Monthly Archives: December 2014

refleksi perkembangan akademik 6 bulan di AMERIKA_sebuah catatan singkat banget

Setengah tahun menjalani kehidupan akademik di US telah memberikan begitu banyak pengetahuan dan pengalaman yang tak hanya menyentuh sisi akademik tetapi juga budaya dan keterbukaan sudut pandang akan perbedaan. Bulan pertama menginjakan kaki di tanah paman Sam dalam kondisi Puasa Ramadhan yang rentang waktunya 3 hingga 4 jam lebih panjang dari waktu regular Ramadhan di Indonesia membuat saya banyak menyadari sisi perbedaan yang membuat saya bersyukur mendapat pengalaman berharga ini. Satu bulan pertama di US, saya menjalan program “Pre-Academic Training” di Kansas University, Lawrence, Kansas State bersama kawan-kawan penerima beasiswa Fulbright dari belahan Negara lain seperti Afganistan, Polandia, Nepal, Montenegro, Rusia, Tajikistan, Turki, Mauritania, Libya, Flores, Ukraina, dan Chile. Di sini saya menerima banyak pelajaran tentang persiapan kehidupan akademik yang akan kami hadapi di universitas kami berikutnya. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya mencakup grammar, writing, reading, dan listening, tapi juga tentang pemahaman terhadap budaya Amerika dan juga budaya akademik Amerika meliputi pengetahuan plagiarism dan bagaimana pentingnya hal tersebut sebagai salah satu kode etik yang sangat dijunjung tinggi di sini. Program 6 minggu PAT ini juga dilengkapi dengan field trip ke museum-museum terkenal di Kansas dan sekitarnya. Dari sana saya ngeh, bahwa nilai lain yang dijunjung warga Negara Amerika adalah penghormatannya terhadap sejarah. _DSC0068 Satu bulan setengah berlalu,saya melaksanakan perjalanan kea rah barat menuju Washington State di mana universitas tempat saya bersekolah berada, Washington State University di sebuah kota kecil bernama Pullman yang juga berada dekat perbatasan dengan Idaho State. Pekan pertama, langsung berkenalan dengan advisor dan beberapa orang yang sebelumnya saya kenal melalui email. Advisor saya kebetulan dari China, dan memang departemen tempat saya bernaung adalah departemen yang memang memiliki banyak mahasiswa internasional (Pakistan, Colombia, India, Nepal, Honduras, China, Iran, Pakistan, dll). Saya mengambil master di bidang Biological System Engineering, di mana saya bermaksud memperdalam ilmu saya di bidang bioproses tepatnya di bidang pengolahan biomassa untuk energy terbarukan. Ini sebenarnya salah satu mimpi saya sejak kuliah S1 yakni memperdalam ilmu kemurgi.. dan Alhamdulillah, Allah memberikan saya kesempatan mengenyam pengalaman belajar di sini. Budaya akademik yang saya rasakan di sini berbeda secara signifikan dari apa Read the rest of this entry

Advertisements

These Two Crazy Exhausting Final Weeks Made me Questioning my Chemical Engineering Ability

Well.

final week meme

Langkah Penting Meraih Beasiswa Luar Negeri

nice summary ^_^

a madeandi's life

Anda mungkin satu dari sekian banyak orang yang bermimpi sekolah di negara maju tetapi tidak memiliki dukungan finansial yang memadai. Impian Anda tidak harus kandas karena ada beasiswa. Beasiswa ini umumnya untuk S2 atau S3 meskipun ada juga untuk S1. Tulisan ini tentu saja bukan satu-satunya pedoman untuk meraih beasiswa luar negeri. Rajin membaca sebanyak mungkin sumber informasi adalah kunci keberhasilan. Silakan simak diagram berikut dan penjelasannya.

Langka meraih pertama Langka meraih beasiswa luar negeri

View original post 571 more words