Dryer for food

Pengeringan adalah sebuah proses menghilangkan kandungan uap air dari bahan seperi larutan, slurry, padatan untuk mendapatkan produk padatan kering dengan kandungan air tertentu yang jauh lebih sedikit.

Beberapa alat yang digunakan dalam pengeringan makanan

1. Rotary dryer

Rotary dryer terdiri dari sebuah selongsong berbentuk silinder yang berputar, horisontal, atau agak miring ke bawah ke arah luar. Umpan basah masuk dari satu ujung silinder sedangkan bahan kering keluar dari ujung yang satu lagi. Pada waktu selongsong berputar, sayap-sayap yang terdapat di dalam mengangkat zat padat tersebut dan mendorong padatan jatuh melalui bagian dalam selongsong. Rotary dryer ada yang dipanaskan dengan kontak langsung gas dengan zat padat, dengan gas panas yang mengalir melalui mantel luar, atau dengan uap yang kondensasi di dalam seperangkat tabung longitudinal yang dipasangkan pada permukaan dalam selongsong. Jenis yang dirancang sedemikian rupa dinamakan rotary dryer dengan tabung uap.

Dalam rotary dryer tipe direct-indirect gas panas terlebih dahulu dilewatkan melalui mantel dan kemudian masuk ke dalam selongsong, di mana gas tersebut berada pada kontak dengan zat padat

2. Fluid bed dryer

Merupakan alat pengering padatan dengan menggunakan prinsip fluidisasi. Partikel padatan yang akan dikeringkan difluidisasi dengan menggunakan gas panas. Pencampuran dan perpindahan panas berlangsung sangat baik. Umpan dimasukkan dari bagian atas alat, dan produk yang sudah kering dapat diperoleh dari bagian bawah.

3. Spray  dryer

Merupakan alat pengering  yang digunakan untuk umpan jenis slurry dan larutan. Prinsip yang digunakan dalam teknik ini adalah pemisahan air dari partikel padat melalui evaporasi. Evaporasi dilakukan dengan mengekspos air yang terbawa oleh suspensi padat atau slurry ke udara panas pada tekanan tinggi sehingga luas permukaan butiran yang kontak dengan udara panas besar dan akan menghasilkan laju penguapan yang tinggi. Peralatan yang umum digunakan adalah spray-dryer. Spray-dryer merupakan suatu alat yang dilengkapi dengan spray-nozzle yang didesain agar slurry dapat melewati nozzle pada saat tekanan tinggi dan bertemu dengan udara panas. Proses ini akan mengubah butiran padatan tersuspensi menjadi granul halus yang memiliki ukuran sesuai dengan spesifikasi. Berdasarkan konfigurasi aliran terdapat dua tipe alat pengering yaitu parallel current dan counter current. Pada proses parallel current aliran material dan udara panas searah sementara pada counter current kedua aliran tersebut berlawanan arah. Udara buang tidak boleh dikeluarkan karena alasan regulasi maupun ekonomis, sehingga udara buang kemudian dibersihkan melalui filter di-daur ulang menuju spraying zone. Slurry yang diumpankan ke dalam spray-dryer dapat dilakukan secara partaian maupun kontinyu. Penyiapan slurry dengan metode partaian lebih baik dikarenakan metode ini memudahkan persiapan, pengendalian, pengawasan dan pengaturan bahan-bahan. Proses ini memerlukan dua tangki sehingga ketika slurry yang berasal dari salah satu tangki dipompa menuju spray  dryer, tangki yang lainnya dapat digunakan untuk mempersiapkan partaian berikutnya. Pada proses kontinyu biaya tenaga kerja dapat diminimalisasi namun diperlukan biaya pengendalian unit pengumpanan yang besar. Sebagian besar, meskipun tidak seluruhnya, menara pengering untuk bubuk umpan memiliki  pola aliran berlawanan arah dan bertipe jet-spray yang akan menghasilkan bead yang luas dengan debu yang sedikit dan bulk density medium.

4. Tray Dryer

Tray Dryer disebut juga  shelf  dryer, cabinet dryer, atau compartment dryer.

Pengering ini terdiri dari sebuah ruang dari logam lembaran yang berisi dua buah truk yang mengandung rak-rak H. Setiap rak mempunyai sejumlah piringan sebagai penapis tempat bahan yang akan dikeringkan diletakkan. Piringan ini umumnay berukuran 30 in2, dengan ketebalan 2 sampai 6 in. Udara panas disirkulasikan pada kecepatan 7 sampai 15 ft/detik di antara piringan dengan bantuan kipas C dan motor D, mengalir melalui pemanas E. Sekat-sekat G membagi udara tersebut secara seragam di atas susunan talam tadi. Sebagian udara basah diventilasikan keluar melalui talang pembuang B; sedangkan udara segar masuk melalui pemasuk A. Rak-rak itu disusun di atas roda truk I sehingga pada akhir siklus pengeringan truk itu dapat ditarik keluar dari ruang pengering dan dibawa ke bagian akhir untuk off loading bahan yang selesai dikeringkan.

 

Tray dryer sangat bermanfaat bila laju produksi bahan kering kecil. Alat ini dapat digunakan untuk mengeringkan segala macam bahan, tetapi karena memerlukan tenaga kerja manual untuk loading dan off loading, biaya operasi agak mahal. Alat ini biasanya diterapkan untuk pengeringan bahan-bahan mahal seperti zat warna dan bahan farmasi. Pengeringan dalam sirkulasi udara menyilang lapisan zat padat biasanya lambat sehingga siklus pengeringan pun panjang, sekitar 4 sampai 48 jam per batch. Terkadang digunakan juga sirkulasi tembus, namun cara ini biasanya tidak ekonomis dan bahan tidak perlu pada pengeringan batch. Pemendekan siklus pengeringan tidak mengurangi biaya tenaga kerja, namun akan terjadi penghematan energi yang cukup signifikan. Tray dryer dapat beroperasi dalam vakum, terkadang dengan pemanasan tidak langsung. Masing-masing try terdiri atas pelat-pelat logam bolong yang dilalui uap atau air panas atau terkadang dilengkapi ruang khusus untuk fluida pemanas. Uap dari zat padat dikeluarkan dengan ejektor atau pun pompa vakum. Pengering beku (freeze drying) terdiri dari sublimasi es dari es pada tekanan vakum dan pada temperatur di bawah 0 oC. Freeze drying dilakukan khusus untuk mengeringkan vitamin dan berbagai bahan yang peka terhadap panas.

5.  Flash dryer

Merupakan alat pengering yang melakukan proses penghancuran umpan padatan basah yang dibawa untuk beberapa saat dalam aliran gas panas. Laju perpindahan panas yang dimilikinya sangat tinggi, dan pengeringan berlangsung cepat. Alat ini dapat digunakan untuk umpan yang memiliki sensitifitas terhadap panas yang cukup besar sehingga dapat mengalami kerusakan pada temperature yang tinggi, oleh karena itulah, disediakan medium pendingin.

Terkadang pelumatan terhadap umpan difungsikan juga sebagai pembentukan partikel partikel yang lebih kecil. Terdapat 2 jenis alat Flash dryer, yaitu

  • Spin Flash dryers: terdiri dari agitator  horizontal, yang akan mendispersikan umpan ketika umpan datang dan kontak dengan udara panas, dan kemudian dikeringkan
  • Cage Mill Flash dryers: terdiri dari pin berputar vertikal kotak statis. Umpan basah dimasukan ke dalam kotak berputar tempat kontak dengan udara panas. Kotak berputar tersebut mendispersikan umpan sambil melakukan pengeringan

6. Double Cone Vaccuum Dryer

Merupakan alat pengering jenis vaccuum yang menggunakan bentuk cone dalam aplikasinya. Dinding miring yang dimiliki memungkinkan laju pengosongan umpan yang tinggi saat posisi standby setelah pengeringan selesai. Silindernya berputar untuk membawa umpan ke lubang keluaran

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: