Blog Archives

Peran Ilmu Teknik Kimia dalam Penerapan Produksi Bersih

Read the rest of this entry

Berbicara Tentang Nasionalisme Seorang Iin Parlina

Alhamdulillah, akhirnya punya kesempatan menangkap isi kepala yang sering muncul namun kadang keburu hilang ketika menuliskannya. Dan akhirnya, kini aku bisa mencurahkan isi kepalaku dan mencoba merekam jejak sinyal sinyal otakku, mencoba menerjemahkannya ke dalam langkah-langkah kongkrit dan mencoba menularkannya (jika ini memang baik) sehingga terbentuk pikiran-pikiran yang bisa mentrigger orang lain untuk memikirkan atau justru menginspirasi orang lain untuk melakukan hal lebih. Namun tetap, tujuan terpublishnya tulisan ini adalah tidak lain karena mencoba menangkap sekecil apapun kesempatan yang kumiliki untuk bisa jadi rahmatan lil ‘alamiin. Dan terutama juga adalah sebagai dokumentasi pribadi yang berfungsi sebagai pengingat dan perekam jejak akan sebuah semangat yang membara dalam dada dan sekaligus juga latihan sebagai seorang pejuang dakwah yang berjuang melalui PENA.

Heu.. cukup introduksinya.. lanjut ke permaslahan aah..

Jadi begini, ada hal yang sangat kusyukuri ketika aku masuk ke dalam ranah birokrasi. Sekali lagi Allah membuktikan bahwa Dialah SEBAIK-BAIK PEMBUAT KEPUTUSAN.. haha.. meskipun di awal aku harus merasa sedih berpisah dari Bandung dan segala tetek bengeknya (asrama salman, etos bandung, mata salman, salman, ITB, lingkaran cahayaku di bandung, dan tentunya lain sebagainya), meskipun sempet iri dengan teman-teman yang diberikan kesempatan melanjutkan jenjang sekolah ke tahap yang lebih tinggi (Master: red) namun kini Read the rest of this entry

Al Quran Dalam Dunia Teknik Kimia atau Teknik Kimia Dalam Al Quran

Teknik Kimia adalah salah satu ilmu teknik yang sangat erat kaitannya dengan dunia industri kimia di seluruh dunia. Di sini kami belajar berbagai macam proses kimia yang biasa digunakan dalam industri kimia. Kurikulum yang dirancang juga mengarah pada pembentukan kemampuan setiap mahasiswanya dalam perancangan pabrik kimia dimulai dari input, proses, sampai pada penentuan output.

Adapun pernyataan secara tersurat dalam Al Quran tentang dunia teknik kimia mungkin belum saya temukan. Pernyataan-pernyataan tersebut hanya diperoleh secara tersirat saja.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kimia adalah central of science, dan dunia teknik kimia adalah dunia di mana central of science tersebut dapat teraplikasikan dalam skala besar untuk kesejahteraan umat di dunia.

Dunia teknik kimia menjadi sebuah dunia yang mempunyai peran vital bagi kehidupan umat manusia di muka bumi. Hampir seluruh produk yang kita gunakan merupakan produk hasil rekayasa teknik kimia baik secara sederhana maupun secara kompleks. Misalnya kain yang kita gunakan adalah hasil polimerisasi baik secara alami maupun secara sintetis dari monomer-monomer senyawa kimia tertentu. Demikian pula dengan gelas yang kita pakai adalah salah satu contoh produk. Dan yang sangat sering kita dengar akhir-akhir ini yaitu tentang salah satu sumber energi alternatif yang disebut biodiesel. Bahkan bahan bakar sebelum biodiesel yang sering kita pakai juga seperti minyak tanah, bensin, gas, dan lainnya  merupakan hasil pengolahan bahan berbasis ilmu kimia tentunya dalam skala besar..

Beberapa ayat yang menyatakan proses teknik kimia misalnya dalam pengolahan besi dan pakaian yang terjemahnya adalah sebagai berikut

“Berilah Aku potongan-potongan besi”. hingga apabila besi itu Telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: “Tiuplah (api itu)”. hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah Aku tembaga (yang mendidih) agar Aku kutuangkan ke atas besi panas itu”. (QS. Al Kahfi ayat 96)

“Sesungguhnya kami Telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan Telah kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. dan kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. Al Hadiid ayat 25)

“Dan Sesungguhnya Telah kami berikan kepada Daud kurnia dari kami. (Kami berfirman): “Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan kami Telah melunakkan besi untuknya, (QS Sabaa ayat 10)

“Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang Telah dia ciptakan, dan dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan dia jadikan bagimu Pakaian yang memeliharamu dari panas dan Pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya). (QS An Nahl ayat 81)

Ayat-ayat Al Quran di atas menyatakan betapa Allah mengatur hal-hal sedemikian rupa sampai besi pun Allah tundukkan untuk kepentingan umat manusia. Proses pengolahan besi itu dibahas cukup detil dalam teknik kimia, misalnya bagaimana besi diperoleh dari batuan dan bijihnya smpai dapat digunakan untuk reaktor-reaktor skala besar dalam produksi senyawa-senyawa kimia lain yang dibutuhkan.

Ayat berikut ini adalah ayat-ayat yang erat kaitannya dengan aliran fluida yang kami pelajari:

19.  Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,

20.  Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing (QS Ar Rahman 19-20)

Bahwa pada saat kepolaran dua buah fluida berbeda satu sama lainnya, maka kedua fluida tersebut tidak akan bersatu melainkan menjadi 2 fasa seperti yang disebutkan pada ayat di atas antara air laut dan air tawar pada muara bertemu.

Adapula ayat yang menceritakan kemahatahuan Allah SWT bahkan terhadap sebuah atom sekalipun

” Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS Yunus ayat 61)

Selama ini, yang menguasai ilmu-ilmu vital seperti ini kebanyakan adalah orang-orang yang berasal dari golongan non-muslim bahkan yang memusuhi Islam dan menjadikan keilmuannya sebagai senjata untuk menghancurkan Islam secara langsung maupun tidak langsung. Sehingga menjadi wajib bagi sebagian umat muslim menguasai dan berhasil memaksimalkan kemampuan teknik kimia untuk kemaslahatan umat dalam rangka mencapai Islam sebagai rahmatan lil’alamin. Karena pada dasarnya ilmu-ilmu teknik kimia tersirat juga dalam Al Quran, petunjuk yang Allah berikan untuk kita. Hal ini disampaikan oleh firman Allah SWT berikut ini :

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.(QS. Annisa ayat 9 )

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). (QS Al Anfal ayat 60)

Kekuatan pemikiran manusia begitu luar biasa. Bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dapat diolah sedemikian rupa sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia itu sendiri. Teknik kimia menjadi salah satu pilihan bagi umat Islam agar dapat menunjukkan keeksistensian sebagai rahmatan lil’alamin tersebut.

Sebagai seorang mahasiswa teknik kimia, saya tentu harus dapat menginternalisasikan Al Quran dalam dunia keprofesian saya. Karena semakin dalam ilmu teknik kimia saya pelajari maka seharusnya keimanan saya semakin bertambah karena semakin paham tentang ilmu-ilmu yang bisa membawa kesejahteraan bagi Umat Islam dan semakin takjub atas Keagungan Allah yang memperhatikan manusia sampai kepada hal yang kecil sekalipun.

Bahwa Allah sudah mengatur semuanya dalam Al Quran  memang dapat dirasakan sendiri. Petunjuk Allah kepada seluruh umat manusia memang bisa kita temukan asalkan kita mau menggali, memahami Al Quran serta mau mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Manusia terbaik adalah manusia yang paling berguna untuk orang lain, dan salah satu amalan yang tidak akan pernah hilang meskipun kita sudah berada dalam kubur adalah ilmu yang bermanfaat. Dan teknik kimia adalah salah satu pilihan tepat bagi umat Muslim yang ingin bermanfaat bagi orang lain dan mendapat keberkahan ilmu atas kemanfaatan yang dirasakan oleh umat manusia. Semoga kaum muslimin berjaya di tangan kita….

reAl KerJa Praktek, pngetahuan yang tak diperoleh saat duduk kuliah kaya biasa

apa kabar dunia??apa kabar keimanan dalam dadamu wahai saudara saudariku?

dalam dunia yang cukup berbeda, seminggu ini nampak begitu mengesankan untukku. Mendapatkan Unilever Cikarang sbg tempat KP membuatku banyak terinspirasi dan termotivasi untuk semakin menguatkan pendidikan keteknikkimiaanku sebagai sarana ku untuk dakwah dan memberikan maslahat terbaik untuk umat Islam,

di sana, aku benar2 hidup dalam suasana pabrik, disela desingan suara furnace dan desiran blower, dalam gemuruh fluida pendingin dalam pipa dan reaktor… dahsyat pisaaaannn (haha lebay). setiap hari keliling liat produk bahan kimia dibuat dan memperhatikan bagaimana org2 pabrik ngendaliin kondisi operasi optimum,,,waaah speachless buat iin maah..

orang2nya ramah, baik, mau berbagi ilmu, ga ragu nyediain waktu dan perhatian untuk sekedar ditanya2 olehqu yang masih bodoh dan tak berpengalaman ini. saat dikasih persoalan sama pembimbing, benar2 merasa ketantang karena itu bener2 masalah pabrik, ga cuma tulisan2 yang harus diselesaikan trus liat handbook. wah, aq jadi membayangkan bagaimana kehidupan sebagai seorang engineer yang benar. nampak memang harus menguasai teori dan lapangan.

pembelajaran KP yang baru berjalan 6 hari ini juga banyak ngasih latihan buat perbaikan kualitas diri, Allahu Akbar yang sudah ngasih kesempatan emas buat bisa belajar semakin sabar dan ikhlas. sabar itu ga cuma saat nunggu sesuatu tapi juga saat melakukan sesuatu, thats real i feel, dan bagaimana senyuman bisa membuat hati tersentuh. di control room sulfonasi memang ga semua orang S1 yang tau proses yang lagi mereka jalankan, keberadaan kami yang setaun lagi innsyaallah jadi ST, saat senyum, ramah tamah dan sikap simpati yang baik ada nampak terlihat sekali mereka begitu merasa dihargai.dan mengingat nama2 orang yang baru kita kenal ngebantu bgt buat bisa jadi lebih dekat.of course dekat for Allah.

KP ini masih akan berlangsung dalam waktu 7 minggu lagi, entah berapa banyak pelajaran lagi yang bisa aq peroleh, ntah brapa lagi orang yang bisa kukenal, ntah akan seperti apa lagi kasih sayang yang Allah kasih untukku. alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah, hanya berharap semakin lama di sana aku selalu dalam keadaan makin baik, hingga saat menginjak dunia kuliah sperti biasa, ruh dan keimanannya makin nambah

ga hanya aq, teman2 yang lain yang KP ataupun ga KP juga slalu Allah tarbiyah, slalu Allah kasih kesempatan2 emas buat makin baik dan makin sholeh aj. setiap kesempatan yang Dia kasih always berisi ladang sabar dan ladang syukur

fa bi ayyi aalaa i rabbikuma tukadziban

wahai manusia apa lagi yang membuat diri tak bersyukur padaNya, jangan karena setan yang bercokol dalam diri dan hawa nafsu yang menang atas fikir menjadikan kita tak mampu merasakan nikmatnya mengucapkan Alhamdulillah setap detik hidup kita. sykur nikmat heu euh.

buat para calon cendekiawan muslim yang bergerak di bidangnya masing2, teknik kimia, biologi, elektro, fisika, TL, matematik, geologi, if, kedokteran, pendidikan, jeung saterasna…. mari perkuat langkah kita…. di tangan para cendikiawan dulu (zaman Nabi,tabiin, tabiut tabiin, umayah, abassiyah, jst) ilmu pengetahuan benar2 berada di tangan orang2 muslim. dan tak mustahil zaman seperti itu akan terulang kembali dengan ikhtiar kita yang sungguh2. tetep ingetin iin ya…. sama2 berjuang.

wallhu’alam Bis Showab