Blog Archives

Amsterdam dari atas udara (dijepret dengan kamera dan kemampuan jepret amatiran)

Malam gelap tanpa cahaya rembulan maupun mentari, hanya kelip bintang di atas awan yang kelap-kelip megah, memamerkan cahayanya yang lembut dan teduh. cahaya bersambut cahaya, di bawahnya terhampar titik titik cahaya kecil yang bersatu padu membentuk mozaik peradaban sebuah komunitas yang dihuni manusia. Hanya sayang alat buatan manusia (kamera:red) ini tidak mampu dengan sempurna menangkap keindahannya menjadi sebuah bentuk jpeg yang bisa dipamerkan. hanya kedua bola mata yang dilengkapi dengan tool analyzer bernama otak yang mampu merekam keindahan tersebut bahkan hingga sekarang, terekam dengan baik di sela-sela jaringan neuron dan dendron yang menyusun mozaik karya cipta Allah Yang Maha Kuasa. Maha Besar dan Maha Suci Allah atas ayat2 yang ditebarkannya di permukaan bumi dan permukaan langit