijah  binti Khuwailid? Seorang wanita luar biasa yang dengan segala kekuatan dan cintanya dicurahkan kepada manusia terbaik di alam semesta, Rasulullah SAW.Seorang wanita yang (seingat saya) merupakan satu-satunya wanita yang diberikan salam dari Allah dan Jibril. Seorang wanita yang memiliki status pemmpin wanita ahli surga. Wanita terbaik yang  dimiliki Rasulullah SAW yang dengannya Rasul menjalani fasa kehidupan paling penting dalam sejarah risalah juga perkembangan Islam. Khadijah jugalah sosok wanita yang yang taksegan memperjuangkan kehidupan abadinya dengan keberaniannya melamar Rasulullah terlebih dahulu, sesuatu yang mungkin wanita-wanita di wilayah timur sedikit terkendala melakukannya karena masalah budaya.

Sudah sejauh mana kita sebagai ummat Islam mengenal sosoknya yang luar biasa, mengenal karakternya, mengetahui sejarahnya, mengingat perannya sepanjang perjalanan perkembangan Islam? Mungkin selain ingat hal yang paling utama dari yang beliau contohkan yaitu meminang  nabi Muhammad duluan, ada paling tidak setidaknya 2 hal lain yang paling mencolok yang beliau contohkan. Yaitu fakta bahwa seorang wanita juga memiliki hak-hak yang sama untuk berprestasi dan bekerja, dan fakta bahwa terdapat gap usia yang besar yang dimiliki Khadijah dan Nabi Muhammad SAW yang tidak menjadi penghalang bagi kehidupan rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah.

Untuk menjawab keingintahuan2 tersebut, mungkin tidak banyak buku yang beredar yang bisa digunakan untuk hanya focus kepada Khadijah semata-mata (mungkin ada,hanya si saya saja belum menemukannya). Yang saya temukan satu buku yang sangat menarik dari Pena Publishing yang memiliki info sebagai berikut:

Judul Buku: Khadijah, the true love story of Muhammad
Judul asli: Khadijah, ummul Mu’minin Nazharat Fi Isyaraqi Fajril Islam
Penulis: Abdul Mu’min Muhammad
Penerbit: Pena Publishing
Tebal: 363 halaman

image

So, tulisan ini basically adalah sebuah resensi yang saya sarikan dari apa yang saya baca. Berhubung memang lagi gencar belajar shirah juga (. Here it is

As I mentioned Read the rest of this entry

Belajar Shiroh Nabawiyah dari yutub2 keren

Bismillah. Tulisan ini adalah tulisan yang terkait sama tulisan sebelumnya tentang pemanfaatan internet untuk peningkatan keimanan. Kalau di tulisan sebelumnya saya banyak mention tentang resource dari ustadz skala internasional, meskipun mention juga tentang ustadz Salim A fillah sebagain starting point si saya ngubek2 yutub buat bahan ilmu si saya, Nah di sini saya mau cerita tentang yutub shirah berbahasa Indonesia yang dibawakan oleh Ustadz Khalid Basalamah. Satu kata: AWESOME..

image

Mungkin temen-temen udah ngubek2 buku shirah Nabawiyah dari Syekh Al Buthy atau dari Syekh Mubarrakfurry, atau yang enak banget dibaca misalnya pembahasan shirah nabawiyah dengan penekanan ke Khadijah (yang insyaallah tulisannya akan saya sampaikan next after tulisan ini). Tapi buat para pembelajar audio (kaya saya) maka apa yang disampaikan oleh Ustadz Basalamah ini adalah suangat suangaaat membantu banget buat paham dan inget tentang seluk beluk shirah.. dan you will know how significant learning shirah for our life..
Si saya tahu ada yutub2 ini dari neng Agtri di suatu obrolan sore di tanggal 20 Juni 2016. Dan ternyata sodara2 bikin ketagihan pisan.enak pisan Ustadz menyampaikan materi shirahnya. Saya sarankan nonton pendahuluannya dahulu. Langsung kepincut buat nonton yutub2 shirah beliau yang lainnya. Seems like it is a special class yang diconduct sama majelis ta’lim tertentu (I guess).. heheh jadi inget tatsqif Mata’ Salman tahun 2006-2007 dulu ^__^. Ga secanggih yang ini kit amah dulu.
Jadi intinya ada 2 point. Betapa kemudahan sudah disediakan Allah sedemikian sehingga sebenarnya kalo kita mau dan sungguh2, Allah sudah sediakan medianya. Buat si saya, yutub2 ini membantu banget.Cuma kendalanya, paket dataaa hiiiks. I have a serious terrible problem with significant changes between internet connection di US ma di Indonesia. But well.. you cannot have something precious without sacrifice, right? Point kedua yang mau saya mention adalah bahwa beneran yang namanya fastabiqul khoyrot teh meuni luar biasa. Ada banyak di luar sana orang2 yang berjuang dengan internet connection menyebarkan kebenaran, menyebarkan pengetahuan islam. Keren.. si saya juga pengen bisa kayak gt, makanya mulai dari yang kecil2 ya begini ini lah tulisan meskipun sekedarnya.. mudah2an bisa diseriusin.
Jadi… sok temen2 yang haus tentang ilmu… da Allah mah Maha Pemurah Maha Penyayang yang menyediakan sarana2 luar biasa yang bisa kita manfaatkan. Serius ga bosen nonton nya,apalagi kalo internetnya oke, dan waktunya tersedia.
Sebenarnya udah lama pengen bikin resensi tentang video2 yutub yang sudah saya tonton, tapi belum keburu wae. Mudah2an ke depannya bisa beneran diseriusin lagi nulisnya hehehe… but my next writing will not be about notulensi video2 yutub, tapi tentang resensi buku Khadijah.. mudah2n bisa saya upload besok lusa paling telat ehhehe.

Ketika dunia maya membawamu pada pertambahan keimanan dan pengetahuan keislaman

Dengan majunya teknologi di bidang digital dan informasi, it seems that kehidupan kita suka atau tidak suka akan mendapat pengaruh dari majunya teknologi informasi tersebut, positif maupun negative. Dan bergantung pada kitalah kemudian informasi-informasi itu kita manfaatkan, baik atau buruk.

Dan di antara semua informasi yang berseliweran tiada henti tersebut, ada buanyaaak para pejuang yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan menyebarkan kebaikan, kedamaian, ajaran Islam, powerful tausiyah yang bikin siapapun yang menontonnya menjadi sedemikian terinspirasi untuk bertahan dalam Islam dan meningkatkan keimanan..

Bagi saya yang memiliki keterbatasan menghadiri kajian dan halaqah by meeting in person dengan orang-orang shaleh, maka informasi2 yang berseliweran di Internet ini adalah REALLY A POWERFUL RESOURCE yang bikin si saya tetep keep in track.. alhamdulillah…bahkan mungkin ada sebagian dari jiwa ini yang tersentil untuk mencemburui orang-orang luar biasa tersebut yang mungkin mengorbankan sebagian waktunya untuk menyediakan asupan sehat bagi ruh-ruh jiwa manusia yang mencari cahaya di tengah kegelapan. Da saya mah apa atuh…

Tapi  subhanallah… ngerasa banget terbantuuuu pisan dengan adanya link2 luar biasa tersebut. SUBHANALLAH pokonya mah…

Well, mungkin temen2 lainnya udah memulai aktifitas seperti ini sejak lamaa hehehe… well saya kenal website dakwatuna sejak saya kuliah tahun 2005 alhamdulillah, tapi berasa suangaaat terbantu dengan resource2 sejenis terutama yang sifatnya ceramah audiovisual baru saya rasakan di sini di tanah Amerika. SUBHANALLAH, ini adalah salah satu manfaat BESAR yang saya rasakan ketika BERKULIAH di sini… when Allah shows me another way how to learn Islam how to increase imaan by using an advanced of technology.

Jadi izinkan si saya sharing apa yang saya rasakan ^_^. Kali ini jadi jalan amal ibadah bagi si saya juga buat mengenalkan ini kepada temen-temen semua.

Mba-mba dan Mas-mas yang mungkin punya waktu yang lebih banyak di depan computer (karena pekerjaan atau sejenisnya) tapi mungkin agak terbatas kesempatannya untuk menghadiri kajian secara langsung (misalnnya karena alasan georafis dan sejenisnya) mungkin bisa terbantu juga dengan adanya yutub2 cakep ini.

Jadi ada buanyaaak tausiyah dan kajian yang dengan sangat baik didokumentasikan yang dipublikasikan di yutub. Ada banyak ustadz yang bisa dipilih juga mulai dari ustadz dari Indonesia ataupun yang cakupannya internasional. Materi yang dinikmati juga masyaAllah beragam banget mulai dari tema tentang Islam back to basic, Tafsir Quran, Rasulullah SAW dan bagaimana mencintai-meneladaninya, Shirah dan Sunnah, pengenalan para sahabat (Khulafaur Rasyidin, Tabi’in, tabi’ut tabi’in), materi tentang keluarga dan pernikahan, juga materi-materi sekitar kehidupan sehari-hari, misalnya tentang bagaimana menyikapi kesedihan, kekawatiran berlebihan, bagaimana cara menghindari dosa, daaaan muasig buaanyak yang lainnya… SERIOUSLY ga akan cukup mungkin waktunya buat nonton semuanya,..

Adapun my favorit ^_^. Saya memang memulai kisah ini dari nonton kajian-kajian Ustadz Salim A Fillah.. yang kemudian sedikit demi sedikit mulai bergeser pada kajian dari Ustadz Nouman Ali Khan, terutama dari website freeQuraneducation yang ternyata pengelolanya adalah original orang Indonesia. Dari Ustadz Nouman Ali Khan inilah kemudian bertambah lagi link nya dari ustadz ustadz lainnya seperti Ustadz Zakir Naik, Ustadz Mufti Ismail Menk, dan Ustadz Bilal Philips. Dan lebih buanyak terperangkap di ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk so far wkwkwkw… Habiiiiiiissssssssssssss efeknya subhanallah… iin ga tau gmana mendeskripsikannya.

2016-04-23

Beberapa judul video dari Lecture nya Ustadz Nouman Ali Khan yang diilustrasikan di FreeQuraneducation

Saya amazed luar biasa sama effort luar biasa sister dan brother yang mengupload video2 berkualitas tinggi ini ke dunia jagat raya internet. Beneran envy sama amal sholeh yang mungkin akan terus mengalir selama ada banyak orang seperti si saya yang merasa begitu terbantu dengan aktifitas ini.

Dan inilah mungkin link2 yang bisa si saya sharing:

  1. Ustadz Mufti Ismail Menk: https://www.youtube.com/channel/UCNB_OaI4524fASt8h0IL8dw. Seems like ini adalah official dokumentasi ceramah-ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk. Tapi ceramah2 beliau juga bisa ditemukan di link-link chanel yutub yang lain, misalnya: https://www.youtube.com/channel/UCoQAvKUKAmGinOQSBBKiEMA atau https://www.youtube.com/user/bachamazar/videos

Read the rest of this entry

Going through this wonderful Youtube to increase your imaan

Subhanallah walhamdulillah…

Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, maka Allah akan tunjukan jalan.. dengan cara yang luar biasa dengan cara yang beyond indah.

You know what? There are sooo many people you cannot just stop to listening to. Dan subhanallah Ustadz yang satu ini beneran punya magnet kekuatan bashirah yang sedemikian luar biasanya yang mungkin bakal bikin kamu kecanduan buat dengerin semua ceramahnya yang masyaallah,…. subhanallah.. Sungguh Allah Maha Pemberi Petunjuk

ini saya kasih favorit saya: https://www.youtube.com/watch?v=ADiTs-ZXuhw

2016-04-20
coba nanti saya bikin list lengkapnya (kalo sempet bikin notulensinya juga hihihi)

 

Tapi di sini, izinkanlah si saya dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada para uploaders yang sedemikian luar biasanya bersemangat menyebarkan kebaikan.. hingga si saya bisa merasakan dan menikmati bagaimana kekuatan bashirah dari Ustadz2 tersebut dalam berdakwah… ada Ustadz Salim a Fillah, Ustadz Nouman Ali Khan, Ustadz Zakir Naik, Ustadz Faudil ‘adzim, dan baru nemu link2 Ustadz Ismail Menk sekitar sepekan yang lalu ketika struggling sama revisi thesis. Dan subhanallah tersepona.

Random

Walau samudera dan benua menjadi pemisah antara jiwa – jiwa yang beresonansi. Namun semoga i’dad yang terpatri dariku untuk mencapai kearifan selevel denganmu, bisa mencapai 7 lapis langit dan membuatNya berkenan dan berkehendak akan kepastian masa depan yang gemilang…

****

Dalam keindahan yang tak terelakan mata memandang, tak mampu menepiskan keinginan untuk bersanding bersama keindahan surgawi yang diejawantahkan setitik ke bumi. Hingga kemudian tangan ini tergerak untuk mengabadikannya dalam hati juga dalam rangkaian-rangkaian kata puisi yang kugubah hanya untuk merayuMu.

Karena keindahan ini kutahu akan berganti. Menjelma menjadi sebuah pengabdian dalam bentuk berbeda yang penuh misteri namun selalu kunanti hingga aku memiliki kapasitas untuk menjalaninya.

Hanya harap kebarakahan yang senantiasa menjadi motivasi, dalam doa-doa yang terlantun untuk sebuah kebahagiaan berlandaskan kecintaan kepada Sang Pencinta. Dalam doa yang diam-diam yang digubah ke langit dan beresonansi dengan jiwa yang sama. Yang kemudian dalam sebuah takdir yang indah, mungkin Allah akan mempertemukannya.