Blog Archives

Ketika dunia maya membawamu pada pertambahan keimanan dan pengetahuan keislaman

Dengan majunya teknologi di bidang digital dan informasi, it seems that kehidupan kita suka atau tidak suka akan mendapat pengaruh dari majunya teknologi informasi tersebut, positif maupun negative. Dan bergantung pada kitalah kemudian informasi-informasi itu kita manfaatkan, baik atau buruk.

Dan di antara semua informasi yang berseliweran tiada henti tersebut, ada buanyaaak para pejuang yang memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan menyebarkan kebaikan, kedamaian, ajaran Islam, powerful tausiyah yang bikin siapapun yang menontonnya menjadi sedemikian terinspirasi untuk bertahan dalam Islam dan meningkatkan keimanan..

Bagi saya yang memiliki keterbatasan menghadiri kajian dan halaqah by meeting in person dengan orang-orang shaleh, maka informasi2 yang berseliweran di Internet ini adalah REALLY A POWERFUL RESOURCE yang bikin si saya tetep keep in track.. alhamdulillah…bahkan mungkin ada sebagian dari jiwa ini yang tersentil untuk mencemburui orang-orang luar biasa tersebut yang mungkin mengorbankan sebagian waktunya untuk menyediakan asupan sehat bagi ruh-ruh jiwa manusia yang mencari cahaya di tengah kegelapan. Da saya mah apa atuh…

Tapi  subhanallah… ngerasa banget terbantuuuu pisan dengan adanya link2 luar biasa tersebut. SUBHANALLAH pokonya mah…

Well, mungkin temen2 lainnya udah memulai aktifitas seperti ini sejak lamaa hehehe… well saya kenal website dakwatuna sejak saya kuliah tahun 2005 alhamdulillah, tapi berasa suangaaat terbantu dengan resource2 sejenis terutama yang sifatnya ceramah audiovisual baru saya rasakan di sini di tanah Amerika. SUBHANALLAH, ini adalah salah satu manfaat BESAR yang saya rasakan ketika BERKULIAH di sini… when Allah shows me another way how to learn Islam how to increase imaan by using an advanced of technology.

Jadi izinkan si saya sharing apa yang saya rasakan ^_^. Kali ini jadi jalan amal ibadah bagi si saya juga buat mengenalkan ini kepada temen-temen semua.

Mba-mba dan Mas-mas yang mungkin punya waktu yang lebih banyak di depan computer (karena pekerjaan atau sejenisnya) tapi mungkin agak terbatas kesempatannya untuk menghadiri kajian secara langsung (misalnnya karena alasan georafis dan sejenisnya) mungkin bisa terbantu juga dengan adanya yutub2 cakep ini.

Jadi ada buanyaaak tausiyah dan kajian yang dengan sangat baik didokumentasikan yang dipublikasikan di yutub. Ada banyak ustadz yang bisa dipilih juga mulai dari ustadz dari Indonesia ataupun yang cakupannya internasional. Materi yang dinikmati juga masyaAllah beragam banget mulai dari tema tentang Islam back to basic, Tafsir Quran, Rasulullah SAW dan bagaimana mencintai-meneladaninya, Shirah dan Sunnah, pengenalan para sahabat (Khulafaur Rasyidin, Tabi’in, tabi’ut tabi’in), materi tentang keluarga dan pernikahan, juga materi-materi sekitar kehidupan sehari-hari, misalnya tentang bagaimana menyikapi kesedihan, kekawatiran berlebihan, bagaimana cara menghindari dosa, daaaan muasig buaanyak yang lainnya… SERIOUSLY ga akan cukup mungkin waktunya buat nonton semuanya,..

Adapun my favorit ^_^. Saya memang memulai kisah ini dari nonton kajian-kajian Ustadz Salim A Fillah.. yang kemudian sedikit demi sedikit mulai bergeser pada kajian dari Ustadz Nouman Ali Khan, terutama dari website freeQuraneducation yang ternyata pengelolanya adalah original orang Indonesia. Dari Ustadz Nouman Ali Khan inilah kemudian bertambah lagi link nya dari ustadz ustadz lainnya seperti Ustadz Zakir Naik, Ustadz Mufti Ismail Menk, dan Ustadz Bilal Philips. Dan lebih buanyak terperangkap di ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk so far wkwkwkw… Habiiiiiiissssssssssssss efeknya subhanallah… iin ga tau gmana mendeskripsikannya.

2016-04-23

Beberapa judul video dari Lecture nya Ustadz Nouman Ali Khan yang diilustrasikan di FreeQuraneducation

Saya amazed luar biasa sama effort luar biasa sister dan brother yang mengupload video2 berkualitas tinggi ini ke dunia jagat raya internet. Beneran envy sama amal sholeh yang mungkin akan terus mengalir selama ada banyak orang seperti si saya yang merasa begitu terbantu dengan aktifitas ini.

Dan inilah mungkin link2 yang bisa si saya sharing:

  1. Ustadz Mufti Ismail Menk: https://www.youtube.com/channel/UCNB_OaI4524fASt8h0IL8dw. Seems like ini adalah official dokumentasi ceramah-ceramah Ustadz Mufti Ismail Menk. Tapi ceramah2 beliau juga bisa ditemukan di link-link chanel yutub yang lain, misalnya: https://www.youtube.com/channel/UCoQAvKUKAmGinOQSBBKiEMA atau https://www.youtube.com/user/bachamazar/videos

Read the rest of this entry

Percaya bahwa Impian hari ini adalah kenyataan esok hari? Ini buktinya :)

Bukan sekedar slogan tanpa arti yang kutemukan ketika ku menjalani masa pembinaan di kampus ITB. slogan dari Ustadz Hasan Al Bana itu menjadi satu slogan yang selalu kupegang dan kuyakini bahwa keyakinan kita terhadap Allah yang disertai dengan usaha yang serius benar-benar akan mengantarkan mimpi-mimpi itu kita ke hadapan kita. Perwujudan impian2 itu adalah salah satu di antara sekian banyak bukti kebesaranNya dan betapa ketika Allah berkehendak, maka tak ada yang tidak mungkin. Dan cara Allah mengabulkan impian adalah sesuatu yang beyond your expectation. Allah berkuasa sepenuhnya untuk membuatnya indah berkali-kali lipat.

ini bukti yang saya alami sendiri: (lihat baik2 tanggalnya ^___^)

2016-04-15 (2)

Di sana tertulis: “hopefully one day, I can really see it with my own eyes”. December 28, 2011.

Mungkin saya belum pernah secara lugas mengungkapkan mengapa saya mencintai bunga sakura sedemikian rupa. Read the rest of this entry

How I Looooveeee microscopy so much

Ga akan bisa curhat panjang.. habis tanggal 16 April baru deh diberondong nulis. Yang ini tentang microscopy. You cannot imagine how I love this field. It can definitely increase your love for Allah, because every time you found something wonderful in those tiny micro worlds, then you cannot help thinking How GREAT Allah to create all of this.

ini dikasih sneak peek nya dulu aja ya…

2016-03-31 (1)

Kenikmatan Berinteraksi dengan Al Quran

Pernahkah kita berpikir bahwa kenikmatan berinteraksi dengan Quran adalah salah satu kenikmatan yang luar biasa yang tidak dimiliki setiap orang? Bahkan mungkin orang yang diberikan kenikmatan tersebut pun mungkin tak selalu continuously memiliki perasaan yang konsisten terhadap gaya interaksinya dengan Quran…karena nampaknya kenikmatan ini berbanding lurus dengan kenikmatan iman yang sudah kodratnya juga bisa naik dan bisa turun

Quran

Tulisan ini muncul dari lintasan pikiran ketika merasakan ada dinamika kondisi yang berbeda-beda ketika si saya tilawah Quran.Si saya pernah mengalami kondisi di mana baca quran adalah sebuah kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat (statusnya murni to sebagai kewajiban), pernah mengalami kondisi di mana untuk tilawah 1 juz saja sulit, juga pernah mengalami kondisi di mana berinteraksi dengan Quran membuat jiwa begitu nyaman.

Yang dinamakan kenikmatan berinteraksi dengan quran secara literally adalah kita merasakan rasa senang, nyaman, excited, khusyuk, enjoy dengan bentuk aktifitas Qurani yang kita jalani (iya ga sih???). Kalaupun Cuma baru bisa baca alias tilawah aja ya mudah2an kita selalu diberikan kenikmatan atas tilawah yang kita lakukan…semoga selalu ada ruh dalam tilawah tersebut yang membuat ruh kita tersentuh, atau ada pemahaman baru yang mungkin bahkan tanpa jiwa kita sadari bisa merasuk ke dalam diri yang membuat diri ini semakin baik… semoga ada kenikmatan yang membuat kita merasakan bagaimana perjuangan Rasulullah dan para sahabat memperjuangkan Al Quran pada zamannya, atau bagaimana Quran bisa terpenetrasi sedemikian rupa sehingga muncullah ummat terbaik sepanjang zaman. Dan yang paling penting nampaknya adalah bagaimana kita menjadikan aktifitas tilawah sebagai salah satu bentuk memahami apa yang Allah perintahkan, apa yang Allah larang,  dan apa2 yang membuat Allah semakin mencintai kita. Semoga tilawah itu menjadi satu bentuk dialog yang mengejawantahkan ikhtiyar kita untuk tahu lebih jauh apa yang Allah inginkan atas diri kita…tentang apa langkah yang harus  kita ambil dalam hidup kita dan tentang apa-apa yang sebaiknya kita pahami dari kisah-kisah suci para nabi atau kisah-kisah teladan yang Allah ceritakan sebagai bentuk kabar gembira dan peringatan…

Mungkin kita memang belum bisa berbahasa arab dengan baik yang membuat kita harus membaca terjemahan tafsir Al Quran. Tapi dengan membaca terjemahan tafsir saja, kalo iman lagi oke, efeknya bisa bikin nyes banget. Apalagi kalo kita mau “agak” serius belajar Bahasa Arab, mungkin efeknya bakal lebih mantep lagi…

Ada yang menarik dari video2 ilustrasi freeQuraneducation di bawah bimbingan Ustadz Nouman Ali Khan yang bisa
Read the rest of this entry

Menolong Agama Allah

Pagi ini alhamdulillah, dikasih kesempatan Allah untuk masih memiliki berbagai kenikmatan, serta masih punya kesempatan untuk berpikir tentang kehidupan si saya yang officially menua day by day hehehe. So, I found this video from Dr. Zakir Naik about how he has amazing memory to remember so many thing including Al Quran. But it is not what I want to say or think here because you can see the video by yourself (ini linknya: https://www.youtube.com/watch?v=1HfLilX-oJA).

The first answer he gave in that video was this ayat: “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang bisa mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.” (Quran surat Ali Imran ayat 160)

But then, this Ayat reminds me on this ayat:

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya : “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang Read the rest of this entry

Allah akan menuntunmu

Banyak banget hal yang pengen dituliskan namun waktu yang dimiliki terbatas banget. Bukan apa-apa, tapi ini jadwal pra-defense yang akan menentukan si saya lulus Mei atau ngga udah hampir ada di depan mata… dan sekarang si saya lagi memperjuangkannya. Udah ga bisa ngejar odop one day one post tapi ya sudahlah karena juga tulis menulis ini memang tujuan awalnya lebih ke kepuasan pribadi.. Tapi sebenarnya isi kepalanya lagi banyak banget yang mau ditumpahkan.. termasuk di antaranya adalah refleksi diri mengenai beberapa kejadian yang terjadi akhir-akhir ini yang menimpa salah seorang saudari di asrama dulu.. yang lainnya adalah notulensi kajian yang iin dapatkan onlen dr yutub, serta notulensi halaqah terakhir yang sangat menarik tentang bagaimana menjadi pejuang pena.

But di balik menumpuknya tulisan-tulisan itu di kepala, ini yang urgen banget pengen ditumpahkan adalah tentang bagaimana Allah mengabulkan doa orang-orang yang memohon petunjuk..

allah akn mnuntunmu

Akhir-akhir ini banyak melihat meme di instagram yang bertajukan perubahan. Misalnya satu yang berbunyi “Berubah menjadi lebih baik itu adalah mengenal Allah lebih dekat”, dst. Ada banyak heheh.. instagram iin sekarang memang lagi banyak follow akun-akun sejenis itu, jadi agak bertebaran di hp yang membuat saya makin nyaman ga pegang FB hehehe. Well, hp yang selalu saya bawa ke kampus cuma punya 2 sosmed: instagram dan wordpress.. so FB ga pernah dibuka di HP dan itu pun sekarang udah deaktifasi, ga tau akan tahan berapa lama si saya deact ahahha.

Oke balik ke laptop. Jadi begini, salah satu resolusi si saya di tahun 2016 adalah Read the rest of this entry

Mempercayai Allah sepenuhnya (Just a little Thought)

Pada level seperti apakah sebenarnya kepercayaan kita terhadap Allah? kepada Islam sebagai manifestasi peraturan kehidupan yang Dia ciptakan sedemikian rupa? Nampaknya ditanya seperti ini, hati nurani kita akan bisa langsung menjawabnya dengan kejujurannya yang paling dalam, hanya saja untuk mengutarakannya kita akan melalu proses “berpikir” dahulu… hanya pengamatan pribadi dr diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Tak dipungkiri, manusia berada pada tiga fasa stage yang membuatnya akan berpikir. Fasa masa lalu, masa depan, dan masa kini. Fasa masa depan adalah fasa yang mungkin lebih banyak berpengaruh,karena itu adalah driving force dari survival. Hal ini juga yang disampaikan di dalam buku “Stumbling on Happiness” yang membuat manusia berbeda dari other creatures.

Tapi sebesar apakah kepercayaan manusia terhadap Allah akan masa depannya? Konfigurasi antara ikhtiyar dan tawakal, antara raja’ (harap) dengan khouf (takut) yang menjadikannya tidak sesederhana yang dibayangkan karena hal ini akan bergantung kepada banyak faktor,termasuk faktor edukasi, lingkungan, karakter, dll. Meskipun sudah jelas aturannya dalam Al Quran tentang kompleksitas ini, interpretasi manusia dalam implementasi akan membuahkan behaviour yang berbeda satu sama lainnya. Misalnya ada yang percaya bahwa hari akhir itu ada makanya sungguh2 mempersiapkan, ada yang percaya tapi leha2, ada yang ga percaya sama sekali. Ada yang mengutamakan logika sepenuhnya, ada juga yang bisa secara proporsional mengkombinasikan antara logika dan iman. Terlalu banyak variasi yang bisa mewarnai behaviour seseorang dalam menyikapi “usaha untuk masa depan”.

Dua hal sensitif yang terkait dengan masa depan adalah “jodoh” dan “rizki”. Ada orang yang mengorbankan imannya karena berpegang sepenuhnya pada logika,bahwa untuk survive harus bekerja..meninggalkan shalat karena ga mau kehilangan pembeli, meninggalkan zakat karena baginya itu rugi, dan lain sebagainya. Ga salah sepenuhnya mengandalkan usaha, manusia memang harus berikhtiyar,, tapi yang sepenuhnya ngatur flow rizkinya manusia stu demi satu hanyalah Allah. Di sinilah kadar keimanan maen ^_^.Well,,ini fakta bahwa ada yang berusaha tapi ga dapet apa yang  diharapkan dan ada pula yang dapet kejutan2 yang tak disangka-sangka.Kompleks..

Soal jodoh pun nampaknya serupa. ahahha… meskipun si saya mungkin belum pada kapasitas membahas ini,tapi ini mah sekali lagi hanya a little thought yang pengen iin tumpahkan aja hihi.

seberapa besar kita percaya Allah akan memberikan jodoh terbaik, indah pada waktunya? Well, implementasinya bisa macem2 banget karena pada level ikhwan-akhawat pun ada sistem yang namanya nge-tag. Bukan berarti saya bilang yang ngetag itu ga percaya sama takdir Allah ya.. Cm nyontohon bahwa implikasi kepercayaan ini bs macem2 hehe. .. ada pengakuan lucu dari salah seorang saudara di asrama bahwa dia ngetag si-X karena takut kalo si-X ini diambil orang hehhee.. kalo soal jodoh mah mmg ga bisa di tebak karena ada yang memang lama menanti, ada yang jauh2 ke sana kemari akhirnya jadinya sama temen sendiri, ada yang ketemunya bener2 di pelaminan,… macem2 ceritanya hehehhe….

Inget cerita KCB? Kisah Azzam dan Anna yang dihadapkan pada kondisi yang luar biasa yang ternyata ujung2nya mereka berdua nikah juga, hehhee. meskipun fiktif, tapi makes sense kalo jodoh mah bener2 hak paripurna Allah. hehhehe…

intinya,,, mngkin di dua faktor ini manusia juga diuji untuk dilihat seberapa besar kepasrahannya menyerahkan semuanya kepada Yang Maha Pemberi Rizki dan Maha Pemberi Cinta, setelah tentunya berusaha secara maksimal. Manusia punya insting2 yang sudah dirancang Allah sedemikian rupa sehingga mereka memang pada dasarnya bisa mengontrol apa yang mereka inginkan.

Well, why i am writing this anyway? hanya random thought menyikapi skenario2 masa depan yang ada di hadapan mata…

secanggih apapun kita men-skenario kehidupan kita, tetep Allah sebaik2 pembuat skenario kehidupan..sudah cukup bukti dari diri sendiri yang menjadi fakta ini… karena kejutan2 manis yang Allah berikan sampai kini selalu indah… maka dari itu iin percaya soal urusan rizki dan jodoh ini Allah yang berkehendak sepenuhnya. Tapi pada level seperti apakita berusaha? nah itu juga lain cerita lagi hehehe…

Welll… kendali itu semua, percaya ga percaya, ada di segumpal darah yang menentukan kondisi kita secara keseluruhan… hati kita yang bisa kita pilih untuk kita warnai dengan iman ataukah dengan hawa nafsu…

11 Tahun sudah dan sampai sekarang masih menjadi misteri

Just a throwback, because suddenly I remember this thing. (efek iedul fitri sih kayanya mah)

Thursday, November 13th 2004.. sehari sebelum Lebaran Iedul Fitri di semester pertama kelas 3ipa1 SMUN 1 Cianjur, bungkusan itu datang. Sebelas tahun hingga sekarang, si saya masih tidak tahu siapakah gerangan orang yang mengirim bungkusan itu.. bungkusan yang membawa kebahagiaan bagi seorang anak sederhana yang untuk menabung untuk beli buku saja susah.. seorang anak yang saat itu sedang dirundung galau antara keinginan untuk kuliah namun terkendala dana..

Thursday, November 13th 2004 saat si saya ditampakan keagungan Allah bahwa apa yang menjadi keinginan dan impian bisa saja terwujud tanpa disangka-sangka asalkan tidak berhenti berharap. Sebelas tahun sudah, tapi hingga sekarang, si saya masih tidak tahu akan dilempar ke mana rasa terima kasih ini.

orang yang mengirim bungkusan itu mungkin tahu atau tidak tahu bahwa apa yang dikirimkannya telah menjadi sebuah prasasti megah yang menjulang di hati seorang Iin Parlina yang menguntai impiannya sejak saat itu.. seorang iin parlina yang kemudian mulai percaya bahwa tiada yang tidak mungkin ketika seorang manusia memiliki harapan dan impian meskipun orang di sekitarnya tidak akan percaya bahwa dia mampu.. dia bisa..

Orang yang mengirim bungkusan itu mungkin tahu atau tidak tahu bahwa apa yang diberikannya adalah sebuah kebahagian tak terkira kala galau hampir menghimpit rasa seorang iin parlina yang saat itu sedang sangat berharap akan kemudahan baginya akan jalannya meniti cita-cita..

Sebelas tahun sudah, dan anak bernama iin parlina itu masih tidak tahu siapa yang mengirimkan bungkusan itu.

Meskipun isi dari bungkusan itu telah habis dilalap api pada peristiwa kebakaran rumah tanggal 18 Agustus 2013, tapi memori yang terpatri detik demi detik bersama mereka tetap terkenang hingga sekarang, karena merekalah yang menjadi salah satu puzzle mengapa anak itu anak bernama iin parlina itu ada di bumi Amerika sekarang….

Sebelas tahun sudah…… orang itu diam-diam mengirimkan paket buku latihan soal SPMB dari Erlangga… 3 buah buku 1001 soal pembahasan SPMB yang begitu ingin dibeli oleh si anak bernama iin parlina… buku yang kemudian dibantai habis selama masa persiapan SPMB.. buku yang kemudian membantu melatih diinya menjadi terbiasa dengan soal-soal yang kemudian mengantarkannya ke Teknik Kimia ITB.

spmb

Tapi esensinya tidak pada batasan itu. Buku2 itu adalah sebuah eksistensi perwujudan akan keinginan kuat untuk mewujudkan cita-cita yang dikabulkan menjadi wujud fisik nyata… ntah hati siapa yang tersentuh dengan perjuangan si saya waktu itu yang kemudian berbaik hati mengirimkan buku2 tersebut.. tapi yang jelas itu adalah bukti nyata pengabulan doa iin kepada Allah yang disampaikan melalui tangan anonymous yang bahkan setelah 11 tahun lamanya iin tidak tahu siapa..

mengingat hal ini kembali menjadi sebuah semangat kecil yang terlecut dari jumudnya fasa yang iin alami sekarang…

memori ini kembali muncul pasti bukan tanpa alasan… Allah ingin iin kembali mengenang bahwa Allah lah yang berkehendak dan bisa memperlihatkan bahwa pengabulan harapan dan impian itu bisa di luar logika manusia…

so iin… you know what will happen next, dont you?

You know iin… you know,,, you know what should you do after you wrote this…

Yang Kau Cari

Yang kau cari.. Bukan setumpuk uang yang bisa memuaskan keinginan mu untuk membeli banyak hal. Melainkan sekedar tulisan-tulisan kebaikan yang dicatat di dalam buku amalan oleh para malaikat yang kemudian nantinya akan dipertanggungjawabkan. Bukan pengakuan dan penghargaan dari tatapan-tatapan manusia di sekelilingmu. Melainkan hanya senyuman bahagia yang disunggingkan oleh ayah dan ibumu dan segenap handai taulanmu. Camera 360 Bukan kehidupan dunia yang gemerlap dengan bayang-bayang semu kebahagiaan, yang berisikan kenikmatan sesaat. Melainkan sebuah harapan akan kehidupan yang teramat panjang setelah dibangkitkan dari kematian. Sebuah kehidupan abadi yang banyak dilupakan oleh kebanyakan manusia di dunia. Bukan sekedar pencapaian hasrat impian yang dituliskan dengan tujuan sekadar, bukan memuaskan diri untuk membuktikan bahwa kamu bisa melakukannya, tapi adalah kecintaan Allah di atas segalanya, keridhaanNya akan segala aktifitas ini, dan juga kebarakahan yang terlimpah ketika semua kesulitan ini harus dilalui… Kau menyadari tujuan sejati yang kau penetrasikan di dalam kepala, hati, dan segenap jiwa ragamu. Namun kau juga sadari bahwa syaitan tidak akan semudah itu melepaskanmu dari genggamannya.. kau pun menyadari bahwa sisi dari jiwamu yang bernama hawa nafsu juga tidak akan membiarkan kesungguhan-kesungguhan yang kau tanamkan dalam jiwamu mengejawantah menjadi ikhtiyar ikhtiyar nyata berisi tetesan keringat dan mata yang sembap karena lelah membaca. Kau menyadari bahwa waktu yang kau miliki juga tidak sebanyak kewajiban-kewajiban yang harus kautunaikan. Bukan hanya sekedar rasa tanggungjawab atas setiap kenikmatan yang kau rasakan, melainkan tujuan-tujuan mulia yang kau ukir di angkasa yang kau utarakan dalam Bahasa-bahasa mimpi yang indah meskipun kamu sadari pula bahwa kamu belum bisa menjadikannya prioritas utama. Langkah-langkah ini sungguh adalah satu langkah jelas yang jejaknya tidak akan terhapuskan karena system pencatatan yang teramat luar biasa dari Allah beserta rengrengan malaikatNya. Dan pengetahuan ini Read the rest of this entry

Dinamika Keimanan is Inevitable, but Effort for keeping it right is something that has to be put

Okay, si saya sudah lama ga nulis. Too long, I would say that. And this content of my brain is too tempting to be written. Another objective is to maintain this spirit inside my heart, my brain, and my soul. I don’t want to lose it again. Hidayah ini, akan saya gigit dengan geraham sampai akhir hidup saya. Saya janji. Y Allah bantulah saya memenuhi janji ini. Ini sambil nulis, sambil bergejolak banget dadanya..

Well. I know really well that this way is an utterly long way. The way I mean is jalan perjuangan untuk menegakan agama Allah. Kita semua hidup untuk melakukan hal tersebut bukan? It is the most obvious reason why Allah gives us life, are you agree with me?

Dalam perjalanan ini, dinamika keimanan yang sesuai fitrah adalah sesuatu yang natural terjadi. Bertambah dan berkurang. Yang menjadi masalah yang harus menjadi concern kita adalah sejauh mana pertambahannya dan seberapa besar pengurangannya. Mampukan kita bisa menjaga sustainabilitas gradient keimanan kita? Ataukah malah kita besar pasak daripada tiang? Besar pengurangan daripada pertambahan?

Manusia tempatnya salah, manusia itu lemah, kebanyakan tidak bersyukur, dan masih banyak lagi karakter-karakter negative lainnya yang dimiliki manusia yang disebutkan dalam Al Quran. Tapi bukan berarti manusia tidak mampu melepaskan diri dari sifat2 negatif itu. Allah memberikan amanah kepada manusia sebagai khalifah fil ardh tentu dengan alasan2 yang tidak bisa kita bayangkan, tapi kepercayaan Allah kepada manusia terutama manusia yang bisa menjaga sisi-sisi rububiyahnya yang membuatnya bahkan lebih mulia dari malaikat, merupakan sebuah kepercayaan yang tidak bisa dianggap remeh. Allah tidak butuh manusia. Itu fakta! Manusia yang butuh Allah! Maka selayaknya manusia menggunakan setiap kesempatan yang diberikan Allah untuk kebaikan yang membuat derajatnya semakin baik, dan bukan sebaliknya. Namun apa yang terjadi? Kembali ke kelemahan manusia tadi, banyak manusia yang menyerah kepada tuntutan-tuntutan hawa nafsunya, menyerah kepada ajakan syetan yang mendorongnya untuk meninggalkan kebaikan dan mengerjakan maksiyat.

Tapi manusia punya akal. Dia bisa kembali dari jalannya yang salah dan kembali ke jalan yang benar. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat. Kedua factor ini yang sebenarnya jadi modal yang sangat penting. I don’t say that human can always do mistakes and then ask for Allah’s forgiveness. What I mean is that human might unwillingly do mistakes, but they could return to the right pathway. They can learn their mistakes and make commitment not to repeat it again. Not to be trapped in the same holes.

Sebenarnya, sederhananya, amal bisa menjadi parameter yang menunjukan ukuran keimanan seseorang. Bagaimanapun bagi saya, amal adalah buah dan aktualisasi keimanan. Contoh simplenya: apa yang lagi sering dibaca sekarang? Apakah Novel? Cerpen? Isinya apa? Tentang islam? atau tentang hal-hal duniawi yang justru tidak berefek pada pertambahan keimanan melainkan sebaliknya? Apa yang lagi sering nongol di playlist winamp? Nasyid? Murratal? Ataukah nyanyian2 yang bisa membekukan hati dan justru melupakan Allah.

Tubuh kita sudah sangat keren dibuat Allah atas kepekaannya terhadap Read the rest of this entry