Blog Archives

Terikat dengan Masjid

Living near to Masjid Perumahan Batan Indah Serpong (Dzarratul Muthmainnah) makes me wondering over and over again about how Allah sets my life wonderfully. It just reminds me on how Allah makes most of my residences were that close to Masjid. And how wonderful Masjid Batan indah serpong makes me thinking on how to create such a wonderful system like that. I will explain later


I spent my life living with my family who live very close to our precious masjid, Masjid Al Jihad, until I finished my senior high school. Afterwards, as you know how much I love Masjid Salman ITB that was the place where I found myself and what kind of person I wanna be.  Five years I have been there.. tarbiyah and such. Until I move out to Etos dormitory as a supervisor.

Working in BPPT is other wonderful thing. My home was not close to masjid, but really love Masjid Baitul Ihsan, and Masjid Iqra-BPPT where I can find those wonderful people who dedicated their lives to serving people (in science and knowledge).

2014, I moved to Pullman, Washington State, US. For the first year, my apartment was only 10 minutes walking distance to Pullman Islamic Center. Been able to participate in the Sunday science class for kids there were another precious experience that I have.

And now, 2016, takdir and rahmat Allah I am able to live so close to one of the wonderful masjid that never stops making me so dazzled every day. People are so tied to masjid to the point that you can see the parking lot in Shubuh time is sooo full of vehicles people use to go to the masjid to perform Shubuh prayer. I have never seen something like that before in my life, where almost 300ish people are coming for shubuh. I am becoming so optimist and so amazed at the same time. This masjid’s presence is something that people there treasure a lot. And in the deepest of my heart I am always thinking on how some people can do that. I mean the people who have been the real initiator to make the people in Perumahan Batan Indah Serpong are so attached to the masjid. I guess, it must be a lot of effort and struggling to create such a thing.

​ 

Ah, I only hope, my life next can also be blessed by the closeness of my body and heart to a masjid. It would be wonderful insyaallah.. wanna be an initiator if there is no such a system yet ..

 

Belajar Shiroh Nabawiyah dari yutub2 keren

Bismillah. Tulisan ini adalah tulisan yang terkait sama tulisan sebelumnya tentang pemanfaatan internet untuk peningkatan keimanan. Kalau di tulisan sebelumnya saya banyak mention tentang resource dari ustadz skala internasional, meskipun mention juga tentang ustadz Salim A fillah sebagain starting point si saya ngubek2 yutub buat bahan ilmu si saya, Nah di sini saya mau cerita tentang yutub shirah berbahasa Indonesia yang dibawakan oleh Ustadz Khalid Basalamah. Satu kata: AWESOME..

image

Mungkin temen-temen udah ngubek2 buku shirah Nabawiyah dari Syekh Al Buthy atau dari Syekh Mubarrakfurry, atau yang enak banget dibaca misalnya pembahasan shirah nabawiyah dengan penekanan ke Khadijah (yang insyaallah tulisannya akan saya sampaikan next after tulisan ini). Tapi buat para pembelajar audio (kaya saya) maka apa yang disampaikan oleh Ustadz Basalamah ini adalah suangat suangaaat membantu banget buat paham dan inget tentang seluk beluk shirah.. dan you will know how significant learning shirah for our life..
Si saya tahu ada yutub2 ini dari neng Agtri di suatu obrolan sore di tanggal 20 Juni 2016. Dan ternyata sodara2 bikin ketagihan pisan.enak pisan Ustadz menyampaikan materi shirahnya. Saya sarankan nonton pendahuluannya dahulu. Langsung kepincut buat nonton yutub2 shirah beliau yang lainnya. Seems like it is a special class yang diconduct sama majelis ta’lim tertentu (I guess).. heheh jadi inget tatsqif Mata’ Salman tahun 2006-2007 dulu ^__^. Ga secanggih yang ini kit amah dulu.
Jadi intinya ada 2 point. Betapa kemudahan sudah disediakan Allah sedemikian sehingga sebenarnya kalo kita mau dan sungguh2, Allah sudah sediakan medianya. Buat si saya, yutub2 ini membantu banget.Cuma kendalanya, paket dataaa hiiiks. I have a serious terrible problem with significant changes between internet connection di US ma di Indonesia. But well.. you cannot have something precious without sacrifice, right? Point kedua yang mau saya mention adalah bahwa beneran yang namanya fastabiqul khoyrot teh meuni luar biasa. Ada banyak di luar sana orang2 yang berjuang dengan internet connection menyebarkan kebenaran, menyebarkan pengetahuan islam. Keren.. si saya juga pengen bisa kayak gt, makanya mulai dari yang kecil2 ya begini ini lah tulisan meskipun sekedarnya.. mudah2an bisa diseriusin.
Jadi… sok temen2 yang haus tentang ilmu… da Allah mah Maha Pemurah Maha Penyayang yang menyediakan sarana2 luar biasa yang bisa kita manfaatkan. Serius ga bosen nonton nya,apalagi kalo internetnya oke, dan waktunya tersedia.
Sebenarnya udah lama pengen bikin resensi tentang video2 yutub yang sudah saya tonton, tapi belum keburu wae. Mudah2an ke depannya bisa beneran diseriusin lagi nulisnya hehehe… but my next writing will not be about notulensi video2 yutub, tapi tentang resensi buku Khadijah.. mudah2n bisa saya upload besok lusa paling telat ehhehe.

Ketika dunia maya membawamu pada pertambahan keimanan dan pengetahuan keislaman

Dengan majunya teknologi di bidang digital dan informasi, it seems that kehidupan kita suka atau tidak suka akan mendapat pengaruh dari majunya teknologi informasi tersebut, positif maupun negative. Dan bergantung pada kitalah kemudian informasi-informasi itu kita manfaatkan, baik atau buruk.

Dan di antara semua informasi yang berseliweran tiada henti tersebut, ada buanyaaak para pejuang yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan menyebarkan kebaikan, kedamaian, ajaran Islam, powerful tausiyah yang bikin siapapun yang menontonnya menjadi sedemikian terinspirasi untuk bertahan dalam Islam dan meningkatkan keimanan..

Bagi saya yang memiliki keterbatasan menghadiri kajian dan halaqah by meeting in person dengan orang-orang shaleh, maka informasi2 yang berseliweran di Internet ini adalah REALLY A POWERFUL RESOURCE yang bikin si saya tetep keep in track.. alhamdulillah…bahkan mungkin ada sebagian dari jiwa ini yang tersentil untuk mencemburui orang-orang luar biasa tersebut yang mungkin mengorbankan sebagian waktunya untuk menyediakan asupan sehat bagi ruh-ruh jiwa manusia yang mencari cahaya di tengah kegelapan. Da saya mah apa atuh…

Tapi  subhanallah… ngerasa banget terbantuuuu pisan dengan adanya link2 luar biasa tersebut. SUBHANALLAH pokonya mah…

Well, mungkin temen2 lainnya udah memulai aktifitas seperti ini sejak lamaa hehehe… well saya kenal website dakwatuna sejak saya kuliah tahun 2005 alhamdulillah, tapi berasa suangaaat terbantu dengan resource2 sejenis terutama yang sifatnya ceramah audiovisual baru saya rasakan di sini di tanah Amerika. SUBHANALLAH, ini adalah salah satu manfaat BESAR yang saya rasakan ketika BERKULIAH di sini… when Allah shows me another way how to learn Islam how to increase imaan by using an advanced of technology.

Jadi izinkan si saya sharing apa yang saya rasakan ^_^. Kali ini jadi jalan amal ibadah bagi si saya juga buat mengenalkan ini kepada temen-temen semua.

Mba-mba dan Mas-mas yang mungkin punya waktu yang lebih banyak di depan computer (karena pekerjaan atau sejenisnya) tapi mungkin agak terbatas kesempatannya untuk menghadiri kajian secara langsung (misalnnya karena alasan georafis dan sejenisnya) mungkin bisa terbantu juga dengan adanya yutub2 cakep ini.

Jadi ada buanyaaak tausiyah dan kajian yang dengan sangat baik didokumentasikan yang dipublikasikan di yutub. Ada banyak ustadz yang bisa dipilih juga mulai dari ustadz dari Indonesia ataupun yang cakupannya internasional. Materi yang dinikmati juga masyaAllah beragam banget mulai dari tema tentang Islam back to basic, Tafsir Quran, Rasulullah SAW dan bagaimana mencintai-meneladaninya, Shirah dan Sunnah, pengenalan para sahabat (Khulafaur Rasyidin, Tabi’in, tabi’ut tabi’in), materi tentang keluarga dan pernikahan, juga materi-materi sekitar kehidupan sehari-hari, misalnya tentang bagaimana menyikapi kesedihan, kekawatiran berlebihan, bagaimana cara menghindari dosa, daaaan muasig buaanyak yang lainnya… SERIOUSLY ga akan cukup mungkin waktunya buat nonton semuanya,..

Adapun my favorit ^_^. Saya memang memulai kisah ini dari nonton kajian-kajian Ustadz Salim A Fillah.. yang kemudian sedikit demi sedikit mulai bergeser pada kajian dari Ustadz Nouman Ali Khan, terutama dari website freeQuraneducation yang ternyata pengelolanya adalah original orang Indonesia. Dari Ustadz Nouman Ali Khan inilah kemudian bertambah lagi link nya dari ustadz ustadz lainnya seperti Ustadz Zakir Naik, Ustadz Mufti Ismail Menk, dan Ustadz Bilal Philips. Dan lebih buanyak terperangkap di ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk so far wkwkwkw… Habiiiiiiissssssssssssss efeknya subhanallah… iin ga tau gmana mendeskripsikannya.

2016-04-23

Beberapa judul video dari Lecture nya Ustadz Nouman Ali Khan yang diilustrasikan di FreeQuraneducation

Saya amazed luar biasa sama effort luar biasa sister dan brother yang mengupload video2 berkualitas tinggi ini ke dunia jagat raya internet. Beneran envy sama amal sholeh yang mungkin akan terus mengalir selama ada banyak orang seperti si saya yang merasa begitu terbantu dengan aktifitas ini.

Dan inilah mungkin link2 yang bisa si saya sharing:

  1. Ustadz Mufti Ismail Menk: https://www.youtube.com/channel/UCNB_OaI4524fASt8h0IL8dw. Seems like ini adalah official dokumentasi ceramah-ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk. Tapi ceramah2 beliau juga bisa ditemukan di link-link chanel yutub yang lain, misalnya: https://www.youtube.com/channel/UCoQAvKUKAmGinOQSBBKiEMA atau https://www.youtube.com/user/bachamazar/videos

Read the rest of this entry

Menanyakan kembali kenapa dan untuk apa saya di sini?

Menanyakan kembali kenapa dan untuk apa saya di sini?

29 Juni 2014 adalah waktu keberangkatan saya untuk melakukan perjalanan terpanjang dan terjauh selama hidup saya. Amerika, adalah Negara tujuan yang sebenarnya menyimpan sedikit banyak keraguan tapi juga sekaligus harapan yang tidak terhitung banyaknya.. dan kini menjelang 3 bulan keberadaan saya di tanah Paman Sam ini sudah banyak hal yang terjadi… dan dengan resmi saya nyatakan bahwa honeymoon stage dari perjalanan ini kini telah berakhir.. berganti dengan tahap berikutnya di mana excitement berganti dengan keseriusan belajar dan perjuangan yang tiada habis.. memaksa mata biar melek, kuat-kuatan baca meski ga masuk-masuk, ngotak-ngatik rumus di excel, atau bahkan harus terlibat dalam perdebatan kurang mengenakan tentang Islam….

Satu hal yang selalu saya tekankan ketika udah mulai galau… iin udah galau galau ampun-ampunan pas udah lulus Fulbright, galau submission plan, galau LOA, dan galau2 lainnya… tapi kini memang ketika menginjakan kaki di tanah yang dicita2kan setahun belakangan ini, galau2 itu berganti rupa.. galau pas debat ma sarah soal ISIS dan prasangkanya tentang saya yang katanya menyimpan niat jelek sama dia.. galau ketika Quinn bilang laporan si saya gabagus, galau ketika gabisa ngerjain PR.. dan ntah galau2 apa lagi yang menunggu saya di depan….dan buat apalah ini semua? Jauh-jauhan sama keluarga, meninggalkan zona nyaman bersama tim produksi bersih di BPPT… dan pindah ke tempat yang mau sholat aja harus susulumputan nyari tempat yang ga banyak dilalui orang atau nyari tempat yang tidak mengundang perhatian? Buat apa semuanya ini? Ketika pekan lalu tiba2 pikiran ini dirasuki perasaan tidak bahagia.. well… begitulah..

Tapi sebenarnya iin sangat tahu jawabannya..

Iin di sini, terbang berpuluh-puluh kilometer ke sini ingin menuntut ilmu Allah, biar nanti iin bisa mengamalkan ilmu2 tsb di jalan Allah, nolong orang lain dan mengaktualisasikan diri untuk perjuangan dakwah profesi.. iin di sini karena pengen Allah makin cinta sama Iin dan bukan sebaliknya. Iin di sini pengen melakukan revolusi pribadi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,… (lebih sabar, lebih tangguh, lebih kuat, lebih bijak, dan lebih lebih yang lainnya)

Jadi ketika merasa ada banyak hal yang tidak membuat iin merasa seperti itu sudah selayaknya dievaluasi. Iin di sini untuk mendekatkanj diri sama Allah bukan sebaliknya.. iin di sini pengen ningkatin amal ibadah dan bukan sebaliknya…

Gitu kan iin?

Iya begitu…

Bersambung ah…. (mau belajar dulu hehhehe)

Dakwah, dmana dirimu dalam diriku??

Dunia pasca kampus, di sanalah aku berada kini. sebuah dunia yang kutakuti sebelumnya, yg membuat diriku lebih memilih utk menjadi pejuang dakwah kampus dibandingkan dg terjun ke dunia profesional dan menjadi seorang pekerja atau wirausahawan. Namun memang.nasib berkata lain, kebutuhan membuatku harus dapat keluar dr zona nyaman dan membuatku harus menapaki kehidupan asing sebagai seorang yang menyandang status pegawai negeri sipil.
You know, ladang amal dakwah Jd pegawai negeri sipil teh banyak pisan, somewhow bahkan i feel it too much. Sayangnya, satu gerbang untuk menjalani aktiftas2 di dunia itu yg sama seperti dunia kampus, belum bisa kulihat gerbangnya hingga kini. Therefore, here i am indulging my self focus on dakwah fan’iyah.. optimise my ability and knowledge for society. But, well yeah, banyak juga hambatan2 yg sy rasa untuk mencapai mimpiku di sana.

Nah, speaking about dakwah.. since i have moved to Jakarta 2 years ago, i didn’t have kelompok binaan lagi kayak dulu, ga punya wajihah, ga punya asrama, ga punya mata’ salman yang selama di kampus telah memberikan pengaruh yang benar2 signifikan dalam perkembangan pemahaman islam dalam hidupku. I know,, terlalu nyebelin kalo trus aku bilang Read the rest of this entry

Jalan Cinta Para Pejuang (edisi copast)

di sana, ada cita dan tujuan
yang membuatmu menatap jauh ke depan
di kala malam begitu pekat
dan mata sebaiknya dipejam saja
cintamu masih lincah melesat
jauh melampaui ruang dan masa
kelananya menjejakkan mimpi-mimpi

lalu disengaja malam terakhir
engkau terjaga, sadar, dan memilih menyalakan lampu
melanjutkan mimpi indah yang belum selesai
dengan cita yang besar, tinggi, dan bening
dengan gairah untuk menerjemahkan cinta sebagai kerja
dengan nurani, tempatmu berkaca tiap kali
dan cinta yang selalu mendengarkan suara hati

teruslah melanglang di jalan cinta para pejuang
menebar kebajikan, menghentikan kebiaaban, menyeru pada iman
walau duri merantaskan kaki,
walau kerikil mencacah telapak
sampai engkau lelah, sampai engkau payah
sampai keringat dan darah tumpah

tetapi yakinlah, bidadarimu akan tetap tersenyum
di jalan cinta para pejuang

Salim A. Fillah