Blog Archives

11 Tahun sudah dan sampai sekarang masih menjadi misteri

Just a throwback, because suddenly I remember this thing. (efek iedul fitri sih kayanya mah)

Thursday, November 13th 2004.. sehari sebelum Lebaran Iedul Fitri di semester pertama kelas 3ipa1 SMUN 1 Cianjur, bungkusan itu datang. Sebelas tahun hingga sekarang, si saya masih tidak tahu siapakah gerangan orang yang mengirim bungkusan itu.. bungkusan yang membawa kebahagiaan bagi seorang anak sederhana yang untuk menabung untuk beli buku saja susah.. seorang anak yang saat itu sedang dirundung galau antara keinginan untuk kuliah namun terkendala dana..

Thursday, November 13th 2004 saat si saya ditampakan keagungan Allah bahwa apa yang menjadi keinginan dan impian bisa saja terwujud tanpa disangka-sangka asalkan tidak berhenti berharap. Sebelas tahun sudah, tapi hingga sekarang, si saya masih tidak tahu akan dilempar ke mana rasa terima kasih ini.

orang yang mengirim bungkusan itu mungkin tahu atau tidak tahu bahwa apa yang dikirimkannya telah menjadi sebuah prasasti megah yang menjulang di hati seorang Iin Parlina yang menguntai impiannya sejak saat itu.. seorang iin parlina yang kemudian mulai percaya bahwa tiada yang tidak mungkin ketika seorang manusia memiliki harapan dan impian meskipun orang di sekitarnya tidak akan percaya bahwa dia mampu.. dia bisa..

Orang yang mengirim bungkusan itu mungkin tahu atau tidak tahu bahwa apa yang diberikannya adalah sebuah kebahagian tak terkira kala galau hampir menghimpit rasa seorang iin parlina yang saat itu sedang sangat berharap akan kemudahan baginya akan jalannya meniti cita-cita..

Sebelas tahun sudah, dan anak bernama iin parlina itu masih tidak tahu siapa yang mengirimkan bungkusan itu.

Meskipun isi dari bungkusan itu telah habis dilalap api pada peristiwa kebakaran rumah tanggal 18 Agustus 2013, tapi memori yang terpatri detik demi detik bersama mereka tetap terkenang hingga sekarang, karena merekalah yang menjadi salah satu puzzle mengapa anak itu anak bernama iin parlina itu ada di bumi Amerika sekarang….

Sebelas tahun sudah…… orang itu diam-diam mengirimkan paket buku latihan soal SPMB dari Erlangga… 3 buah buku 1001 soal pembahasan SPMB yang begitu ingin dibeli oleh si anak bernama iin parlina… buku yang kemudian dibantai habis selama masa persiapan SPMB.. buku yang kemudian membantu melatih diinya menjadi terbiasa dengan soal-soal yang kemudian mengantarkannya ke Teknik Kimia ITB.

spmb

Tapi esensinya tidak pada batasan itu. Buku2 itu adalah sebuah eksistensi perwujudan akan keinginan kuat untuk mewujudkan cita-cita yang dikabulkan menjadi wujud fisik nyata… ntah hati siapa yang tersentuh dengan perjuangan si saya waktu itu yang kemudian berbaik hati mengirimkan buku2 tersebut.. tapi yang jelas itu adalah bukti nyata pengabulan doa iin kepada Allah yang disampaikan melalui tangan anonymous yang bahkan setelah 11 tahun lamanya iin tidak tahu siapa..

mengingat hal ini kembali menjadi sebuah semangat kecil yang terlecut dari jumudnya fasa yang iin alami sekarang…

memori ini kembali muncul pasti bukan tanpa alasan… Allah ingin iin kembali mengenang bahwa Allah lah yang berkehendak dan bisa memperlihatkan bahwa pengabulan harapan dan impian itu bisa di luar logika manusia…

so iin… you know what will happen next, dont you?

You know iin… you know,,, you know what should you do after you wrote this…