Generasi Platinum

Setiap periode waktu memunculkan generasi tersendiri yang dapat dikenali dari karakter mereka yang khas. Dewasa ini yang mulai banyak disoroti adalah munculnya anak-anak yang disebut sebagai “Generasi Platinum”. Bersiaplah untuk manyambut dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang siap menyongsong masa depan.

Pemberian istilah seperti “Generasi Platinum” adalah untuk membedakan dengan generasi-generasi terdahulu. Sebelumnya yang dikenal adalah Generasi Baby Boomers, Generasi X, dan Generasi Y. Platinum sendiri bermakna sebagai sesuatu yang sangat bernilai, bahkan melebihi dari emas.

Generasi Baby Boomers adalah generasi yang lahir setelah perang dunia kedua, yaitu antara tahun 1946 hingga tahun 1964, setelah sebelumnya terus-menerus dilanda peperangan, pada periode tersebut  kondisi kehidupan masyarakat mulai membaik dan terjadi “ledakan” jumlah kelahiran di seluruh dunia, hingga muncul sebutan “baby boomers”. Pada saat generasi ini tumbuh, televisi yang menawarkan beragam acara pun mulai tumbuh. Sebagian besar dari mereka juga mengenal dan menjadikan musik rock n roll sebagai medium mengekspresikan diri. Generasi ini dikenal dengan karakteristiknya yang suka memberontak. Meski demikian generasi ini berjasa untuk membuka jalan bagi semakin luasnya kebebasan individu dan perjuangan hak-hak sipil.

Berikutnya adalah generasi yang lahir pada periode 1965 hingga 1980. Mereka disebut sebagai generasi X. Anak-anak generasi X sangat akrab dengan program musik di televisi, khususnya MTV, pada masa mereka juga muncul video game. Anak-anak pada generasi ini mamiliki karakter yang sinis, skeptis dan kurang optimis menatap masa depan. Namun generasi ini juga dikenal sebagai generasi yang sangat akrab dengan teknologi dan memiliki jiwa kewirausahaan. Dapat dilihat betapa perusahaan-perusahaan raksasa di internet adalah buatan dari anak-anak pada generasi X.

Generasi berikutnya adalah generasi Y, yaitu anak-anak yang lahir pada periode tahun 1981-1995. Generasi yang juga dikenal dengan “Generasi Millennium” ini tumbuh bersamaan dangan munculnya teknologi komunikasi canggih dan internet. Karakter khas mereka adalah cendrung menuntut, tidak sabar serta memiliki kemampuan komunikasi yang buruk. Meski terkenal cuek dan cendrung mengabaikan peraturan kantor saat bekerja, namun generasi Y ini dipuji karena semangat dan energi mereka yang luar biasa dalam bekerja.

Generasi Platinum

Dewasa ini kita masih terkagum-kagum dengan sepak terjang generasi millennium. Namun pelan-pelan ternyata sudah muncul generasi platinum. Mereka ini adalah anak-anak yang lahir pada awal abad ke-21 dimana masyarakt mulai terbuka dalam berbagai hal, mulai dari prilaku, pola pikir, hingga ketersediaan sarana pendidikan yang jauh lebih baik dibandingkan generasi-generasi yang sebelumnya. Intilah Platinum juga merujuk pada sesuatu yang sangat mewah dan terbaik. Wajar saja jika generasi sebelumnya baru sebatas memiliki kesempatan untuk mengakses dan menggunakan teknologi, bagi generasi platinum terbuka lebar kesempatan untuk menjelajah teknologi untuk mengembangkan diri, itu sebabnya generasi ini dicirikan oleh karakter yang lebih ekspresif dan ekploratif, selaras dengan perkembangan zaman.

Generasi Platinum hadir di saat teknologi komunikasi menuju kematangan, sehingga mereka memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengakses dan memanfaatkan informasi. Hal itu tentu berpengaruh, dimana mereka memiliki peluang lebih baik dalam mengembangkan diri dan menjadi manusia yang berkualitas serta produktif. Generasi Platinum tidak hanya aktif dibidang akademis, melainkan juga di bidang non-akademis. Mereka adalah generasi yang siap untuk menjadi warga dunia yang multy-talented, multy-language, dan multy-disiplin.

Nah, jika saat ini generasi Y tampak mendominasi dan mulai “menyerbu” dunia dengan semangat dan energi yang luar biasa, kita jangan lupa untuk mempersiapkan diri pula menyambut munculnya generasi berikutnya yang luar biasa-yaitu Generasi Platinum.

Jika Anda ingin Generasi Platinum ini menjadi penerus dan pemegang kunci masa depan yang dapat diandalkan, Anda harus mempersiapkanya sejak dini dengan memberikan semua yang terbaik. Bukan hanya dengan mengarahkan serta membimbing mereka untuk menguasai teknologi dan informasi, kekuatan Iman, akhlak yang mulia, dan mengenal siapa Tuhannya adalah kunci utama untuk menciptakan peradaban dunia baru yang lebih baik dari sebelumnya.

sumber : sebagian dikutip dari Harian Umum Republika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: